Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi

OBJECT ORIENTED PROGRAMMING

Halo, guys! Kali ini, kita akan membahas tentang Object Oriented Programming nih! Simak yuk.

Apakah kamu suka atau bahkan jago ngoding? Kalo iya, pasti gak asing dong dengan Object Oriented Programming atau yang sering disingkat dengan OOP ini. Bagi yang belum tau, Object Oriented Programming adalah metodologi pemrograman yang berbasis objek. Objek-objek ini diatur sedemikian rupa ke dalam kelas. Kelas itu apa sih? Kelas adalah sebuah template dari objek yang mendefiniskan atribut dari objek, mempunyai constructor untuk membuat objek, dan mempunyai method untuk memanipulasi objek. Objek itu sendiri adalah instansiasi dari kelas. Bukan hanya satu, namun banyak objek yang dapat dibuat dari satu kelas. Misalkan kelas hewan. Kelas hewan mempunyai atribut berupa mata, hidung, dan kaki. Kelas hewan juga didefinisikan untuk dapat berjalan, bernafas, dan tidur. Nah dari kelas hewan, kita dapat membuat banyak objek, seperti kucing, macan, atau pun kelinci. Lalu, bagaimana cara ngodingnya? Berikut adalah contoh codingan dari contoh di atas:

Image Source : dokumentasi pribadi

Contoh di atas menampilkan class Hewan yang mempunyai atribut mata, hidung dan kaki. Lalu class Hewan mempunyai satu constructor yang sama namanya dengan nama ­classnya, yaitu Hewan. Selain itu juga mempunyai satu method yaitu berjalan. Lalu kita membuat main method yang berfungsi untuk memanggil constructor dan membuat objek baru bernama kucing.

Gimana? Mudah kan? 😀 Lalu, apa sih kelebihan dari OOP itu? Pertama, OOP memungkinkan kita untuk memodelkan objek yang inginkan dari dunia nyata. Kedua, memungkinkan kita untuk menggunakan kembali codingan yang sudah ada (reusability). Jadi gak perlu repot-repot untuk coding hal yang sama berulang-ulang. Ketiga, memudahkan kita untuk memodifikasi modul yang sudah ada. Karena codingan kita sudah diatur sedemikian rupa ke dalam kelas-kelas.

Demikian penjelasan singkat tentang OOP. Semoga bisa bermanfaat ya! Sampa bertemu di post selanjutnya!:D

Source