PEREALISASIAN HUBUNGAN DIPLOMATIK UEA, BAHRAIN DENGAN ISRAEL

Pic Source: Official White House Photo Andrea Hanks

          Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain dikabarkan memiliki hubungan yang meningkat dengan negara Israel saat ini. Setelah Mesir dan Yordania, UEA menjadi negara Arab berikutnya yang membuka hubungan kerjasama resmi dengan Israel. Negara-negara Timur Tengah dinilai telah merubah pandangan politik mereka terhadap Israel dengan semakin mendekatkan diri yang dimana Israel sendiri didukung oleh Amerika Serikat. Amerika Serikat memang terus mendorong hubungan diplomatik tidak resmi Israel kepada negara-negara Arab.

Pada tanggal 13 Agustus 2020, UEA resmi membuka hubungan diplomatiknya dengan Israel dan diikuti oleh Bahrain pada tanggal 15 September 2020 untuk memulai hubungan diplomatik resmi dengan Israel. Hal ini disebut sebagai kesepakatan yang bersejarah di Timur Tengah dimana UEA yang selama ini berada dibelakang Palestina untuk mendukung serta sangat menentang berbagai tindakan Israel terhadap Palestin. Dan ditahun 2020 ini, mereka telah membuka hubungan diplomatiknya dengan resmi. Terkait dalam bidang ekonomi tentunya kerjasama ini membuka luas perdagangan baik antar UEA dan Israel atau Bahrain dengan Israel.

Pic Source: Yuri Gripas/Abaca 

          Jika dinilai, normalisasi hubungan ini akan menguntungkan pertumbuhan ekonomi juga menciptakan perdamaian menurut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Selain ekonomi, hubungan kerjasama ini juga masuk ke dalam sektor keamanan. Berbagai kantor kedutaan akan dibuka di berbagai negara. Penerbangan komersial akan mulai beroperasi, bahkan seminggu setelah peresmian hubungan ini, pesawat komersial dari Israel berhasil mendarat di bandara internasional Bahrain

Dalam perjanjian ini juga terdapat bahwa Israel menyetujui akan menangguhkan ekspansinya terhadap tanah wilayah Palestina sehingga Sheikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan sebagai menteri luar negeri UEA juga sebagai saudra laki-laki putera mahkota Abu Dhabi berterima kasih atas hal tersebut. Beberapa dokumen ditandatangani baik dari pihak UEA, Bahrain dan juga Israel. Sedangkan posisi Trump sendiri pada saat itu adalah sebagai saksi atas peristiwa bersejarah tersebut.

Setelah penandatanganan resmi tersebut, Trump memprediksi bahwa akan ada lebih banyak lagi negara-negara Arab lainnya yang akan menyusul untuk membuka hubungan resmi dengan Israel dimasa depan. Lalu bagaimana dengan nasib Palestina yang selama ini mendapatkan dukungan dari negara-negara Arab untuk melawan Israel? Apakah normalisasi hubungan antara negara-negara Arab dengan Israel disebut pengkhianatan kepada Palestina? Peristiwa ini tentunya memperkuat posisi Israel untuk berhadapan dengan Palestina. Apakah negara-negara Arab lainnya akan ikut membuka normalisasi hubungan ini terhadap Israel? Namun disamping itu, Iran adalah salah satu yang menentang peristiwa ini dan akan tetap mendukung Palestina memperjuangkan kemerdekaannya.

 

Referensi:

CNN. (2020, September 16). Jejak Konflik Israel-Arab hingga Berujung Aksi Normalisasi. Retrieved from CNN Indonesia: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20200916163507-120-547305/jejak-konflik-israel-arab-hingga-berujung-aksi-normalisasi

Phelps, J., & Gittleson, B. (2020, September 16). abc News. Retrieved from Agreements signed to normalize relations between Israel, UAE and Bahrain: https://abcnews.go.com/Politics/agreements-signed-normalize-relations-israel-uae-bahrain/story?id=73020881

 

Author: Dwi Aprilianti | IRB News

Editor: Andini Jasmin H. G. | IRB News

 

Dwi Aprilianti