Sejarah Prancis untuk Menjadi Titik Utama Fashion Dunia

Prancis dikenal dengan banyak hal, seperti makanannya yang enak, pemandangannya yang indah, dan tentunya trend fashion mereka. Masyarakat Prancis bisa dikatakan berhutang kecantikan asli mereka kepada Raja Louis XIV, ‘Raja Matahari‘ yang pemerintahannya dimulai pada tahun 1643. Louis memiliki selera yang sangat mewah, terbukti dari Istana Versailles yang spektakuler (perluasan yang dia perintahkan) serta cara ia berpakaian.

Selama berabad-abad yang akan datang, kain dan bahan dengan kualitas terbaik dapat ditemukan di Prancis. Industri mode Prancis menurun secara signifikan selama Perang Dunia Kedua. Di bawah pendudukan Nazi, toko Chanel terpaksa ditutup, bersama dengan beberapa maisons de couture lainnya. AS memanfaatkan kesempatan ini untuk membangun kehadiran busana sendiri, mengalihkan perhatian pers ke desainer Amerika seperti Claire McCardell.

Setelah bertahun-tahun penjatahan ketat dan kekurangan tekstil, kebangkitan industri pakaian akan dibawa oleh seorang visioner Prancis lainnya. Christian Dior mulai mendominasi mode pasca-perang dengan apa yang kemudian dikenal sebagai ‘tampilan baru.’ Ditandai dengan pinggang yang menjepit dan rok A-line yang jatuh hingga pertengahan betis.

Tampilan baru’ ini dibuat untuk menampilkan tampilan yang feminin dan elegan. Di abad ke-20, masyarakat menyaksikan sejumlah besar desainer yang mulai bermunculan. Di Paris, orang-orang seperti Hubert de Givenchy dan Pierre Balmain muncul, keduanya mempertahankan reputasi industri mode Prancis yang dulu pudar.

Hingga saat ini, Paris tetap menjadi ibu kota mode resmi, bersama Milan, New York dan London, serta semakin banyak kota yang ingin memperkuat kehadiran mereka di industri – terutama Barcelona, Berlin, dan Singapura. Terlepas dari tingkat persaingan yang cukup tinggi dari kota-kota ini, mode adalah aspek yang mengakar dalam budaya Prancis dan profil internasionalnya – dan kemungkinan besar akan selalu demikian. Dengan alasan tersebut, bisa dikatakan Prancis sangatlah mempegaruhi mode atau cara berpakaian masyarakat internasional.

 

Referensi:

https://theculturetrip.com/europe/france/articles/how-france-became-the-fashion-capital-of-the-world/

https://www.bbc.com/culture/article/20191007-why-are-the-french-so-chic

https://www.businessoffashion.com/articles/news-analysis/french-fashion-flags-its-economic-importance