“Plant a Mangrove, Plant Hope”
Ekosistem pesisir merupakan bagian penting yang perlu kita jaga karena memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan mendukung kehidupan berbagai organisme namun ekosistem pesisir rawan terkena berbagai ancaman seperti abrasi hingga kerusakan habitat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk melindungi ekosistem pesisir adalah dengan melestarikan mangrove di sekitar pesisir. Mangrove berperan dalam membantu mengurangi abrasi, meredam dampak gelombang, menjaga kualitas lingkungan pesisir, serta menjadi habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna sehingga mangrove menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membantu menjaga keberlangsungan ekosistem pesisir.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, TFISC Binus @Semarang menyelenggarakan kegiatan penanaman mangrove di Pantai Tirang Semarang melalui program kerja Oceanic Vanguard. Kegiatan ini mengusung tema “Plant a Mangrove, Plant Hope” sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran mahasiswa dan masyarakat umum mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir.
Sambutan dari PM Oceanic Vanguard 2026
Kegiatan penanaman sebanyak 400 bibit mangrove ini dilaksanakan pada hari Minggu, 16 Agustus 2026 dengan melibatkan lebih dari 150 peserta yang terdiri dari Binusian dan juga masyarakat umum. Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk berkontribusi secara langsung dalam menjaga dan memulihkan ekosistem pesisir.
Kegiatan ini diawali dengan serangkaian acara pembukaan yang mencakup sambutan, ice breaking, dan juga sosialisasi mengenai manfaat penanaman mangrove bagi lingkungan terutama bagi ekosistem pesisir. Sosialisasi ini kemudian menjadi bekal bagi para peserta agar semakin memahami pentingnya kegiatan yang akan mereka lakukan sebelum terjun langsung dalam proses penanaman mangrove.
Sesi penanaman mangrove
Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan kegiatan utama, yaitu penanaman mangrove yang dimana peserta dibagi menjadi beberapa kelompok agar kegiatan dapat berjalan lebih efektif, aman, dan tertib, sekaligus memudahkan koordinasi selama proses penanaman. Pembagian kelompok ini juga dimaksudkan agar seluruh peserta dapat berpartisipasi secara optimal.
Kegiatan ini berlangsung secara aktif dan kolaboratif. Antusiasme para peserta terlihat dari keterlibatan mereka selama kegiatan berlangsung. Melalui kegiatan penanaman 400 bibit mangrove ini, Oceanic Vanguard tidak hanya menjadi kegiatan penanaman pohon saja, melainkan juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan, khususnya ekosistem pesisir. Keterlibatan lebih dari 150 peserta ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui aksi nyata secara bersama-sama.
Dokumentasi bersama seluruh peserta
Kegiatan Oceanic Vanguard ini menjadi salah satu bentuk kontribusi dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Dengan menggabungkan edukasi dan aksi nyata, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian peserta untuk terus menjaga lingkungan serta menjadi langkah dalam menciptakan ekosistem pesisir yang lebih lestari di masa mendatang.



