Latihan Kepemimpinan dan Manajemen Buddhis Aktivis 2025

Penulis: Jocelyn Wang

KMB Dhammavaddhana telah melaksanakan kegiatan latihan dasar kepemimpinan aktivis yang merupakan suatu aktivitas atau pelatihan yang bertujuan untuk mengembangkan keterampilan serta menanamkan sifat-sifat yang diperlukan untuk menjadi seorang aktivis yang baik. Pelaksanaan latihan dasar kepemimpinan aktivis bertujuan untuk membekali para aktivis tentang cara untuk memimpin, memotivasi, serta mengelola tim ataupun kelompok dalam organisasi.

Dalam perjalanan organisasi, para aktivis pasti tak luput dari berbagai masalah, tantangan, maupun konflik internal atau eksternal. Maka dari itu, Latihan Kepemimpinan dan Manajemen Buddhis Aktivis 2025 mengangkat tema “Lighting the Latern Through the Garden of Family”. Selain untuk membekali para aktivis, acara Latihan Kepemimpinan Mahasiswa Buddhis Aktivis diharapkan dapat menjadi lentera yang menerangi potensi sekaligus menjadi panduan mereka dalam menjalani organisasi untuk satu tahun kedepan.

Kegiatan Latihan Kepemimpinan dan Manajemen Buddhis Aktivis 2025 yang telah diselenggarakan oleh KMB Dhammavaddhana telah terealisasi dengan rangkaian acara dari Greater Jakarta berupa pembuatan rancangan event Blueprint, kerohanian, sesi sharing alumni, sesi materi, sesi study case, serta Dhammadesana yang dimana waktu rancangan event ini sempat mengalami kemunduran yang semulanya direncanakan pada tanggal 16 Maret 2025 menjadi tanggal 23 Maret 2025. Sedangkan untuk area Bandung, Malang, dan Semarang telah direalisasikan rangkaian kegiatan berupa pemaparan materi mengenai KMBD.

Akhir kata, keseluruhan kegiatan dari Latihan Kepemimpinan dan Manajemen Buddhis Aktivis 2025 yang telah diadakan telah diberlangsungkan dengan baik. Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah ikut serta dan berperan penting dalam menyukseskan acara Latihan Kepemimpinan dan Manajemen Buddhis Aktivis 2025 ini. Semoga seluruh kegiatan ini dapat membantu para aktivis untuk membangun dasar dalam menjalankan organisasi untuk kedepannya sekaligus membekali para aktivis dengan berbagai keterampilan yang mendukung pengelolaan organisasi secara efektif dan profesional, menumbuhkan rasa tanggung jawab dan komitmen dalam diri, serta mempererat hubungan antar calon aktivis agar dapat menciptakan lingkungan kerja sama tim yang solid dan harmonis.