Crypto Scam Terjadi Lagi!

Beberapa hari belakangan ini, muncul berita yang menyebutkan bahwa beberapa akun Twitter orang penting yang sudah diverifikasi telah diretas, dan kemudian digunakan untuk melakukan Crypto Scamming.

Apa itu Crypto Scam? Crypto Scam atau Cryptocurrency Scam adalah suatu serangan yang bermotif menjanjikan korban bahwa dengan membayar sejumlah uang kepada pelaku, uang korban akan dikembalikan dua kali lipatnya dalam waktu singkat, biasanya menggunakan kurs Dollar atau Cryptocurrency seperti Bitcoin.

Serangan yang terjadi kali ini melibatkan beberapa akun milik tokoh terkenal meliputi Bill Gates, Elon Musk, dan Justin Sun. Hal ini terjadi ketika akun
resmi layanan cryptocurrency di Twitter seperti Coinbase, Gemini, dan Binance diambil alih oleh peretas dan digunakan untuk
mengirim tweet yang berisikan klaim bahwa mereka telah bekerjasama dengan CryptoForHealth dan akan mengembalikan 5000 BTC kepada komunitas yang ada.

Perlu dicatat bahwa akun resmi dari Justin Sun selaku pebisnis, penemu platform cryptocurrency bernama TRON, dan CEO dari BitTorrent, juga mengirim tweet yang mengarah ke aksi Crypto Scam.

Tidak hanya itu, akun resmi dari CEO Microsoft, Bill Gates dan CEO Tesla, Elon Musk, juga diambil alih peretas dan melakukan hal yang sama.

Untuk mendapatkan dana BTC yang dijanjikan, korban diminta untuk mengunjungi sebuah link dan mengirimkan 0.1 hingga 20 BTC ke suatu alamat (milik peretas), dan sebagai gantinya pengirim akan langsung menerima imbalan berupa BTC dengan besaran antara 0.2 hingga 40 BTC kepada alamat mereka.

Berikut adalah pesan yang ditampilkan menurut hackread.com:
“We believe that blockchain and bitcoin will make the world more fair and open.
The current financial system is outdated and COVID-19 has made a serious damage to the traditional economy,
To help in these hand times for COVID-19, Huobi, Kucoin, Kraken, Gemini, Binance, Coinbase & Trexor are partnered to give back to the community.
We decided to run a 5000 BTC giveaway. To participate you just need to send from 0.1 to 20 BTC to the contribution address and we will immediately send you back 0.2 BTC to 40 BTC to the address you sent it from.”

Tercatat jumlah transaksi pengguna yang terjebak dalam jenis penipuan ini berjumlah hingga 222 transaksi yang dibuat ke alamat peretas.
Walaupun masih belum diketahui bagaimana peretas dapat mengambil alih akun Twitter yang sangat besar tersebut, dicurigai peretas menggunakan kredensial yang telah didapatkan dari serangan dahulu ataupun memanfaatkan
celah keamanan Zero-Day yang berdampak pada dapat diambilalihnya akun Twitter untuk menyebarkan Crypto Scam ini.

Pada saat artikel ini dikeluarkan, akun Twitter milik Bill Gates dan Elon Musk telah kembali normal.

(https://www.hackread.com/prominent-verified-twitter-accounts-hacked-crypto-scam/)