Loading
Loading...
Menu BINUS

World Care Day 2026/2027

Care Starts With You, Saat Kepedulian Lingkungan Dimulai dari Diri Sendiri

Permasalahan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, masih menjadi salah satu tantangan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Berangkat dari kepedulian tersebut, TFI Student Community Bandung kembali menghadirkan World Care Day 2026 dengan mengusung tema “Care Starts With You”.

World Care Day merupakan rangkaian kegiatan yang berfokus pada edukasi mengenai pengelolaan sampah, konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta upcycling melalui kegiatan edukatif dan praktik secara langsung. Tema “Care Starts With You” membawa pesan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak harus dimulai dari tindakan besar, tetapi dapat dibangun melalui kebiasaan sederhana yang dimulai dari diri sendiri.

Rangkaian World Care Day 2026 dilaksanakan dalam beberapa sesi dengan sasaran peserta yang beragam, mulai dari Binusian dan masyarakat umum hingga siswa sekolah. Kegiatan diawali dengan sesi Workshop Upcycling & Business Ideation yang dilaksanakan pada 14 Agustus 2026 di BINUS @Paskal Bandung. Workshop ini menjadi ruang bagi peserta untuk memahami isu lingkungan sekaligus melihat bahwa barang bekas dapat memiliki nilai guna dan bahkan nilai ekonomi apabila diolah secara kreatif.

Dalam sesi workshop tersebut, Saviorangers turut hadir sebagai narasumber untuk membagikan wawasan mengenai upcycling dan pengembangan ide bisnis. Kehadiran Saviorangers memberikan perspektif tambahan bagi peserta bahwa upcycling tidak hanya berkaitan dengan mengurangi sampah, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk menciptakan produk dan gagasan yang memiliki nilai. Materi workshop kemudian dilanjutkan dengan aktivitas yang mendorong peserta untuk mengidentifikasi permasalahan sampah di lingkungan sekitar, mengembangkan solusi melalui konsep upcycling, hingga menyusun ide bisnis sederhana berdasarkan produk yang dibuat.

Tidak berhenti pada sesi workshop, semangat “Care Starts With You” kemudian dibawa langsung ke lingkungan sekolah. Pada Jumat, 21 Agustus 2026, rangkaian World Care Day berlanjut di SDK BPPK dengan menghadirkan edukasi mengenai upcycling kepada para siswa. Melalui pemaparan materi yang disampaikan oleh para volunteers, siswa diperkenalkan pada cara sederhana untuk memanfaatkan kembali barang bekas serta memahami bahwa benda yang sudah tidak terpakai masih dapat memiliki fungsi baru.

Setelah mendapatkan pemahaman mengenai upcycling, para siswa kemudian diajak untuk mempraktekkannya secara langsung. Dengan memanfaatkan botol bekas sebagai material utama, mereka membuat kerajinan tangan melalui kegiatan upcycling yang didampingi oleh para volunteers. Aktivitas ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar sambil berkarya, sekaligus melihat secara langsung bagaimana barang yang sebelumnya dianggap sebagai sampah dapat diolah menjadi sesuatu yang lebih bernilai dan bermanfaat.

Rangkaian berikutnya dilaksanakan di SDN 016 Dr. Cipto Pajajaran pada 26 dan 27 Agustus 2026. Selama dua sesi tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan edukasi mengenai recycling dan pengelolaan sampah, tetapi juga diajak belajar melalui aktivitas yang lebih interaktif. Pada sesi 26 Agustus, siswa diajak belajar mengenai pemilahan sampah melalui permainan yang dilakukan secara berkelompok. Setiap kelompok diberikan tantangan untuk mengelompokkan berbagai jenis sampah ke dalam klasifikasi yang sesuai. Dengan konsep permainan yang interaktif, siswa dapat mengenali perbedaan jenis sampah sekaligus memahami pentingnya memilah sampah dengan tepat.

Selain menjadi aktivitas yang menyenangkan, permainan ini juga memberikan pengalaman langsung bagi siswa dalam menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh mengenai pengelolaan sampah. Melalui kerja sama dalam kelompok, siswa tidak hanya belajar mengenali klasifikasi sampah, tetapi juga berdiskusi dan mengambil keputusan bersama untuk menyelesaikan setiap tantangan yang diberikan.

Lalu pada 27 Agustus, kegiatan dilanjutkan dengan edukasi recycling dan praktik upcycling. Setelah mendapatkan materi, siswa diajak mengolah botol bekas menjadi kerajinan tangan yang memiliki nilai guna. Aktivitas ini menjadi salah satu bentuk penerapan langsung dari konsep yang telah diperkenalkan selama kegiatan.

Melalui berbagai aktivitas tersebut, World Care Day 2026 tidak hanya berupaya meningkatkan pengetahuan peserta mengenai permasalahan sampah, tetapi juga mendorong mereka untuk mengambil bagian melalui aksi sederhana. Konsep Reduce, Reuse, dan Recycle diperkenalkan sebagai pendekatan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sementara upcycling memberikan kesempatan kepada peserta untuk melihat kembali barang yang dianggap tidak terpakai dan mengubahnya menjadi sesuatu yang memiliki fungsi baru.

Bagi para siswa, kegiatan ini menjadi pengalaman untuk belajar bahwa menjaga lingkungan dapat dilakukan dengan cara yang sederhana, kreatif, dan menyenangkan. Di sisi lain, bagi para Binusian yang terlibat sebagai volunteer, World Care Day menjadi ruang untuk membangun social awareness, growth mindset, dan kemampuan collaborative melalui interaksi langsung dengan peserta dan lingkungan sekitar.

Pada akhirnya, World Care Day 2026 ingin membawa satu pesan sederhana: kepedulian terhadap lingkungan tidak harus menunggu orang lain untuk memulai. Care starts with you. Dari memilah sampah, mengurangi penggunaan barang sekali pakai, menggunakan kembali barang yang masih layak, hingga mengubah barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai, setiap langkah kecil dapat menjadi bagian dari perubahan yang lebih besar.

Melalui rangkaian edukasi, workshop, permainan, hingga praktik upcycling, TFISC Bandung berharap World Care Day 2026 dapat menjadi langkah awal bagi peserta untuk membawa kepedulian tersebut ke kehidupan sehari-hari dan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan.

Tinggalkan Komentar

Komentar Anda akan ditampilkan setelah melalui proses moderasi.