MANFAAT AROMATERAPI

Source: https://www.ruparupa.com/blog/berbagai-jenis-aromaterapi-terbaik/

Aromaterapi merupakan salah satu perawatan alternatif yang digunakan untuk berbagai kondisi Kesehatan seperti stress, insomnia, depresi dan lainnya, dengan cara memanfaatkan minyak alami yang diekstrak dari tumbuhan. Ada berbagai macam cara penggunaan aromaterapi, yaitu dengan cara menggunakan diffuser yaitu alat yang mengubah minyak esensial menjadi uap wangi, menggunakan lilin aromaterapi, melakukan terapi pijat atau berendam di dalam air yang sudah dicampur dengan minyak esensial.

Salah satu tanaman yang biasa digunakan untuk aromaterapi adalah Bunga Lavender atau bahasa latinnya Lavandula angustifolia atau bunga yang yang menghasilkan keharuman ataupun aroma yang setara dengan produk parfum mahal yang banyak dipakai oleh para bangsawan eropa dulu. Aromaterapi yang berasal dari lavender memiliki kandungan senyawa sedatif dan anti – neuro depresi dan terdapat kandungan utamanya linalool asetat yang bisa mengendorkan sendi serta otot tegang (Intania & Burhanto, 2021).

Menurut Nuraini (2014) dalam (Intania & Burhanto, 2021) cara kerja aromaterapi lavender yaitu dengan cara merangsang sel saraf penciuman dan mempengaruhi sistem kerja di otak atau limbik dengan meningkatkan perasaan nyaman. Molekul molekul dari aroma bunga lavender yang dihirup melalui hidung akan masuk kepada penerima yaitu olfaktorus. Yang kemudian reseptor ini akan memberikan informasi tentang aroma yang tercium pada sistem limbic di dalam otak yang mengatur perasaan sehingga bisa diketahui mengapa bau bauan bisa mempengaruhi perasaan kita.

Sebagai wangi-wangian, aromaterapi bisa membantu meningkatkan kualitas tidur, karena ada efek relaksasi yang diberikan. Selain itu, menggunakan aromaterapi salah satu metode yang minim efek samping dibandingkan dengan penggunaan obat-obatan. Karena terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan tidak baik untuk ginjal. Menurut Stanley (2007) dikutip dalam (Pribadi, et al., 2022), aromaterapi lavender yang merupakan salah satu bagian dari terapi relaksasi yang bisa digunakan untuk mengatasi gangguan kualitas tidur. Hal itu dikarenakan aromaterapi lavender mengandung kimia linalyn ester yang berkhasiat menenangkan serta memberikan efek rileks pada sistem saraf pusat dengan menstimulasi saraf olfaktorius.

Berdasarkan hasil penelitian dalam artikel Pengaruh Aromaterapi Lavender Terhadap Kualitas Tidur Lansia: Literature review (Intania & Burhanto, 2021) didapatkan hasil bahwa penggunaan aroma terapi bisa meningkatkan kualitas tidur lansia karena bisa memberikan rasa relax Ketika dihirup dan lebih minim efek samping dari pada penggunaan obat.

Selain bermanfaat untuk meningkatkan kualitas tidur, aromaterapi lavender juga bermanfaat untuk menurunkan tingkat kecemasan saat persalinan. Menurut Kavian (2014) dalam (Annisa, 2020), penerapan aromaterapi yang biasa dilakukan saat persalinan yaitu dengan cara pijat, mandi, atau menghirup melalui infus uap. Relaksasi yang dihasilkan dari penggunaan aromaterapi merupakan salah satu cara mengatasi kecemasan atau stress melalui pengendoran terhadap otot dan syaraf. Selain itu relaksasi juga bisa meningkatkan Kesehatan secara umum dengan memperlancar proses metabolisme tubuh, menurunkan tingkat agresivitas. Dengan dilakukan relaksasi aromaterapi bisa memperlancar proses persalinan.

Efek penggunaan aromaterapi pada saat persalinan telah diteliti dalam berbagai penelitian. Salah satunya studi yang dilakukan oleh Lamadah dan Nomani (2016) terhadap 60 orang ibu bersalin yang dibagi menjadi dua kelompok, yang mana kelompok pertama diberikan pemijatan punggung dengan tambahan 2 tetes aromaterapi yang diencerkan dalam 50 cc minyak almond, sedangkan untuk kelompok dua hanya diberikan pemijatan punggung saja. Didapatkan hasil bahwa untuk kelompok pertama mengalami penurunan kecemasan secara signifikan. Hal tersebut karena pijatan juga dapat merangsang saraf yang menurunkan nyeri dan meningkatkan aliran darah. Sampai saat ini belum ditemukan penelitian yang mengungkapkan bahaya dari penggunaan aromaterapi untuk menurunkan tingkat kecemasan saat persalinan. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan aromaterapi cukup untuk menurunkan tingkat kecemasan persalinan.

Aromaterapi lavender yang bermanfaat sebagai relaksasi juga ternyata memiliki manfaat untuk meningkatkan konsentrasi dalam melakukan pembelajaran. Tentunya banyak hal yang akan mempengaruhi tingkat konsentrasi saat kegiatan pembelajaran, akan tetapi dengan penggunaan aromaterapi yang bisa menurunkan kecemasan bisa mendukung konsentrasi belajar.

Berdasarkan jurnal penelitian (Desi, Y.M.V., & Nonik, 2017), yaitu dengan membandingkan kelas yang diberikan aromaterapi lavender dengan yang tidak. Kemudian didapatkan hasil bahwa terdapat perbedaan konsentrasi pada kelas yang diberikan aromaterapi dengan yang tidak. Selain berfungsi untuk meningkatkan konsentrasi, aromaterapi juga memiliki fungsi lain yaitu diantaranya, menyegarkan udara yang ada di ruangan, menciptakan suasana yang tenang sehingga membuat jiwa dan raga lebih rileks, dan sebagai antiseptic yang berfungsi sebagai perlawanan terhadap virus.

Referensi:

  • Ayuningtias, I., & Burhanto, B. (2021). Pengaruh Aromaterapi Lavender Terhadap Kualitas Tidur Lansia: Literature Review. Borneo Student Research (BSR), 2(3), 1699-1704.

  • Lamadah, S. M., & Nomani, I. (2016). The effect of aromatherapy massage using lavender oil on the level of pain and anxiety during labour among primigravida women. Am J Nurs Sci, 5(2), 37-44.

  • Pribadi, T., Furqoni, P. D., Nortajulu, B., Sandi, A. G., Liasari, D. E., & Wijaya, D. E. (2022). Penyuluhan kesehatan tentang aroma terapi lavender untuk stress kerja. JOURNAL OF Public Health Concerns, 2(2), 59-64.

  • Salsabilla, A. R. (2020). Aromaterapi Lavender sebagai Penurun Tingkat Kecemasan Persalinan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 9(2), 761-766.4

  • Nurjannah, D., Mudayen, Y. M. V., & Wantini, N. A. (2017). PERBEDAAN KONSENTRASI MAHASISWA PADA KELAS YANG DIBERI AROMATERAPI DAN TIDAK DIBERI AROMATERAPI. Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 2(4), 348-353.

 

Salsabila Syafaastuti, Evisyina Faiza Zahra, Stefanie, Adinda Erica, Risnisa Cinta Rahmadhanti