Loading
Loading...
Menu BINUS

Retret Hidup Baru Dalam Roh (RHDR)

Retret Hidup Baru Dalam Roh

Gerakan Karismatik Katolik diakui secara resmi oleh Takhta Suci Vatikan sejak tahun 1967, bermula dari pencurahan Roh Kudus di Universitas Duquesne, Amerika Serikat. Persekutuan Doa Karismatik Katolik (PDKK) merupakan salah satu kategorial di bawah naungan Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) BINUS University. PDKK BINUS hadir sebagai salah menjadi wadah bagi mahasiswa Katolik untuk saling menguatkan, bertumbuh bersama dalam iman, dan menemukan tujuan hidup di dalam Tuhan.

PDKK BINUS kembali mengadakan acara Retret Hidup Baru Dalam Roh  (RHDR) yang berlangsung selama 3 hari 2 malam yang bertujuan untuk mengajak peserta untuk merefleksikan kasih Allah, mendalami iman, meninggalkan sejenak kesibukan akademik, serta mengalami pemulihan batin melalui sesi puncak yang disebut Pencurahan Roh Kudus. 

Acara ini berlangsung pada 25-27 September 2026 di Tugu Wacana SVD, Bogor dengan mengangkat tema “A Way Back Home”, yang terinspirasi dari Ayat Yohanes 6:37 tentang Yesus tidak akan pernah menolak siapa pun yang datang kepada-Nya. Tema ini mengajak para peserta untuk mengalami kembali pelukan hangat Bapa dan menumbuhkan Roh Kudus melalui kesadaran akan penerimaan-Nya yang sempurna. Di tengah dunia yang sering kali menghakimi dan membuat kita merasa terasing, Tuhan Yesus mengingatkan bahwa setiap jiwa yang datang kepada-Nya tidak akan pernah dibuang atau ditolak. Melalui retret ini, peserta dituntun untuk melangkah pulang, menemukan kepastian kasih Allah, dan mengalami pemulihan sejati di dalam rumah-Nya. 

Acara RHDR 2026 diawali dengan perayaan Misa Pembuka, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi-sesi sebagai pembekalan rohani. Setiap materi disampaikan secara bertahap untuk membantu peserta memahami hakikat iman Katolik secara mendalam, mulai dari kebenaran pokok Injil, realitas keselamatan, pertobatan, hingga pencurahan Roh Kudus. Rangkaian ini dirancang agar relevan dengan realitas pergumulan yang dihadapi anak muda masa kini.

Acara ini juga diselingi dengan sesi praise & worship yang dipenuhi nuansa khidmat namun tetap sukacita. Lewat pujian dan penyembahan, peserta diberi ruang untuk menyerahkan setiap beban, trauma, dan pergumulan hidup mereka. Momen ini sering kali menjadi titik di mana banyak peserta merasakan sentuhan cinta dan kasih Tuhan secara pribadi dan damai sejahtera yang nyata.

Lebih dari sekadar agenda kerohanian, RHDR 2026 juga berfungsi sebagai penghubung persaudaraan. Melalui dinamika kelompok, interaksi selama retret, dan sesi sharing, sekat-sekat sosial luntur dan terjalin relasi yang hangat antara sesama peserta maupun panitia. Kebersamaan ini krusial untuk membangun ekosistem komunitas yang akan saling menopang dalam perjalanan iman setelah retret usai.

Kegiatan RHDR tidak hanya berhenti pada pengalaman emosional selama tiga hari, melainkan menjadi permulaan baru. Diharapkan, setiap peserta yang telah mengikuti RHDR 2026 “A Way Back Home” dapat membawa pulang semangat pembaruan hidup, mempraktikkan gaya hidup Kristiani yang teguh, dan menyadari bahwa dalam setiap tantangan hidup, mereka selalu memiliki “Jalan Pulang” ke dalam kasih penyertaan Tuhan.

Tinggalkan Komentar

Komentar Anda akan ditampilkan setelah melalui proses moderasi.