Siap Menjadi Pelopor di Kala Gempuran Transformasi Digital Revolusi Industri?

https://balaihatpen.dephub.go.id(Sumber: https://balaihatpen.dephub.go.id)

Perkembangan revolusi industri di Indonesia yang semakin pesat memiliki dampak terhadap seluruh aspek kehidupan, salah satunya dalam bidang penerbangan. Revolusi industri merupakan suatu proses yang berlangsung dengan cepat yang mana proses pelaksanaan yang awalnya dikerjakan oleh manusia kini tergantikan oleh mesin. Revolusi industri pada fase 4.0 ini sudah menghadirkan digitalisasi dan otomatisasi yang telah terintegrasi dengan Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT). Peranan ini berpengaruh pada sistem produksi dari suatu pabrik, sistem siber fisik, komputasi awan, dan sistem jaringan lainnya. Revolusi industri saat ini berpotensi untuk meningkatkan kualitas, efisien waktu, tenaga, dan biaya pada berbagai bidang, khususnya bidang industri penerbangan yang ada di Indonesia.

Salah satu contoh nyata dari dampak revolusi industri 4.0 adalah Bandar Udara Soekarno Hatta. Bandar Udara Soekarno Hatta telah mampu menerapkan dan menjalankan seluruh kegiatannya dengan menerapkan transformasi digital layanan terhadap seluruh pelayanan dan keamanan bagi pengunjung ataupun penumpang. Hal ini dilakukan untuk selalu mengikuti perubahan dan perkembangan teknologi yang semakin cepat saat ini. Bandar Udara Soekarno Hatta telah menerapkan transformasi digital seperti Airport Operation Control Center (AOCC), Terminal Operation Center (TOC), dan self boarding gate. Airport Operation Control Center (AOCC) merupakan pusat kendali yang bertugas untuk mengontrol dan mengawasi seluruh permasalahan yang ada di bandara dimana berasal dari Otoritas Bandara Wilayah 1 Soekarno Hatta, PT. Angkasa Pura II, Bea dan Cukai, serta stakeholder penerbangan lainnya. Terminal Operation Center (TOC) merupakan pos komando yang bertugas untuk memantau pelayanan, keamanan, dan unit operasional agar berjalan dengan baik. Self boarding gate merupakan boarding gate yang memungkinkan penumpang untuk melakukan self-service check-in supaya tidak perlu mengantri di counter check-in agar lebih efisien dan efektif. 

Tercapainya penerapan dari ketiga transformasi digital tersebut membuktikan bahwa revolusi industri 4.0 ini berdampak positif bagi kelancaran operasional bandara dan pastinya pengunjung serta penumpang merasa aman dan nyaman. Transformasi digital yang ada di Bandar Udara Soekarno Hatta akan terus bertambah seiring dengan majunya perkembangan revolusi industri menuju revolusi industri 5.0.  Harapannya adalah Bandar Udara Soekarno Hatta dapat menjadi role model untuk bandara-bandara yang ada di Indonesia lainnya.

Sumber: 

https://balaihatpen.dephub.go.id/index.php/public/berita/detail/306/dunia-penerbangan-indonesia-siap-menghadapi-revolusi-industri-4-o 

Fonna, N. (2019). Pengembangan Revolusi Industri 4.0 dalam Berbagai Bidang. Guepedia.

Nur Hanafi