Perbedaan Data Science dengan Statistika

Tahukah kamu kalau ilmu statistika merupakan salah satu ilmu yang menjadi penunjang utama data science. Banyak orang yang kebingungan dengan kedua bidang ini bahkan mengganggap kedua bidang ini sama. Akan tetapi, tidak dapat dipungkiri kalau kedua bidang ilmu ini cukup memiliki banyak kesamaan. Kedua bidang ilmu berfokus pada proses menggali data dan menganalisis data untuk memecahkan suatu masalah. Pada artikel ini, kita akan membahas mengenai perbedaan dari ilmu statistika dan data science.

Statistika

Statistika adalah ilmu yang mempelajari statistik. Sementara itu, statistik adalah data- data itu sendiri yang dikumpulkan agar diperoleh informasi mengenai suatu masalah. Jadi, statistika merupakan ilmu yang bersangkutan dengan data. Mulai dari mengumpulkan data, menganalisis data, hingga mempresentasikan data.

Data Science

Data science atau ilmu data adalah ilmu yang khusus mempelajari suatu data. Data science membahas berbagai subjek mengenai pemrosesan data. Mulai dari mengolah data, menganalisis data, mendistribusikan data, hingga mengubah data menjadi informasi. Data science merupakan gabungan dari ilmu sains dan ilmu sosial, seperti ilmu matematika, ilmu statistika, ilmu komputer, ilmu manajemen, hingga ilmu komunikasi

Perbedaan

Penjelasan mengenai data science dan statistika mungkin sangatlah mirip karena data science merupakan pembelajaran tingkat lanjut dari statistika. Akan tetapi, terdapat beberapa perbedaan diantara kedua bidang tersebut.

  • Data science adalah bidang ilmu yang lebih besar sedangkan statistika adalah bidang ilmu yang lebih kecil dan merupakan bagian penting dari data science.
  • Data science menggunakan banyak bidang ilmu dalam pengambilan keputusan, seperti algoritma dan bahasa pemrograman. Sedangkan statistika lebih berfokus pada persamaan dan model matematis, seperti varians, korelasi, dan regresi untuk menganalisa data.
  • Data science lebih berurusan dengan pembuatan prediksi dan pengoptimalan pencarian dari data yang berukuran besar. Sebaliknya, statistika lebih berfokus pada penarikan kesimpulan.
  • Tahapan kerja pada statistika adalah eksploratori data, pelatihan dan pengujian model, dan visualisasi dan interpretasi. Sedangkan pada data science, terdapat 5 tahapan kerja, yaitu pengumpulan data, eksploratori data, pelatihan dan pengujian model, visualisasi dan interpretasi, dan implementasi model.

Kesimpulan

Data science dan statistika dapat dikatakan terkait erat. Kedua bidang ini sama – sama bertujuan untuk mendapatkan informasi dari data. Jadi, apa yang membedakan data science dengan statistika? Kedua bidang ilmu tersebut berbeda mulai dari konsepnya, ukuran datanya, jenis masalah yang dipelajari, dan proses pemodelannya.

Sumber:

Jasons Januard Bongtari