Hal Penting dalam Foto Flatlay

Sekarang ini semakin banyak orang yang suka dengan dunia fotografi, entah menjadi pekerjaan utama maupun hanya sebagai hobi. Dunia teknologi juga semakin berkembang, jaman dahulu dalam mengambil foto hanya bisa menggunakan kamera digital sedangkan masa kini kita cukup menggunakan smartphone kita. Dulu tempat untuk menunjukkan hasil kreasi juga sangat minimal, sekarang kita bisa menampilkan foto-foto itu di media sosial. Tidak hanya sekedar menunjukkan, tampilan itu pun juga bisa sebagai portfolio tersendiri untuk diri kita.

       Seperti yang kita ketahui, tipe foto ada yang OOTD, flatlay, street, architecture, dan lainnya. Setiap tipe memiliki tips atau cara tersendiri untuk hasil yang lebih baik. Karena begitu banyaknya tipe, kali ini saya akan membahas foto  flatlay saja yaa! Apa sih itu flatlay? Flatlay adalah gaya fotografi dengan cara membidik beberapa objek, baik makanan, produk, dan lainnya melalui jepretan kamera dari atas ke bawah lurus 90 derajat. Ada beberapa hal yang perlu dipahami untuk pemilihan objek yang digunakan untuk foto, contohnya seperti ketika kita mau foto makanan, kita harus memasukkan objek yang berhubungan dengan makanan ataupun dapat menceritakan sebuah kegiatan. Tapi ada tiga hal paling penting dalam pengambilan/pemilihan objek.

  1. Shape / Bentuk

Ketika memilih objek, cobalah cari objek yang beragam bentuknya. Contoh pada foto makanan adalah dengan adanya garpu atau sendok, alas makan yang berbentuk persegi, piring, dan botol kecap atau saus. Dengan beragamnya bentuk, tidak akan membuat jenuh bagi penikmat foto.

  1. Size / Ukuran

Ukuran yang berbeda juga diperlukan dalam pemilihan objek. Ketika saat makan, piring yang digunakan menggunakan ukuran diameter yang berbeda, ada yang besar maupun kecil. Bayangkan saja kalo foto menggunakan 5 piring yang sama persis ditata berjajar, pasti ciri khas dari foto itu akan kurang terlihat.

  1. Color / Warna

Pemilihan warna seringkali berdasarkan fotografernya, jika memang suka monochrome seringkali akan menggunakan warna hitam, putih, atau abu-abu saja (lebih terlihat elegan). Kalu memang tidak dalam hal tersebut, kita bisa menggunakan berbagai jenis warna dalam pengambilan foto. Pemilihan warna lebih ditekankan ke arah untuk tidak adanya warna yang terlalu membebani. Misal ketika ada objek utama dan beberapa objek lain berwarna coklat, lalu kita beri objek lain berwarna biru pasti akan lebih terlihat di warna birunya. Padahal objek utama kita harusnya yang berwarna coklat itu.

 

Itulah bagaimana untuk memilih objek dalam foto flatlay. Masih banyak sekali hal-hal yang perlu dipelajari dalam pengambilan foto seperti pencahayaan, background foto, dan lainnya. Dan paling penting adalah diperlukannya pengalaman dalam pengambilan foto, karena pengalaman adalah guru yang terbaik. Kita bisa belajar dari pengalaman, memperbaiki yang salah dan meningkatkan yang sudah baik. Terima kasih.

Irwan dan Thomas