Menyeimbangkan Waktu Kuliah dan Berorganisasi

Selain soal akademik, perkuliahan juga erat kaitannya dengan kehidupan organisasi. Sebagian mahasiswa berpikir bahwa mengikuti organisasi hanya akan menyita waktu dan tenaga. Ada juga yang terlalu aktif berorganisasi. Tak jarang mereka lantas lupa dengan tugas utamanya untuk belajar. Berorganisasi dan belajar memang seperti dua sisi keping mata uang. Berbeda tetapi berkaitan dan akan saling mendukung.

Supaya tidak keblinger dengan sulitnya memadupadankan jadwal kuliah dan aktivitas organisasi di kampus, yuk cermati tips-tips berikut:

  1. Cermati Jadwal Kuliah

Waktu yang berbenturan antara kuliah dan organisasi membuat mahasiswa penggiat kegiatan kampus menjadi pusing dalam mengatur waktu. Menurut Zahrani Balqis S.S., Dosen Muda Jurusan Bahasa Korea UGM, hal tersebut terjadi karena adanya ‘godaan’ saat mulai memasuki bangku kuliah. Padahal masa-masa awal perkuliahan umumnya dijejali dengan SKS yang cukup padat. Ada baiknya kita mengecek terlebih dahulu beban SKS sebelum memutuskan untuk bergabung dengan suatu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) atau organisasi. Dari sini kita bisa memutuskan apakah jadwal kegiatan organisasi akan “bentrok” dengan jadwal kuliah atau tidak.

  1. Seimbangkan Proporsi Waktu

Pembagian waktu merupakan kunci penting untuk menyeimbangkan waktu kuliah dan berorganisasi. “Berat sebelah dalam aktivitas pasti ada. Namun usahakan jangan sampai terus-terusan begitu,” ungkap Rahmana Nur Arini atau Rini, mahasiswa Sastra Jepang 2009.

Ketika jadwal bentrok, kita memang harus memilih salah satu yang paling genting dan mendesak. Untuk mengantisipasinya, tentu saja kita harus melihat dulu beban SKS kuliah sebelum mengambil sebuah proyek di dalam organisasi.

  1. Buat Target dan Agenda Pencapaian yang Realistis

Buat catatan tentang target apa saja yang harus diraih. Buat prioritas pekerjaan dan fokuskan pikiran untuk menyelesaikan satu persatu. Jadwal pencapaian target juga perlu dibuat, misalnya menentukan waktu belajar.

  1. Taat Rencana

Jika rencana dan agenda telah dibuat, hal berikutnya yang wajib dilakukan adalah menaati apa yang sudah dirancang. Meski terasa berat di awal, dengan keyakinan tentu rencana baik akan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Begitu kamu memasuki dunia kampus, kamu akan menemui beragam organisasi.  Pahami tujuan, visi dan misi, kalau perlu survey terlebih  dahulu pada senior sebelum masuk kesebuah organisasi. Organisasilah yang kelak akan membuat kamu lebih tangguh. Pilihlah organisasi yang membuat kamu nyaman dan bisa membawa perubahan yang lebih baik pada dirimu. Jeli dalam memilih organisasi, bukan berarti kamu harus memilih organisasi yang terlihat keren. Organisasi bukanlah ajang tentang keren ataupun beken, melainkan mengenai pengembangan diri kamu.

Pilih organisasi yang membuat kamu nyaman dan bisa mengembangkan potensi kamu. Sebagai contoh: Bakat kamu adalah menulis. Hal tepat yang harus kamu lakukan ialah dengan mengikuti organisasi yang bisa menunjang bakat menulismu. Seperti, Organisasi Pers Kampus, Jurnalistik dan organisasi menulis lainnya. Jika sudah begitu, ada 2 keuntungan yang bisa kamu peroleh. Pertama, kamu bisa enjoy berada di dalam organisasi tersebut karena bisa menuangkan ide-ide briliant kamu. Kedua, kamu bisa mendapatkan akses link yang cukup besar, misalkan bisa berkenalan dengan salah satu penerbit atau penulis. Siapa tahu kumpulan tulisan kamu bisa menjadi sebuah buku.

Sekarang pilih mana, kuliah atau organisasi, sobat ? Atau mau dua-duanya? Semua keputusan ada di tangan kamu. Selektif dan bijaklah dalam menentukan pilihan akan organisasi yang kamu ikuti. Sekali lagi, manajemen waktu yang baik akan mendorong kamu menjadi pribadi yang berkualitas. Tidak peduli, sesibuk apapun dan jabatan apa yang kamu pegang saat ini. Jika kamu bisa mengatur waktu dengan baik, maka kamu akan sukses.

Sumber: http://www.berkuliah.com/2014/10/tips-membagi-waktu-kuliah-dan.html

http://www.careernews.id/tips/view/1928-4-Kunci-Seimbangkan-Kegiatan-Akademik-dan-Organisasi

Gerarda M NIM