Loading
Loading...
Menu BINUS

HIMMAT Birthday 2026

21 April 1999, sebuah himpunan perkumpulan anak jurusan Computer Science and Mathematics didirikan di kampus Bina Nusantara yang semua orang kenal dengan nama Himpunan Mahasiswa Matematika atau HIMMAT. Kini 27 tahun telah berlalu, sampai saat ini HIMMAT tetap menjadi wadah bagi para mahasiswa untuk menyalurkan aspirasi, kreativitas, dan bakat, tempat dimana para aktivis mengembangkan potensi mereka. Pada tanggal 10 Mei 2026 telah berlangsung acara perayaan ulang tahun HIMMAT yang ke-27.

Acara ini menjadi salah satu budaya HIMMAT untuk mengenang perjalanan organisasi selama 27 tahun. Acara ini dilengkapi dengan keseruan yang mengesankan oleh mahasiswa matematika dari Binusian 28 dan Binusian 29. Pembukaan acara diawali dengan penyambutan oleh Roger ketua acara sekaligus ketua HIMMAT 2026/2027. 

Untuk mencairkan suasana, Sinta selaku MC acara mengadakan sesi ice breaking. Ice breaking diisi dengan games bernama “Kamu Bernilai”, di mana benda atau objek apapun diberikan nilai antara 1 atau 2. Para peserta yang akan berkelompok nantinya harus memenuhi syarat jumlah poin yang disebutkan. Games ini dilakukan selama beberapa kali sebelum dilanjutkan ke ice breaking selanjutnya. Sesi ice breaking selanjutnya diisi dengan challenge “WOAH Gesture Challenge”. Para peserta dibagi menjadi 2 bagian, di mana 1 orang berdiri berhadapan dengan peserta lainnya secara bergantian. Menebak gerakan lawan yang dimainkan oleh 1 orang harus menggerakkan anggota tubuh yang berlawanan dari gerakan lawan. Penebak gerakan dinyatakan menang dan akan bertahan apabila berhasil melawan gerakan pelaku. Penebak gerakan harus berhasil bertahan selama 7 putaran dan 10 putaran untuk memenangkan challenge. Setiap peserta akan mendapatkan gilirannya untuk menebak gerakan lawan. 

Setelah suasana cair, acara dilanjutkan dengan peniupan lilin dan pemotongan kue. Di sini para peserta memanjatkan harapan untuk organisasi HIMMAT agar semakin berkembang dan maju kedepannya. Peniupan lilin dilakukan oleh ketua HIMMAT. Setelah lilin ditiup dan kue telah dipotong, kue-kue tersebut dibagikan kepada para peserta.

Lalu, dilanjutkan dengan sesi games. Games pertama bernama “Do You Love Me”. Peserta akan menanyakan kata tersebut kepada peserta lain secara acak. Apabila jawaban peserta lain yaitu “Yes”, maka peserta menanyakan hal yang sama ke peserta selanjutnya. Begitupun seterusnya sampai ada peserta yang menjawab “No, I love someone who …(kondisi)”. Jika terdapat peserta yang termasuk dalam kondisi tersebut, maka mereka harus segera berpindah tempat. Peserta yang terakhir berdiri akan dinyatakan gugur dalam permainan. Games ini dilakukan selama beberapa putaran.

Selanjutnya, games kedua bernama “Jangan Pegang Warna”. Terdapat 3 warna, yaitu kuning, hijau, dan pink. MC akan menyebutkan warna secara acak, sedangkan peserta tidak boleh memegang warna yang disebutkan oleh MC. Permainan dilakukan oleh 2 orang, apabila terdapat salah satu yang gagal, maka dinyatakan gugur dalam permainan. 

Lalu, games ketiga bernama “Ping Pong Pang”. Peserta dengan cepat dan secara bergantian menyebutkan kata “Ping”, “Pong”, atau “Pang”. Saat kata “Pang”, peserta harus mengucapkannya sambil menunjuk peserta lain. Peserta yang ditunjuk harus langsung memulai dari “Ping” dan seterusnya. Permainan dilakukan selama beberapa ronde. 

Selain itu, games keempat bernama “JUKNIS”. Pertama-tama, setiap peserta diwajibkan mengambil pilihan kertas yang diberikan panitia. Kertas tersebut berisikan peran peserta, antara lain sebagai mafia, dokter, polisi, ataupun warga. Setiap peserta tidak saling tahu peran satu sama lain. Dokter dan polisi hanya terdapat 1 orang. Permainan dibagi menjadi 2 bagian, siang dan malam hari, dan dilakukan selama 3 ronde. Peserta dapat memilih skill atau membeli sesuatu di toko apabila poin yang didapat sudah cukup untuk memilih. Peserta mengumpulkan poin pada siang hari, sedangkan pada malam hari bisa memilih di toko. Peran mafia, diberikan kesempatan untuk memilih seseorang sebagai bodyguard atau membunuh peserta lain. Peran dokter, diberikan kesempatan untuk menghidupkan kembali peserta yang gugur. Peran polisi, diberikan kesempatan untuk menebak mafia. Sedangkan, peran warga bersifat netral.

Tak terasa, sudah sampai di penghujung acara setelah sesi permainan. Terdapat 2 peserta yang menang dalam games ini dan mendapatkan hadiah.

Acara ini dapat diselenggarakan tentunya karena peran para pengurus yang rela menyisihkan waktunya untuk melaksanakan acara HIMMAT Birthday 2026. Terima kasih kepada para panitia yang terdiri dari Roger, Sinta, Michael, dan Farrel. Dengan diadakannya acara ini, diharapkan bahwa HIMMAT akan terus regenerasi dan berjalan sesuai visi dan misi himpunan, serta para anggota yang saling kompak.

HIMMAT BINUS UNIVERSITY,

IN MATH WE UNITE!

Tinggalkan Komentar

Komentar Anda akan ditampilkan setelah melalui proses moderasi.