Musyawarah Besar HIMHI 2026. Konsolidasi Evaluasi, Legalitas Organisasi, dan Regenerasi Kepemimpinan

Musyawarah Besar 2026 Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional BINUS University merupakan forum permusyawaratan tertinggi organisasi yang diselenggarakan sebagai ruang evaluasi menyeluruh, pengambilan keputusan strategis, serta regenerasi kepengurusan. Kegiatan ini menjadi penutup resmi periode kepengurusan 2025/2026 sekaligus menjadi fondasi awal bagi kepengurusan baru periode 2026/2027 dalam menjalankan organisasi ke depan.
Musyawarah Besar HIMHI 2026 dilaksanakan pada Minggu, 25 Januari 2026, bertempat di Ruangan M2CD, Kampus BINUS Syahdan, Jakarta Barat. Forum ini dihadiri oleh seluruh elemen organisasi mahasiswa Hubungan Internasional BINUS, meliputi pimpinan jurusan, pembina, jajaran pengurus, serta aktivis HIMHI dan Badan Semi Otonom (BSO) di bawah naungannya.

Kegiatan ini dihadiri oleh tamu kehormatan dan pimpinan jurusan, yaitu Bapak Rangga Aditya, S.Sos., M.Si., Ph.D. selaku Kepala Program Studi Hubungan Internasional BINUS University, Bapak Rhevy Adriade Putra, S.I.P., M.A., Ph.D. selaku Pembina HIMHI BINUS University, Ibu Dian Novikrisna, S.Sos., M.Buss (MIS). selaku Sekretaris Jurusan Hubungan Internasional BINUS University, serta Ibu Paramitaningrum, Ph.D. selaku Deputy Head of International Relations Global Class BINUS University. Kehadiran pimpinan jurusan dan pembina mencerminkan dukungan institusional terhadap keberlanjutan dan tata kelola organisasi mahasiswa.
Peserta Musyawarah Besar HIMHI 2026 terdiri dari Ketua dan Dewan Pengurus Inti HIMHI serta Badan Semi Otonom (BSO), meliputi FPCI, BIRDS, dan IRB NEWS. Forum ini melibatkan dua periode kepengurusan secara bersamaan. Pengurus periode 2025/2026 hadir sebagai pihak yang mempertanggungjawabkan seluruh kinerja, program kerja, dan kebijakan organisasi selama satu periode penuh. Sementara itu, pengurus dan aktivis periode 2026/2027 hadir sebagai generasi penerus yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan dan arah strategis HIMHI.
Musyawarah Besar 2026 diselenggarakan dengan tujuan memastikan seluruh proses evaluasi kepengurusan sebelumnya dilakukan secara transparan, objektif, dan terbuka. Forum ini menjadi ruang formal bagi aktivis untuk menilai performa kepengurusan, baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan, maupun dampak program kerja. Salah satu agenda evaluasi yang dibahas dalam forum tersebut adalah pelaksanaan kegiatan berskala besar seperti BIRFEST 2025, yang menjadi tolak ukur kemampuan organisasi dalam mengelola agenda berskala besar dan melibatkan banyak pemangku kepentingan.
Selain sebagai forum evaluasi, Musyawarah Besar HIMHI 2026 juga berfungsi sebagai wadah pengambilan keputusan strategis organisasi. Pembahasan terkait penetapan dan perubahan Anggaran Dasar serta Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dilakukan guna memastikan regulasi internal organisasi tetap relevan dengan dinamika kebutuhan mahasiswa Hubungan Internasional BINUS. Penyesuaian ini menjadi penting agar HIMHI dapat terus beradaptasi, menjaga legalitas organisasi, serta menjalankan fungsinya secara optimal.
Pelaksanaan Musyawarah Besar 2026 dilakukan melalui mekanisme sidang organisasi yang dipimpin oleh tiga presidium. Rangkaian kegiatan diawali dengan sidang pembukaan, dilanjutkan dengan penetapan tata tertib sidang sebagai landasan hukum dan teknis berjalannya forum. Setelah itu, forum memasuki agenda utama berupa penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2025/2026. Laporan disampaikan secara sistematis melalui presentasi LPJ oleh HIMHI serta masing-masing BSO, yaitu FPCI, BIRDS, dan IRB NEWS, yang memaparkan capaian program kerja, penggunaan sumber daya, serta tantangan yang dihadapi selama satu periode kepengurusan.
Diskusi dan tanggapan dari peserta sidang berlangsung secara kritis dan konstruktif. Setiap masukan yang disampaikan menjadi bahan refleksi bersama untuk memperbaiki kualitas organisasi di masa mendatang. Forum kemudian dilanjutkan dengan agenda pengesahan kepengurusan baru periode 2026/2027, yang ditandai dengan proses penandatanganan kepengurusan baru sebagai simbol resmi regenerasi kepemimpinan dan peralihan tanggung jawab organisasi.
Sepanjang pelaksanaan Musyawarah Besar HIMHI 2026, suasana forum berjalan tertib, kondusif, dan penuh partisipasi. Dinamika sidang mencerminkan budaya organisasi yang menjunjung tinggi nilai musyawarah, keterbukaan, dan tanggung jawab kolektif. Musyawarah Besar ini tidak hanya menjadi agenda administratif tahunan, tetapi juga menjadi momentum reflektif bagi seluruh aktivis untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun HIMHI sebagai organisasi yang progresif, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan kapasitas akademik serta kepemimpinan mahasiswa Hubungan Internasional BINUS University.