HIMHI BINUS Membuka Gerbang Demokrasi Melalui Pemilihan Ketua Angkatan Hubungan Internasional Binusian 2029

Jakarta – Setiap awal periode akademik di BINUS University, suasana kampus Program Studi Hubungan Internasional selalu disemarakkan dengan sebuah tradisi penting, yaitu Pemilihan Ketua Angkatan (PKA). Kegiatan ini menjadi momen yang dinantikan, di mana mahasiswa bisa menunjukkan antusiasme mereka dalam memilih pemimpin yang akan mewakili dan membimbing angkatannya sepanjang masa kuliah. Proses pemilihan yang digelar di kampus, dimulai dari pendaftaran calon ketua hingga pengumuman hasil, selalu berlangsung dengan penuh semangat demokrasi.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diberi kesempatan untuk menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin angkatan mereka secara demokratis, adil, dan transparan. Setiap mahasiswa mempunyai hak suara yang sama, dan semua proses dilakukan terbuka, menghindari adanya istilah “politik belakang layar”.

Tahapan PKA dimulai dari pendaftaran calon ketua angkatan, dimana mahasiswa yang memiliki semangat memimpin dapat mendaftarkan diri. Setelah itu, masuk ke masa kampanye dan sosialisasi, tempat para calon menunjukkan visi, misi, dan ide mereka buat angkatan. Di tahap ini, media sosial biasanya jadi ramai karena calon ketua berlomba-lomba bikin konten kreatif  mulai dari video perkenalan sampai infografis visi-misi yang menggambarkan kepemimpinan setiap calon.

Tidak berhenti di situ, terdapat juga sesi debat atau Adu Gagasan, yang biasanya menjadi highlight acara. Tahun ini, sesi tersebut berlangsung di KFC BINUS Kijang dan kampus Alam Sutera. Di sini, para calon beradu ide dan strategi di depan teman-teman seangkatan, memperlihatkan kemampuan berpikir kritis dan cara mereka menghadapi isu-isu yang relevan dengan kehidupan kampus.

Suasana Sesi Adu Gagasan di Ruang KFC BINUS Kijang yang Dihadiri Masyarakat HI BINUS University.

Tujuan utama dari rangkaian kegiatan ini lebih dari sekadar memilih pemimpin. PKA menjadi sarana pembelajaran demokrasi, memperkuat rasa kebersamaan antar angkatan, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam memimpin. Dengan suasana yang kondusif, mahasiswa dapat mengasah kemampuan berkomunikasi, berdebat, dan berkolaborasi. Semua proses tersebut membentuk generasi pemimpin yang profesional, siap melanjutkan estafet kepemimpinan dengan integritas dan semangat inovasi.

panitia menyediakan pemungutan suara secara online menggunakan platform digital khusus. Inovasi ini memastikan proses voting berjalan transparan dan dapat diakses oleh seluruh mahasiswa kapan saja dan di mana saja. Pada akhirnya, pengumuman calon terpilih menjadi puncak kegembiraan sekaligus harapan baru bagi seluruh angkatan untuk bersama-sama maju dan berkembang.

Pengumuman Hasil Pemilihan Ketua Angkatan HI Binusian 2029 di ruangan K1B BINUS Syahdan.

PKA menjadi ruang belajar nyata tentang bagaimana demokrasi dijalankan, bukan lewat teori di kelas, tapi lewat praktik langsung. Di sinilah mahasiswa belajar bagaimana memimpin, bekerja sama, berkomunikasi, dan menghargai perbedaan pendapat. Dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab, setiap angkatan siap melangkah maju membawa perubahan yang positif dan berkesinambungan.

Intan Pratiwi & Florencia Fiorent Tjandra