Pesona Festival Pasola

      Pulau Sumba telah berhasil berkembang menjadi sebuah destinasi wisata baru yang menjanjikan bagi para turis domestik maupun mancanegara. Pulau yang terletak di bagian barat provinsi Nusa Tenggara Timur ini mampu menawarkan sebuah keindahan alam eksotis yang akhirnya diminati oleh banyak turis. Pulau yang terkenal dengan padang sabana yang terbentang luas ini mampu menawarkan beberapa destinasi pariwisata seperti Air Terjun Tanggedu, Pantai Walakiri, Bukit Warinding, dan Pantai Watuparunu. Selain itu, Pulau Sumba juga menawarkan beberapa destinasi wisata bertema adat lokal dengan adanya Kampung Adat Ratenggaro dan Kampung Adat Praijing. Beberapa destinasi wisata tersebut telah berhasil menjadi daya tarik eksotis tersendiri dari Pulau Sumba dan bahkan dilansir dari laman media berita online Times Indonesia, Menteri Dalam Negeri Indonesia Tito Karnavian menyatakan bahwa Pulau Sumba merupakan sebuah destinasi wisata yang berpotensi tinggi.

Sumber : id.pinterest.com
Sumber: dekatour.com

      Selain pamor yang diperoleh dari keindahan panorama alam nya, Pulau Sumba juga identik dengan kebudayaan dan adat lokal yang masih kental sekaligus tercermin dengan sangat baik dalam kehidupan bermasyarakat. Lebih lanjut beberapa kebudayaan lokal yang dimiliki oleh masyarakat Sumba juga dapat dinikmati oleh turis melalui suatu pertunjukan atau festival yang diselenggarakan pada hari raya tertentu. Salah satu contoh wisata budaya yang dapat dinikmati oleh wisatawan adalah festival Pasola yang mana diselenggarakan tahunan menjelang musim tanam.

Sumber: phinemo.com

      Kata Pasola diambil dari kata sola atau hola dari bahas setempat yang bermakna kayu lembing. Festival Pasola sendiri merupakan sebuah tradisi perang antara suku adat yang bermukim di Pulau Sumba yang mana dua penumpang kuda dari masing-masing kelompok akan saling kejar-kejaran dan melakukan adegan perang dengan saling melempar kayu lembing. Waktu penyelenggaraan festival Pasola sendiri berbeda – beda setiap tahunnya dimana akan oleh tokoh-tokoh adat setempat melalui suatu rapat. Filosofis dari festival ini berkaitan dengan kepercayaan masyarakat setempat terhadap cerita magis mengenai darah yang keluar selama adegan sebagai sebuah persembahan terhadap tanah atau lahan yang dapat membawa kesuburan (Pemkab Sumbar, n.d).

      Wisatawan domestik maupun internasional yang tertarik utnuk menikmati panorama alam yang ditawarkan ole Pulau Sumba harus menempuh perjalanan udara sebagai akses tercepat namun hingga saat ini belum ada rute perjalanan langsung menuju Pulau Sumba. Wistawan diharuskan untuk melakukan transit ke bandara internasional Ngurah Rai di Bali ataupun bandara internasional Komodo yang berada di Labuan Bajo sebelum mendarat di Sumba. Terdapat dua bandara berbeda yang terletak di pulau Sumba, pilihan bandara yang dituju juga menawarkan jenis pariwisata yang berbeda. Untuk menikmati festival Pasola tersebut, wisatawan disarankan untuk memilih bandara Tambolaka yang terletak di Kabupaten Sumba Barat Daya.

Referensi

Habibudin, M. (2021, June 3). Sembari Serahkan Bantuan, Mendagri RI Kagumi Potensi Wisata Sumba Timur. TIMES Indonesia.co. https://www.timesindonesia.co.id/read/news/350657/sembari-serahkan-bantuan-mendagri-ri-kagumi-potensi-wisata-sumba-timur.

Sumbar, P. (n.d). PASOLA WANUKAKA. Website Resmi Sumba Barat. https://sumbabaratkab.go.id/events/pasola/.

HIMHI