PBB Tolak Resolusi Amerika Serikat Untuk Memperpanjang Embargo Iran

 

Dilansir dari money.kompas.com, Iran sudah mengalami embargo selama 40 tahun sejak embargo pertama kali dikeluarkan pada tahun 1980 (Idris, 2020). Embargo ini diberikan Amerika Serikat untuk Iran karena Iran dianggap bersikeras untuk menggunakan sumber daya yang mereka miliki seperti uranium untuk mengembangkan nuklirnya  (editor, 2020).

Embargo ini berlanjut saat Presiden Amerika Serikat saat itu, Bill Clinton, membuat kebijakan untuk menambah sanksi kepada Iran, dengan melarang perusahaan Amerika untuk berinvestasi di Iran dan juga menghentikan perdagangan dengan Iran. Namun, pada saat kepemimpinan Presiden Barack Obama pada tahun 2015, sanksi ekonomi mulai mengendur setelah adanya kesepakatan antara Iran dan negara anggota tetap PBB. Mereka bersepakat untuk menandatangani kesepakatan The Joint Comprehensive Plan of Action (Idris, 2020). Berkat kesepakatan ini, Iran berkomitmen untuk membatasi aktivitas nuklir nya untuk mengurangi sanksi yang didapat Iran dan juga demi mendapatkan keuntungan lainnya.

Pada tahun 2020, PBB melalui Dewan Keamanan menolak resolusi Amerika Serikat untuk memperpanjang embargo senjata atas Iran yang akan berakhir pada 18 Oktober mendatang. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo, pada 14 Agustus yang lalu telah menyampaikan keputusan ini (Iswara, 2020).

Sesaat menjelang Dewan Keamanan PBB mengumumkan hasil pemungutan suaranya, Pompeo menyatakan bahwa kegagalan Dewan Keamanan dalam bertindak secara tegas dalam upaya untuk mempertahankan perdamaian dan keamanan internasional tidak dapat dimaafkan (Iswara, 2020).

Di dalam pemungutan suara tersebut, hanya 2 dari 15 anggota Dewan Keamanan PBB yang menyetujui untuk memperpanjang embargo, yaitu Amerika Serikat dan Republik Dominika. Sedangkan sekutu AS seperti Prancis, Jerman, dan Inggris memilih untuk abstain. Begitu pula dengan Indonesia (Editor, 2020).

 

Referensi

Afp. (2020, August 15). PBB Tolak Usul AS Perpanjang Embargo Senjata Iran, RI Abstain. Retrieved from https://www.cnnindonesia.com/internasional/20200815102500-134-536062/pbb-tolak-usul-as-perpanjang-embargo-senjata-iran-ri-abstain

Damhuri, E. (2020, July 18). Program Nuklir Iran yang Diributkan Barat dan Negara Arab. Retrieved from https://republika.co.id/berita/qdnz83440/program-nuklir-iran-yang-diributkan-barat-dan-negara-arab

Djumena, E. (2020, January 09). Puluhan Tahun Diembargo AS, Bagaimana Ekonomi Iran? Halaman all. Retrieved from https://money.kompas.com/read/2020/01/09/131813026/puluhan-tahun-diembargo-as-bagaimana-ekonomi-iran?page=all

Iswara, A. J. (2020, August 15). PBB Tolak Perpanjangan Embargo Senjata Iran, AS Mengancam Balik Halaman 2. Retrieved from https://www.kompas.com/global/read/2020/08/15/081845370/pbb-tolak-perpanjangan-embargo-senjata-iran-as-mengancam-balik?page=2

 

Author: Arina Apsarini Putri Asrofi | IRB News

Editor: Andini Jasmin H. G. | IRB News

Arina Apsarini Putri Asrofi