APA SIH FPCI CHAPTER BINUS ITU?

Pengesahan FPCI Chapter Binus

Kamu masih merasa kuliah di jurusan Hubungan Internasional itu bukan tempatnya kamu? coba pikir lagi. Karena Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMHI), Universitas Bina Nusantara baru saja meresmikan FPCI Chapter Binus serta menyelenggarakan Talk Show dengan tema “10 Years Economic Crisis: Indonesia’s Perspective” yang turut mengundang mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat sekaligus Pendiri dari FPCI, H.E. Dr. Dino Patti Djalal, Ketua Jurusan Hubungan Internasional,  Prof. Tirta Nugraha Mursitama, Ph. D., dan Senior Econom PT Bank Mandiri Tbk, Andry Asmoro, S.E., M.A. serta menampiilkan penampilan energik dari Stamanara di Kampus Anggrek, Universitas Bina Nusantara tanggal 27 Maret 2018 kemarin.

Dibuka dengan topik hangat oleh Andry Asmoro yang mencoba mengingatkan kembali pada kejadian krisis ekonomi yang menimpa Indonesia tahun 1997 sampai 1998 yang lalu dan menggaris bawahi bagaimana tantangan yang dihadapi serta berbagai penyebab krisis finansial/perbankan yang terjadi seperti maturity mismatches yang membuat para investor dapat dengan mudah masuk dan keluar dari Indonesia. Lalu sepertinya pada tahun 2017, Indonesia kembali unjuk gigi menjadi salah satu negara investasi yang seharusnya dapat dibantu dengan mengawasi kebijakan pemerintah Indonesia dan mengkritisi apa saja yang kurang mulai dari masalah struktural, kebijakan fiskal dan moneter sampai kendala para investor yang akan berinvestasi ke Indonesia agar Indonesia juga turut membantu menyediakan kebutuhan industri yang akan berkembang di Indonesia dan menitikberatkan pada Global Value Chain agar selain memproduksi, Indonesia  juga dapat masuk dan menambah value added dalam hal ini. Kemudian tentu saja mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur yang signifikan di era pemerintahan sekarang akan membawa dampak pertumbuhan ekonomi di kemudian harinya terutama dalam memotong biaya produksi sampai logistik.

Sementara itu, pendiri FPCI, H.E. Dr. Dino Patti Djalal membahas topik yang sangat menarik tentang  tahun 2018 yang menjadi tahun ke-20 setelah terjadinya krisis di Indonesia pada tahun 1998, dan dimana pentingnya peran Indonesia yang menjadi salah satu central player di dalam lingkaran G20 yang akan menetukan keputusan ekonomi dunia dan menyarankan platfrom G20 sebagai pertimbangan dalam membentuk kebijakan luar negeri Indonesia, yang juga akan membantu Indonesia mempererat hubungan antara negara maju dan negara berkembang lainnya sebagai bagian dari sikap aktif kebijakan luar negeri Indonesia.

Suasana Talk Show “10 Years Economic Crisis: Indonesia’s Perspective

 

Nah, aktivitas dalam memperhatikan perkembangan Hubungan Internasional tidak selalu berpaku hanya melihat dari bahan bacaan, dan tontonan televisi. Sekarang saatnya, kamu dapat merubah kebiasaan pasif itu dengan mengikuti salah satu cabang baru FPCI dari seluruh universitas-univesitas di Indonesia yaitu FPCI Chapter Binus dengan fokus utama di East Asia Studies ini, sedang membuka pendaftaran dari tanggal 27 Maret sampai 10 April 2018, di bit.ly/fpcibinus

 

Willy Dwira Yudha, Executive Director FPCI Chapter Binus Periode 2018.

“Visi FPCI Binus menjadi patron dari organisasi kepemudaan yang ada di Binus dan Kita ingin sekali lagi membangun Binus yang terintegritas tersebut. Jadi Kita sama-sama membangun Binus menjadi Universitas menjadi komunitas menjadi keluarga yang lebih baik.” Ujar Willy Dwira Yudha, Executive Director FPCI Chapter Binus.

Kalau masih bingung dan takut bentrok dengan jadwal kuliah, jangan khawatir karena pertemuannya akan diadakan setiap 2 minggu sekali di hari Jumat. Selain itu kamu juga bisa mengikuti Focus Group Discussion (FGD), sampai tea time with Ambassador untuk berdiskusi mengenai topik-topik yang tentunya menarik buat anak muda.

“Untuk kegiatan-kegiatan utamanya itu kalian bisa tunggu aja, Kita juga sudah mempersiapkan program-program yang memang spesial, fresh dan belum pernah ada dan banyak kegiatan Kita yang hanya dikhususkan nantinya eksklusif buat anggota. Teman-teman yang sudah ambil region lain juga bisa tetap belajar mengenai East Asia.” Pungkasnya.

 

Untuk informasi selengkapnya:

Contact Person    : Elica (085774368969)

E-mail                   : fpcibinusoprek@gmail.com

 

 

Reporter              : Putri Nafisah dan Intan Fatona

Editor                    : Intan Fatona