Jakarta, 31 Agustus 2026 – Apa yang bisa didapatkan anak muda ketika mereka berani keluar dari zona nyaman dan terlibat langsung dalam kegiatan sosial? Selain memberikan kontribusi kepada masyarakat, pengalaman tersebut juga dapat menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan diri, membangun relasi, serta memahami berbagai isu sosial dan lingkungan.
Melalui program Local Volunteer (LV), AIESEC memberikan kesempatan kepada anak muda untuk terlibat dalam kegiatan sosial sekaligus mengembangkan potensi diri melalui pengalaman langsung. Program ini menggabungkan nilai-nilai kerelawanan, kerja sama tim, kepemimpinan, pengembangan diri, dan pertukaran budaya untuk mendorong peserta menjadi individu yang lebih percaya diri, adaptif, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian sosial mulai pada 12 Juni hingga 31 Agustus 2026 di area sekitar Jakarta.
Dalam pelaksanaannya, Local Volunteer Aquatica dijalankan oleh tiga LV Teams dan diikuti oleh 11 delegates. Program ini terdiri dari beberapa tahapan utama, yaitu Induction, Bootcamp, Checkpoint, dan Debrief, yang dirancang untuk mendampingi peserta sejak tahap pengenalan hingga evaluasi akhir.
Pada tanggal 12 Juni 2026, tahap pada Sesi Induction menjadi awal perjalanan peserta untuk mengenal AIESEC, Local Volunteer, tujuan program, serta nilai-nilai kerelawanan. Pada tahap ini, peserta juga diperkenalkan dengan ekspektasi program dan bentuk kontribusi yang dapat mereka berikan selama kegiatan berlangsung.
Selanjutnya, melalui Sesi Bootcamp (18/06), peserta dibekali berbagai pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam kegiatan sosial, seperti kerja sama tim, komunikasi, pemecahan masalah, kepemimpinan, dan pemahaman lintas budaya. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai peran, tanggung jawab, serta tujuan proyek sosial yang akan dijalankan.
Tahap Checkpoint menjadi ruang bagi peserta untuk memantau perkembangan, membagikan pengalaman, serta mendiskusikan tantangan yang mereka hadapi selama program. Melalui proses refleksi dan evaluasi tersebut, peserta memperoleh dukungan serta arahan untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi secara maksimal.
Sementara itu, Sesi Debrief (31/08) menjadi tahap penutup yang berfokus pada refleksi menyeluruh terhadap perjalanan peserta. Pada tahap ini, peserta diajak untuk mengevaluasi perkembangan diri, keterampilan yang telah diperoleh, kontribusi yang diberikan, serta dampak yang dihasilkan selama mengikuti Local Volunteer Aquatica. Pengalaman tersebut juga menjadi salah satu langkah awal bagi peserta untuk mengenal peluang pengembangan kepemimpinan dan pertukaran internasional melalui AIESEC.
Pengalaman mengikuti program ini turut dirasakan oleh Ratu Anggita, salah satu delegates Local Volunteer di AIESEC in BINUS. Setelah menyelesaikan AIESEC Future Leaders (AFL), ia melihat Local Volunteer Aquatica sebagai babak bermakna berikutnya dalam perjalanan pengembangan dirinya. Melalui tahap Induction, Ratu memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai Sustainable Development Goal (SDG) 14: Life Below Water, khususnya tentang pentingnya menjaga laut dan meningkatkan kesadaran terhadap ekosistem laut.
“Induction memberikan saya pemahaman yang lebih mendalam dan perspektif baru mengenai SDG 14, terutama tentang pentingnya melindungi laut dan meningkatkan kesadaran terhadap ekosistem laut. Pengalaman ini menjadi lebih istimewa karena saya dapat bertemu dengan sesama volunteer dari berbagai wilayah BINUS yang memiliki tujuan yang sama untuk belajar, berkembang, dan menciptakan dampak. Meskipun memiliki latar belakang yang berbeda, semua orang terbuka, ramah, dan saling mendukung, sehingga tidak terasa ada jarak di antara kami. Saya berterima kasih kepada OC yang telah membuat kegiatan Induction terasa hangat, menyenangkan, dan penuh penerimaan. Saya sangat antusias untuk melanjutkan perjalanan ini, mendapatkan lebih banyak pengalaman, serta mengubah hal-hal yang telah saya pelajari menjadi aksi nyata bagi laut dan masyarakat.”
Hal serupa juga dirasakan oleh Abyan Naufal Gyan, salah satu delegates Local Volunteer di AIESEC in BINUS. Ia mengungkapkan bahwa Local Volunteer Aquatica menjadi pengalaman yang menyenangkan karena berbagai aktivitas dalam program tersebut mampu membangun kedekatan dan kekompakan antarpeserta.
“Local Volunteer sangat menyenangkan. Awalnya terasa canggung karena kami semua masih asing satu sama lain, tetapi melalui berbagai kegiatan, kami dapat membangun chemistry dengan cepat. Semua orang saling mendukung, menyenangkan, dan kooperatif, sehingga rasanya lebih seperti bermain daripada bekerja. Saya senang bisa menjadi bagian dari LV selama Summer Peak karena mendapatkan pengalaman baru, bertemu orang-orang dari luar negeri, dan membangun relasi baru. Kami yang awalnya tidak saling mengenal akhirnya menjadi dekat, bahkan terasa seperti menemukan rumah kedua.”
Dengan pendekatan learning by doing, Local Volunteer Aquatica tidak hanya menjadi wadah bagi anak muda untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial, tetapi juga menjadi ruang untuk mencoba hal baru, keluar dari zona nyaman, memperluas jaringan, serta mengembangkan kemampuan komunikasi dan kerja sama. Melalui pengalaman tersebut, peserta diharapkan mampu memahami isu sosial dan lingkungan dengan lebih baik, sekaligus membawa nilai-nilai kepedulian dan kepemimpinan ke dalam kehidupan sehari-hari.
Local Volunteer Aquatica membuktikan bahwa kegiatan kerelawanan bukan hanya tentang memberikan dampak kepada lingkungan sekitar, tetapi juga tentang proses bertumbuh, menemukan potensi diri, dan membangun hubungan bermakna. Melalui keterlibatan aktif dalam program ini, anak muda dapat mempersiapkan diri untuk menjadi individu yang lebih berani, adaptif, bertanggung jawab, dan siap mengambil peran sebagai pemimpin masa depan.

