
Hari Selasa, 22 September 2026, merupakan hari pertama Paramabira melakukan PKM (Pengabdian kepada Masyarakat) dengan cara mengajar di SDN Kemanggisan 17 Jakarta Barat. Kegiatan ini dilaksanakan selama lima pertemuan, setiap hari Selasa dan Jumat. Tema utama dari PKM tersebut adalah 5 Days with Paramabira: Pengenalan dan Pembelajaran Dasar Paduan Suara, yang bertujuan untuk mengajarkan pengenalan paduan suara, jenis-jenis suara, teknik vokal, hingga posisi tubuh yang benar saat bernyanyi.
Sebelum memulai kelas musik, kami mengadakan sesi ice breaking, yaitu kegiatan bermain yang dipandu oleh panitia yang hadir di sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan suasana kelas yang menyenangkan sekaligus menjadi sarana bagi kami untuk berkenalan dengan adik-adik kelas 3 SDN Kemanggisan 17. Setelah melakukan ice breaking, kami melanjutkan kegiatan dengan presentasi materi. Karena program kerja ini dilaksanakan selama lima pertemuan, kami menyiapkan lima bahan pembelajaran yang berbeda untuk dibahas pada setiap pertemuan.
Kegiatan mengajar dilaksanakan setiap hari Selasa dan Jumat, mulai pukul 09.00 hingga 11.00. Tidak hanya mengadakan ice breaking dan presentasi materi, kami juga mengajak anak-anak untuk bernyanyi bersama, bermain pianika, dan mengikuti kuis. Kuis yang diberikan berkaitan dengan materi yang telah dibahas di kelas, seperti posisi bernyanyi yang tepat, organ tubuh yang berperan aktif saat bernyanyi, manfaat bernyanyi, serta hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum bernyanyi. Persiapan tersebut meliputi posisi duduk yang benar dan pemanasan vokal (vocalizing).
Sebagai penutup kegiatan, kami mengadakan kuis terakhir dan memberikan permen kepada anak-anak. Dalam kuis tersebut, anak-anak diminta untuk menebak dan mencari benda berdasarkan ciri-ciri yang disebutkan oleh panitia. Sebagai contoh, panitia menyebutkan ciri-ciri sebuah benda, yaitu terbuat dari kayu, digunakan untuk menulis, berwarna-warni, berukuran kecil, dan dapat dihapus. Anak-anak kemudian harus menebak benda yang dimaksud dan mencarinya. Anak yang paling cepat menemukan benda tersebut menjadi pemenangnya.
Setelah kuis selesai, kami meminta anak-anak untuk berbaris dengan rapi dan tetap tertib agar proses pengaturan barisan dapat berjalan dengan lebih cepat. Setelah barisan dianggap cukup rapi, anak-anak diarahkan untuk keluar ruangan satu per satu sambil menerima bingkisan berisi alat tulis, seperti pensil, penghapus, pulpen, dan buku tulis. Setelah menerima bingkisan, mereka diarahkan untuk berkumpul di lapangan guna mengikuti sesi foto bersama sebagai penutup kegiatan.
Pengalaman kami mengajar di SDN Kemanggisan 17 sebagai panitia Paramabira sangat menyenangkan dan berkesan. Kami dapat bermain dan belajar bersama dengan adik-adik kelas 3 SD. Meskipun sempat mengalami kesulitan dalam menghadapi anak-anak yang sangat aktif, kami sebagai panitia tetap berusaha mengendalikan situasi kelas agar kegiatan pembelajaran musik dapat berlangsung dengan baik. Selain itu, anak-anak menunjukkan semangat yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Saat sesi permainan, banyak dari mereka yang mengangkat tangan dan ingin menjawab pertanyaan. Mereka juga berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan, baik saat bernyanyi bersama maupun ketika diminta memainkan pianika.
Kami berharap siswa-siswi SDN Kemanggisan 17 dapat memahami materi yang telah diajarkan dan menerapkan teknik bernyanyi yang benar sebagaimana telah dipraktikkan di dalam kelas. Selain itu, kami juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan semangat dan motivasi mereka untuk belajar bernyanyi dan mengenal musik. Melalui kegiatan bernyanyi dan bermain musik, anak-anak dapat belajar mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, dan cara mengatur waktu, sekaligus mengembangkan minat dan bakat mereka. Kegiatan bermusik juga dapat membantu meningkatkan kreativitas, kepercayaan diri, serta koordinasi antaranggota tubuh. Dengan demikian, pembelajaran musik diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan dan perkembangan mereka.

