Salah satu rangkaian utama TECHNO 2026 adalah talk show bertajuk “Think Like a Hacker: Memahami Cara Berpikir di Balik Sebuah Serangan Siber”. Melalui sesi ini, peserta diperkenalkan pada pentingnya keamanan dalam proses pengembangan perangkat lunak, mulai dari penulisan kode, penerapan sistem, hingga perlindungan aplikasi saat beroperasi. Pembahasan tersebut memberikan wawasan awal mengenai penerapan ilmu komputer dalam dunia industri sekaligus memperluas pandangan mahasiswa terhadap peluang pengembangan diri di bidang teknologi.
Tidak hanya menghadirkan sesi edukatif, TECHNO 2026 juga dikemas melalui berbagai aktivitas hiburan dan interaktif. Penampilan visualisasi, HIMTI Band, permainan, hingga pembagian doorprize turut memeriahkan acara dan membangun antusiasme peserta. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa baru memiliki kesempatan untuk saling mengenal, menjalin pertemanan, dan merasakan kebersamaan sebagai bagian dari keluarga besar SoCS.
Semangat pembelajaran dalam TECHNO 2026 juga telah dimulai sebelum acara puncak melalui program Pembelajaran Bahasa Pemrograman (PBP) yang diselenggarakan pada 31 Agustus, 1 September, dan 2 September 2026. Program ini memperkenalkan dasar-dasar bahasa pemrograman C kepada mahasiswa baru SoCS Binusian 2030 sebagai bekal awal dalam menghadapi mata kuliah yang berkaitan dengan pemrograman. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat membangun pemahaman dasar serta meningkatkan rasa percaya diri sebelum memasuki pembelajaran yang lebih mendalam.
Sebagai organisasi mahasiswa yang bergerak di bidang teknologi informasi, HIMTI berkomitmen untuk menyediakan ruang bagi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan akademik maupun non akademik. TECHNO 2026 menjadi salah satu bentuk komitmen tersebut dengan menggabungkan unsur edukasi, hiburan, dan kebersamaan dalam satu pengalaman yang mendukung proses adaptasi mahasiswa baru.
Sejalan dengan semangat “NOVA: Network of Opportunities, Vision & Advancement”, TECHNO 2026 diharapkan menjadi titik awal bagi Binusian 2030 untuk berani melangkah, membangun relasi, dan memanfaatkan berbagai peluang selama masa perkuliahan. Melalui pengalaman dan koneksi yang terbentuk, mahasiswa didorong untuk terus mengembangkan potensi serta mengambil peran aktif dalam lingkungan akademik maupun komunitas teknologi.
TECHNO 2026 bukan hanya tentang menyambut perjalanan baru, tetapi juga tentang membuka peluang, membangun koneksi, dan menciptakan langkah pertama menuju masa depan.




