ELEVASI PERKEMBANGAN IPTEK LAUT

 IPPERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI TERHADAP SUMBER DAYA LAUT

adira dzaky

2001568474

 

Seperti yang kita ketahui, teknologi kini telah menjadi hal yang penting dalam kehidupan manusia, bahkan dari kalangan atas hingga menengah kebawah sekalipun. Dimana upaya tersebut merupakan cara atau jalan di dalam mewujudkan kesejahteraan dan peningkatan harkat martabat manusia. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ternyata memberi sumbangan besar bagi dunia keluatan di Indonesia. Bagaimana tidak, negara kepulauan dengan potensi sumber daya kelautan beraneka ragam ini telah memanfaatkan kemajuan iptek. Pemanfaatan tersebut sudah barang tentu bertujuan untuk mengoptimalkan penghasilan negara dari sumber daya kelautan dan juga untuk menjaga tiap titik wilayah negara dari bahaya atau pun kejahatan yang kerap terjadi di laut wilayah Indonesia.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ternyata memberi sumbangan besar bagi dunia keluatan di Indonesia. Bagaimana tidak, negara kepulauan dengan potensi sumber daya kelautan beraneka ragam ini telah memanfaatkan kemajuan iptek. Pemanfaatan tersebut sudah barang tentu bertujuan untuk mengoptimalkan penghasilan negara dari sumber daya kelautan dan juga untuk menjaga tiap titik wilayah negara dari bahaya atau pun kejahatan yang kerap terjadi di laut wilayah Indonesia.

Indonesia merupakan negara yang memiliki laut yang luas. Sekitar 82% wilayah di Indonesia merupakan wilayah perairan, sehingga tidak heran jika Indonesia pernah dijuluki sebagai negara maritim.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ternyata memberi sumbangan besar bagi dunia keluatan di Indonesia. Bagaimana tidak, negara kepulauan dengan potensi sumber daya kelautan beraneka ragam ini telah memanfaatkan kemajuan iptek. Pemanfaatan tersebut sudah barang tentu bertujuan untuk mengoptimalkan penghasilan negara dari sumber daya kelautan dan juga untuk menjaga tiap titik wilayah negara dari bahaya atau pun kejahatan yang kerap terjadi di laut wilayah Indonesia.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pasti memiliki dampak baik dan dampak buruk. Secanggih apapun teknologi yang ditemukan manusia, tidak akan berguna jika semua itu hanya bertujuan untuk mengeksploitasi sumber daya alam secara berlebihan. Semua ini tergantung kepada manusia yang memiliki akal dan pikiran dalam bertindak, memilih bertindak dominan kepada alam atau bertindak selaras dengan alam.

Beragamnya potensi Kelauatan, dan luasnya perairan laut Indonesia mendatangkan kejahatan. Akibat kejahatan tersebut, Indonesia diperkirakan mengalami kerugian hingga 19 triliun rupiah pertahun. Bila dipersentase maka 22 persen kerugian akibat kejahatan di laut Dunia terjadi di Indonesia. Melihat kenyataan ini, pemerintah kemudian mengeluarkan kebijakan pengawasan dan pengendalian sumberdaya kelautan. Arah kebijakan ini tentunya diupayakan untuk mewujudkan pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan secara bertanggung jawab, agar setiap potensi kelautan yang dimiliki bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Kenyataan semacam ini, menuntut IPTEK untuk semaksimal mungkin memberikan kontribusi sebagai alternatif dalam pengawasan wilayah laut.

Berikut perkembangan IPTEK yang terjadi dalam bidang sumber daya laut :

Pengembangan MCS

Monitoring Control and Surveillance (MCS) merupakan sistem yang telah dipergunakan di banyak negara. Di dunia internasional MCS ini dikelola secara bersama-sama sejak tahun 2001. MCS merupakan salah satu prasyarat pokok dalam pengelolaan sumberdaya laut. Selain penggunaan teknologi informasi dalam bentik VMS, pada MCS ada juga Computerezed Data Base (CDB). CDB merupakan alat komunikasi yang dilengkapi dengan komputer sehingga dapat mengirimkan data-data hasil penangkapan ikan di pelabuhan-pelabuhan dan informasi lainnya. CDB diprogramkan untuk ditempatkan pada pelabuhan-pelabuhan perikanan tipe pelabuhan perikanan samudra, pelabuhan perikanan nusantara, dan pelabuhan perikanan pantai secara selektif. Sistem ini setidaknya telah berada di lebih lima belas pelabuhan di Indonesia.

Sebagai tempat wisata bawah laut

Sumber daya laut menyimpan berbagai keindahan dapat dimanfaatkan sebagai sarana rekreasi keluarga. Misalnya dengan adanya wisata bawah laut, selain sebagai sarana rekreasi juga dapat digunakan sebagai sarana belajar. Orang dapat melihat keindahan bawah laut seperti aslinya, selain itu juga dapat digunakan sebagai sarana belajar misalnya dalam penelitian tentang biota laut.

  • Pembuatan obat tidur dan obat penenang dari kuda laut
  • Pembuatan garam 99% murni untuk cairan infus
  • Tempurung kura-kura sebagai obat tetanus
  • Hati ikan buntal untuk obat tetrodetoxin, guna memperbaiki sistem saraf yang rusak
  • Chitosan dari kulit kepiting dan udang untuk obat anti kolesterol

Karena wilayah kelautan Indonesia yang luas, tidak heran jika sampai saat ini pengelolaan laut di Indonesia masih kurang maksimal, masih banyak pelanggaran-pelanggaran terjadi di wilayah kelautan Indonesia baik dari pencemaran laut oleh industri, perusakan ekosistem terumbu karang di laut, dan pengambilan ikan secara besar-besaran. Hal ini tak lepas dari dampak negatif perkembangan IPTEK.

Perlu didasari bahwa seiring berkembangannya IPTEK, manusia juga harus ikut menyesuiakan untuk menanggulangi dampak negatif akibat perkembangan IPTEK tersebut. Karena manusia membutuhkan alam untuk hidup, tetapi belum tentu alam membutuhkan manusia untuk tumbuh. Jadi sebagai manusia yang bijak terhadap alam, harus lebih mementingkan kepentingan ekologi dibandingkan dengan keuntungan ekonomi.

Dampak Positif dan Dampak Negatif Perkembangan IPTEK di bidang Sumber Daya Laut

Dampak Positif

Dalam upaya mengelola sumberdaya kelautan, Konsep menarik yang disampaikan oleh Rudy dalam artikelnya di majalah Inovasi (XVIII/2006) adalah Pengelolaan Sumberdaya Kelautan Berbasis Komunitas Lokal dan pengetahuan dan teknologi. Pengelolaan sumber daya alam berbasis komunitas dan teknologi merupakan salah satu strategi pengelolaan yang dapat meningkatkan efisiensi dan keadilan dalam pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya alam melalui teknologi yang sedang berkembang. Selain itu strategi ini dapat membawa efek positif secara ekologi dan dan sosial. Pengelolaan sumber daya alam khususnya sumber daya kelautan berbasis komunitas lokal dan pengetahuan teknologi sangatlah tepat diterapkan di indonesia, selain karena efeknya yang positif juga mengingat komunitas lokal di Indonesia memiliki keterikatan yang kuat dengan daerahnya sehingga pengelolaan yang dilakukan akan diusahakan demi kebaikan daerahnya dan tidak sebaliknya.

Pengelolaan sumberdaya kelautan berbasis komunitas dan pengetahuan teknologi ini bukanlah sesuatu yang baru bagi masyarakat Indonesia. Sejak dahulu, komunitas lokal di Indonesia memiliki suatu mekanisme dan aturan yang melembaga sebagai aturan yang hidup di masyarakat dalam mengelola sumber daya alam termasuk di dalamnya sumber daya kelautan.

Di laut dapat dikembangkan kapal modern yang lebih ramah lingkungan, yakni yang menggunakan mesin dan sekaligus layar mekanis. Layar ini dapat dikembangkan otomatis jika arah dan kecepatan angin menguntungkan. Penggunaan energi angin dapat menghemat bahan bakar hingga 50%. Teknologi energi dan transportasi yang ramah lingkungan termasuk yang saat ini paling dilindungi oleh industri negara maju dan karenanya paling mahal. Namun, teknologi modern yang ramah lingkungan ini sangat diperlukan dalam pengelolaan sumber daya laut meskipun mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.

Dampak Negatif

Indonesia dianugerahi laut yang begitu luas dengan berbagai sumber daya ikan di dalamnya. Potensi sumber daya perikanan tersebut tersebar di seluruh wilayah laut nusantara. Sumber daya alam lainnya yang terkandung di dalam laut Indonesia adalah terdapat berbagai jenis bahan mineral, yakni minyak bumi dan gas. Seluruh potensi kelautan ini perlu dikelola dan dikembangkan bagi kepentingan pembangunan nasional secara optimal dan berkesinambungan. Pengelolaan sumber daya laut tersebut dilakukan dengan menggunakan teknologi sederhana atau teknologi modern ramah lingkungan.

Saat ini, kondisi laut dan sumberdaya laut di Indonesia semakin hari semakin memburuk. Praktek-praktek penangkapan ikan yang illegal dan merusak semakin hari semakin tidak terkendali. Ribuan kapal-kapal penangkap ikan asing dengan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan beroperasi di wilayah-wilayah yang seharusnya dibatasi hanya untuk kepentingan nelayan lokal dan tradisional. Maraknya kegiatan ilegal dengan teknologi yang buruk tersebut mengakibatkan kerusakan habitat biota laut negeri ini.

 

Upaya Pencegahan Dampak Negatif Perkembangan IPTEK di bidang Sumber Daya Laut

Dalam konsep ini Pemerintah diharapkan menjadi fasilitator, dan pihak yang berwenang yang dituntut untuk lebih memahami keadaan dan memimpin masyarakat lokal untuk turut serta sama-sama berperan aktif dalam upaya mengelola sumberdaya kelautan, sehingga tidak terjadi dampak negatif bagi semuanya semisal eksploitasi besar-besaran tanpa kontrol yang akan menjadi kerugian bagi masyarakat itu sendiri.

 

Daftar Pustaka

https://www.dictio.id/t/bagaimana-pemanfaatan-teknologi-informasi-dalam-bidang-perikanan-dan-kelautan/14166/2

https://diaanrizkii.wordpress.com/2015/03/24/perkembangan-ilmu-pengetahuan-dan-teknologi-terhadap-sumber-daya-laut-dan-kehutanan/

https://media.neliti.com/media/publications/230981-pemanfaatan-teknologi-informasi-dan-komu-9b7a21bf.pdf

ADIRA DZAKY