Sejarah Bahasa Pemrograman C

Perkembangan bahasa pemrograman tidak akan lepas dari bahasa C. Dulu, ketika sistem pemrograman ada pertama kali, terdapat bahasa yang dinamakan bahasa mesin. Karena bahasa tersebut sangat sulit dipahami manusia, dibuatlah bahasa Assembly yang merupakan bahasa rakitan. Bahasa rakitan merupakan kumpulan dari singkatan beberapa kode. Bahasa assembly tersebut dipakai untuk mengembangkan sistem operasi buatan Bell Labs, yaitu UNIX. Bahasa assembly masih merupakan bahasa tingkat rendah, sehingga masih sulit dipahami manusia. Sehingga, bahasa dari UNIX dibuat lebih sederhana oleh dua programmer asal Amerika, Dennis Ritchie dan Ken Thompson.

Awalnya, mereka menggunakan bahasa pemrograman B buatan Ken Thompson, namun karena keterbatasan bahasa tersebut, dikembangkanlah bahasa pemrograman C. Nama C dipakai setelah abjad B. Bahasa pemrograman ini dikembangkan mulai tahun 1969 sampai 1972 oleh Dennis Ritchie. Pada 1978, Dennis Ritchie dan Brian Kernighan merilis buku “The C Programming Language” yang menjadi standar untuk buku programming modern. Tahun 1980, bahasa C banyak dipakai di Eropa, dan menjadi bahasa terpopuer dibanding bahasa di zamannya, seperti PASCAL, BASIC, FORTRAN.

Tahun 1989, American National Standards Institute (ANSI) mengstandarisasi bahasa C sehingga menjadi patokan untuk bahasa C. Versi ini lebih dikenal sebagai C89. Setelah C89, ANSI memperbaharui versi C sebanyak tiga kali, pertama di tahun 1999 (C99), tahun 2011 (C11) dan tahun 2018 (C18).

Sumber:

Asal Mula Dan Sejarah Bahasa Pemrograman C | by seo tog08 | Medium

Sejarah Bahasa Pemrograman C – Tutorial Belajar C | Duniailkom

https://toghr.com/wp-content/uploads/2019/04/Asal-Mula-Dan-Sejarah-Bahasa-Pemrograman-C.jpg

Joshua Evans