Local Volunteer Winter Peak 2025
Local Volunteer (LV) Winter Peak 2025 adalah relawan yang berperan sebagai buddy bagi para Exchange Participants (EP) dalam program Incoming Global Volunteer (iGV). Peran mereka tidak hanya menjadi penerjemah, tetapi juga mendampingi mereka dalam beradaptasi dengan budaya dan lingkungan setempat. Selain itu, Local Volunteers juga berkontribusi langsung dalam pelaksanaan proyek volunteering, bekerja sama dengan peserta internasional untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Oleh karena program ini selaras dengan fokus iGV tahun ini, kami juga mengangkat SDG ke-8, yaitu Decent Work and Economic Growth dengan kegiatan “On the Map”, yang secara khusus mendukung target SDG 8.9 dalam mempromosikan pariwisata berkelanjutan serta pertumbuhan ekonomi lokal. Melalui kegiatan ini, para Exchange Participants dan juga Local Volunteers akan berkeliling Jakarta untuk mengenal lebih dalam ragam budaya Indonesia sekaligus memperkuat nilai utama program kami, yaitu meningkatkan pemahaman lintas budaya melalui pertukaran. Selain itu, mereka juga akan melakukan observasi dan berkolaborasi dengan pelaku UMKM untuk membantu mengembangkan potensi usaha serta meningkatkan keberlanjutan dan juga pertumbuhan ekonomi bisnis mereka.
Sebelum terjun langsung mendampingi UMKM dan Exchange Participants, para Local Volunteers terlebih dahulu mengikuti rangkaian pelatihan khusus. Mereka dibekali dengan keterampilan dan strategi-strategi pemasaran untuk mendukung pengembangan UMKM, serta pemahaman dasar mengenai lintas budaya agar meminimalkan potensi kesalahpahaman atau konflik. Selain itu, mereka juga mendapatkan informasi latar belakang mengenai para EP (Exchange Participants), pemahaman mendalam tentang tujuan program, serta penjelasan rinci terkait peran dan tanggung jawab mereka selama keseluruhan kegiatan volunteering berlangsung.
Saat pertama kali bertemu dengan Exchange Participants, terdapat masa penyesuaian agar para Local Volunteers merasa nyaman dengan para Exchange Participants. Namun, melalui berbagai kegiatan engagement serta waktu makan yang dilalui bersama, hubungan mereka dengan cepat menjadi lebih akrab. Para Exchange Participants juga beberapa kali mengikuti culinary trip bersama Local Volunteers, menjelajahi berbagai hidden gems kuliner di Jakarta, mulai dari bakso hingga nasi Padang di berbagai restoran, yang semakin mempererat kedekatan sekaligus memperkaya pengalaman budaya mereka.
Selama program berlangsung, para Local Volunteers bersama Exchange Participants mengunjungi berbagai UMKM, mulai dari kedai jus hingga penjual beras. Setiap usaha memiliki tantangan dan kebutuhan yang berbeda-beda. Dalam prosesnya, mereka diajak untuk mengidentifikasi akar permasalahan yang dihadapi serta merancang solusi kreatif. Dengan memanfaatkan keterampilan yang telah dipelajari, mereka berupaya memberikan kontribusi terbaik bagi perkembangan bisnis UMKM. Beberapa di antaranya membantu membuat website, mengoptimalkan Google Review, menyusun sistem operasional yang lebih terstruktur, serta menghadirkan berbagai inovasi lain untuk mendukung pertumbuhan usaha.
Meskipun prosesnya tidak selalu berjalan mulus karena terdapat beberapa solusi yang diterima dan ada pun yang belum dapat diimplementasikan tetapi hal tersebut menjadi bagian dari pembelajaran bagi Local Volunteers. Perbedaan pandangan dan pertimbangan dari pemilik usaha justru membantu tim memahami kondisi lapangan secara lebih realistis. Pada akhirnya, kolaborasi yang terjalin tetap memberikan dampak positif dan kontribusi nyata bagi perkembangan bisnis UMKM yang didampingi.
Pada akhir program, para Local Volunteers tidak hanya membangun kedekatan satu sama lain, tetapi juga menjalin persahabatan dengan para Exchange Participants, tim iGV, serta para OC. Berbagai tempat yang mereka kunjungi bersama meninggalkan banyak kenangan berharga sekaligus memperluas wawasan mereka, baik tentang kekayaan budaya Indonesia maupun tentang negara-negara lain. Dampak yang mereka berikan pun nyata, terlihat dari kontribusi yang berhasil membantu perkembangan UMKM serta terciptanya kolaborasi lintas budaya yang bermakna dan berkelanjutan.
