Implementasi Program Incoming Global Volunteer (IGV) Winter Peak Kolaborasi dengan FPSI
Incoming Global Volunteer (IGV) Winter Peak adalah salah satu program dari AIESEC yang mempunyai tujuan untuk mengajak para relawan-relawan dari luar negeri untuk ikut aktif dalam kegiatan yang dapat memenuhi Sustainable Development Goals (SDG). AIESEC sendiri adalah organisasi internasional yang dapat mengumpulkan para anak muda dari berbagai negara untuk meningkatkan leadership skills dan soft hard skills lainnya untuk membuat suatu perubahan yang positif bagi semua orang. Untuk program tahun ini, kami sedang menyertujui SDG ke-8, yaitu “Decent Work and Economic Growth”, dengan kegiatan “On the Map”, salah satu kegiatan yang menargetkan SDG 8.9, yaitu untuk mempromosikan sustainable tourism and economic growth. Dengan begitu, para relawan internasional akan datang mengelilingi/ touring di Jakarta untuk belajar budaya-budaya yang ada di Indonesia, sekaligus memenuhi salah satu value dari program kita yaitu, enhancing cultural understanding through exchange. Ditambah lagi untuk mengobservasikan dan membantu UMKM menjadi lebih maju lagi dengan perekonomian bisnisnya.
Setelah para relawan telah mengobservasikan dan melewati kegiatan interviewnya dengan para UMKM, ada beberapa hambatan yang dialami UMKM dan salah satunya adalah dari aspek penarikan pelanggan melewati media desain banner, poster, dan lain-lain. Ditambah lagi dengan era sosial media yang telah membuat bisnis-bisnis menjadi jauh lebih kompetitif dari sebelumnya. Untuk mempromosikan produk-produk UMKM, mereka tidak hanya harus menginovasikan sesuatu yang unik dengan service yang memuaskan, namun juga visual produk yang dapat disesuaikan dengan ekspektasi pelanggan sebelum melakukan transaksi. Foto yang dapat menarik perhatian pelanggan dengan cepat dan menyesuaikan dengan produk, dapat meyakinkan masyarakat atas pilihannya.
Dengan begitu, kami ingin untuk memilih Federasi Perkumpulan Senifoto Indonesia (FPSI) sebagai educator dan speaker yang dapat mengedukasikan para relawan tentang pentingnya seni fotografi dalam dunia bisnis, dan lebih mematangkan hasil bantuan para relawan bagi para UMKMnya. FPSI dapat mampu mengajarkan dari segi teknik dan cara memotret yang benar dan efektif. Visi kami untuk program ini juga sangat sesuai dengan visi FPSI dalam memajukan dan mengembangkan seni fotografi secara luas. Dan menggunakan skills fotografi untuk diimplementasikan dalam aspek kreatif dan profesional untuk membuat dampak yang positif dan jangka panjang.
FPSI menjalani sesi workshop dengan melakukan kegiatan fotografi di MONAS yang kemudian berpindah ke mall Sarinah karena lokasinya yang dapat lebih mendukung tujuan aktivitas kami. Mallnya terkenal sebagai tempat turis yang terdapat museumnya juga sendiri. Karena itu, kami memutuskan untuk berpindah tujuan atas keunikan dan sejarah Indonesia yang terdapat di mall itu. Dengan begitu, para relawan pun dapat mengungkapkan lebih banyak lagi foto-foto UMKM yang berada di tempat yang populer dan penuh kompetisi. Dengan begitu, kami berharap bahwa sesi fotografi yang dibawakan FPSI dapat mendukung sesi-sesi mereka berikutnya, yaitu prototype designing untuk kemudian meningkatkan kualitas solusi mereka untuk para UMKM. .
Kegiatannya dimulai dengan aktivitas BINGO, suatu game yang dapat dikerjakan relawan-relawan kami untuk memotret foto-foto yang menarik dan dapat mendukung observasi, wawasan, dan kepekaan mereka terhadap UMKM-UMKM yang sedang bersaing dengan toko-toko yang ada di mall. Aktivitasnya juga digabungkan dengan beberapa foto-foto seru yang harus difoto dalam 2 jam.
Program Incoming Global Volunteer Winter Peak x FPSI memberikan dampak positif bagi seluruh pihak yang terlibat. Bagi UMKM, kegiatan ini meningkatkan pemahaman akan pentingnya visual branding dan fotografi produk dalam menarik pelanggan di tengah persaingan bisnis yang semakin kompetitif. Hasil observasi dan praktik fotografi relawan menjadi dasar pengembangan solusi kreatif yang lebih relevan dengan kebutuhan UMKM.
Bagi relawan internasional, program ini memperkaya pemahaman sosial dan budaya Indonesia melalui praktik langsung di MONAS dan Mall Sarinah. Relawan tidak hanya mempelajari teknik fotografi, tetapi juga mengembangkan kepekaan terhadap tantangan UMKM lokal, sekaligus memperkuat nilai pertukaran budaya yang menjadi inti program IGV.
Sementara itu, bagi FPSI dan IGV, kolaborasi ini menciptakan sinergi antara keahlian profesional dan gerakan kepemudaan. Keterlibatan FPSI sebagai pihak kedua memastikan kualitas edukasi serta keberlanjutan program dalam mendukung SDG 8: Decent Work and Economic Growth.
Kolaborasi Incoming Global Volunteer Winter Peak dan FPSI berhasil mengimplementasikan seni fotografi sebagai pendekatan kreatif dalam mendukung pengembangan UMKM. Peran FPSI sebagai pihak kedua terbukti penting dalam memperkuat kualitas program dan memastikan dampak yang aplikatif bagi relawan maupun UMKM. Ke depannya, kolaborasi ini diharapkan dapat terus berlanjut dan berkembang sebagai upaya berkelanjutan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan pertukaran budaya yang bermakna.