Loading
Loading...
Menu BINUS

PIONEER 2026/2027

Malang, Juli 2026 — PIONEER 2026 sukses digelar pada 5 Juli 2026 sebagai program flagship kolaborasi antara Teach For Indonesia Student Community (TFISC), Bina Nusantara Computer Club (BNCC), dan Pojok Aksi dan Informasi Bina Nusantara (Panorama) BINUS @Malang. Mengusung tema Eco Innovation: Empowering Sustainable Communities Through Eco-Digital Innovation“, program sehari ini mengolah limbah menjadi eco furniture bernilai ekonomi.

Sejalan dengan pendapat Suryani & Rahayu (2025), pengelolaan sampah berbasis upcycling mampu menekan volume limbah sekaligus membuka peluang usaha, terutama jika ditopang teknologi digital. Lokasi kegiatan di Wilayah Klampok Kasri, Malang, dipilih karena kawasan ini telah aktif mengelola sampah melalui Edu Eco Furniture Village, inisiatif yang melibatkan BINUS University, warga RW 02, dan Bank Sampah berbasis aplikasi digital. Antusiasme warga RW 02 terhadap program ini pun sangat tinggi; mereka menyambut baik kehadiran PIONEER sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya pengelolaan limbah yang selama ini telah mereka rintis. Bagi warga, program ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga memperkuat kapasitas mereka dalam mengolah sampah menjadi produk bernilai jual, sehingga dampaknya terasa langsung bagi peningkatan ekonomi dan kesadaran lingkungan di tingkat akar rumput.

PIONEER tidak hanya soal lingkungan, tapi juga pemberdayaan. Program ini mendukung SDG 8, 12, 13, dan 17, serta menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat desa.

Acara dimulai dengan registrasi, pembukaan, dan sambutan dari Project Manager serta Ketua RW 02 Klampok Kasri. Keduanya sepakat bahwa sinergi akademisi, mahasiswa, mitra, dan masyarakat adalah kunci inovasi berkelanjutan. Setelah ice breaking, peserta bergerak ketiga lokasi paralel: Area Edukasi Limbah di Balai RW 02, Area Website di TK Aisyiyah Lantai 1, dan Area Konten & Media Sosial di TK Aisyiyah Lantai 2.

Di Balai RW 02, peserta mendapat materi pengelolaan sampah terintegrasi dengan bank sampah dan nilai ekonomi limbah. Usai sesi, dilakukan peresmian empat titik fasilitas eco waste di Klampok Kasri sebagai wujud nyata pengelolaan berbasis masyarakat. Sementara itu, di dua lokasi lainnya, peserta diasah keterampilan mengelola website serta membuat konten foto-video dan media sosial untuk promosi produk lokal sebagai upaya meningkatkan literasi digital warga. Di sela pemaparan materi dan workshop, panitia dan volunteer menyebar brosur edukasi ke sejumlah kafe sekitar, guna memperluas pesan kepedulian lingkungan.

Seluruh peserta lalu kembali ke Balai RW 02 Lantai 1 untuk presentasi hasil dan diskusi interaktif. Saling bertukar gagasan, mereka memperdalam pemahaman tentang pengelolaan limbah dan digitalisasi. Acara ditutup dengan dokumentasi bersama dan pembagian konsumsi sebagai apresiasi.

Kesuksesan PIONEER 2026 tak lepas dari dukungan Jagoan Hosting dan CBNCloud sebagai mitra teknis, serta United Students of Public Relations (USPR) dan Himpunan Mahasiswa Entrepreneur (HIMPRENEUR) BINUS @Malang selaku media partner. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi fondasi lahirnya inovasi berdampak.

TFISC, BNCC, dan Panorama berharap PIONEER menjadi lebih dari sekadar kegiatan pengabdian, yakni ruang belajar yang menumbuhkan soft skill, hard skill, dan semangat gotong royong, sekaligus meninggalkan dampak berkelanjutan bagi masyarakat Klampok Kasri.

 

Daftar Referensi

  • Suryani, & Rahayu, S. (2025). Pengelolaan Sampah Berbasis Upcycling sebagai Peluang Ekonomi Masyarakat Lokal. Jurnal Ekologi dan Pembangunan Berkelanjutan, 12(1), 45-58.
Tinggalkan Komentar

Komentar Anda akan ditampilkan setelah melalui proses moderasi.