Workshop “Inside Out: Discover Your Voice Through Choir”: Belajar Suara, Bangun Rasa Percaya Diri

Kamis, 2 April 2026—menjadi hari yang penuh semangat bagi para peserta Workshop “Inside Out: Discover Your Voice Through Choir” yang diselenggarakan oleh PARAMABIRA Semarang. Workshop ini tidak hanya berfokus pada teknik bernyanyi, tetapi juga menjadi wadah bagi peserta untuk mengeksplorasi diri, mengenali karakter suara masing-masing, serta membangun kepercayaan diri melalui kegiatan paduan suara.

Suasana workshop semakin hidup dengan kehadiran peserta dari berbagai paduan suara universitas di Semarang. Di antaranya ialah Gita Dian Nuswa Choir, Paduan Suara Mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro dan Wahid Hasyim University Choir. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran, tetapi juga kesempatan untuk saling bertemu, berbagi pengalaman, serta memperluas jejaring antar komunitas paduan suara.

Sejak awal hingga akhir kegiatan, workshop berlangsung dengan suasana yang kondusif dan kolaboratif. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, didukung oleh interaksi yang aktif serta penyampaian materi yang komunikatif. Seluruh rangkaian acara terselenggara dengan baik, sehingga memberikan pengalaman yang edukatif dan berkesan bagi seluruh peserta.

Diawali dengan Sambutan yang Hangat Tanpa Kesan Menegangkan

Acara diawali dengan sambutan dari Student Affairs Officer BINUS University Semarang, Kak Widhi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan seperti workshop ini memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan diri mahasiswa, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam penguatan keterampilan non-akademik, seperti kerja sama, komunikasi, dan kepercayaan diri.

Melalui penyampaian tersebut, peserta diajak untuk memahami bahwa paduan suara bukan sekadar aktivitas bernyanyi bersama. Lebih dari itu, paduan suara merupakan sarana untuk melatih kemampuan mendengarkan satu sama lain, menyesuaikan diri, serta membangun kekompakan dalam sebuah tim.

Ice Breaking yang Menciptakan Suasana Lebih Cair

Sebelum memasuki sesi utama, kegiatan diawali dengan sesi ice breaking yang bertujuan untuk mencairkan suasana. Kegiatan ini terbukti efektif dalam mengurangi rasa canggung di antara peserta, sehingga tercipta suasana yang lebih santai dan terbuka.

Melalui aktivitas ringan tersebut, peserta mulai merasa lebih nyaman dan siap mengikuti rangkaian workshop. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak semata-mata berfokus pada kemampuan bernyanyi, tetapi juga mendorong peserta untuk berani mencoba serta menikmati setiap proses pembelajaran yang berlangsung.

Pembelajaran Paduan Suara yang Lebih Mendalam bersama Bapak Agus

Pada sesi inti, Drs. Eko Agus Kandung Prihatin (Pak Agus) menyampaikan materi mengenai Building a Successful Choir serta pola ritmik. Dalam sesi ini, peserta diajak untuk memahami bagaimana membangun paduan suara yang solid, mulai dari pentingnya kekompakan, kedisiplinan dalam berlatih, hingga kemampuan untuk saling mendengarkan antaranggota.

Materi mengenai pola ritmik juga menjadi salah satu bagian yang menarik, karena tidak hanya disampaikan secara teori, tetapi juga dipraktikkan secara langsung. Melalui pendekatan ini, peserta dapat merasakan secara langsung bagaimana ritme bekerja serta memahami peran masing-masing individu dalam menjaga keharmonisan dalam paduan suara.

Mini Performance yang Simple Tapi Berkesan

Di akhir acara, peserta menampilkan mini performance. Walaupun persiapannya singkat, tapi hasilnya tetap berkesan.

Setiap kelompok tampil dengan cara mereka masing-masing. Nggak harus sempurna, justru yang terasa itu usaha, keberanian, dan kebersamaannya. Di situlah nilai dari workshop ini benar-benar kelihatan.

Lebih dari Sekadar Workshop

Workshop ini ditutup dengan sesi refleksi serta dokumentasi bersama. Namun, hal yang dibawa pulang oleh para peserta tidak hanya terbatas pada pengalaman mempelajari teknik vokal.

Kegiatan ini memberikan kesan sebagai sebuah perjalanan singkat yang sarat makna. Suasana yang pada awalnya terasa canggung perlahan berkembang menjadi lingkungan yang hangat dan suportif. Kehadiran berbagai paduan suara dari universitas di Semarang turut memperkaya dinamika kebersamaan yang terjalin selama kegiatan berlangsung.

Pada akhirnya, “Inside Out: Discover Your Voice Through Choir” tidak hanya berfokus pada upaya menemukan suara, tetapi juga pada keberanian untuk mengekspresikan diri. Dalam konteks paduan suara, esensi utamanya bukan terletak pada individu yang paling menonjol, melainkan pada kemampuan setiap anggota untuk berpadu dan menghasilkan harmoni secara bersama-sama.

Ditulis oleh:
Pengurus PARAMABIRA @Semarang 2026