Mengenal Lagu Daerah

Negeri kita terdiri atas ribuan pulau dan memiliki beraneka ragam lagu daerah. Lagu daerah biasanya berisi tentang gambaran tingkah laku masyarakat secara umum. Syair atau liriknya pun menggunakan Bahasa daerah setempat. Pada umumnya, pola irama dan susunan melodinya sangat sederhana sehingga mudah dikuasai oleh berbagai lapisan masyarakat setempat.

Berdasarkan sifat dan keberadaannya, lagu daerah di Nusantara ini dapat dibedakan menjadi empat yaitu, lagu rakyat, lagu klasik, lagu populer daerah, dan lagu dolanan. Lagu rakyat adalah lagu yang diwarisi dari generasi ke generasi melalui budaya lisan. Oleh karena itu, biasanya lagu rakyat tidak dikenal pencipta atau komposernya. Secara umum, lagu rakyat memiliki ciri-ciri yang sederhana, tidak terlalu panjang dan bahkan cenderung pendek; bertemakan kehidupan dan pergaulan rakyat; meriah; bebas tidak terikat pada aturan – aturan baku; dipopulerkan secara lisan dari mulut ke mulut.

Lagu klasik merupakan lagu daerah yang bersumber pada music lagu klasik dan biasanya berkembang di pusat pemerintahan seperti istana kerajaan atau kadipaten. Lagu klasik yang lebih dikenal di Indonesia umumnya berasal dari Jawa, Sunda, dan Bali. Lagu klasik biasanya diiringi oleh gamelan. Lagu klasik berbeda dengan lagu rakyat. Hal ini disebabkan perkembangan lagu tersebut terjadi di pusat pemerintahan. Lagu klasik bercirikan, bersifat agung; dibuat atau diciptakan oleh seorang komponis atau pujangga istana; memiliki pola yang baku seperti aturan notasi, syair, irama, dan secara tertulis; memiliki tema tentang sejarah.

Lagu populer daerah merujuk pada lagu-agu daerah yang dibuat pada zaman modern dan dipopulerkan lewat media seperti radio, televisi, dan kaset CD atau DVD. Iringann musiknya seringkali berupa perpaduan antara alat musik tradisional dan modern. Contoh – contoh lagu pop daerah yang sudah dikenal, misalnya dari Sunda dikenal lagu Bubuy Bulan dan Goyang Karawang. Adapun dari Jaw akita kenal lagu Gethuk, Prau Layar, dan Stasiun Balapan.

Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki lagu permainan atau dolanan yag biasanya digunakan anak–anak untuk bermain. Sebagai contoh, di Jawa dikenal lagu Cublak – Cublak Suweng yang digunakan untuk memainkan permainan dengan nama yang sama. Di Jakarta dikenal lagu Ular Naga untuk bermain ular naga. Adapun dalam budaya Sunda dikenal lagu permainan semavam Tokecang. Dari Maluku, kita mengenal lagu Rasa Sayange ini sering kita gunakan untuk berbagai acara dan sudah dikenal luas di seluruh Nusantara.

Author: Callista Anastasia
Sumber:
Murtono, Sri, Mirna Indrianti, dan Tanti Firmansyah. 2017. Seni Budaya 2 SMP Kelas VIII. Jakarta: Yudhistira
https://www.zonareferensi.com/lagu-daerah-indonesia/
https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fkumpulan-ilmu-pengetahuan-umum.blogspot.com%2F2017%2F08%2Flagu-lagu-daerah-dari-34-provinsi-di-indonesia.html&psig=AOvVaw0imFZfIfeYD09kZzR0TUsK&ust=1630227650068000&source=images&cd=vfe&ved=0CAsQjRxqFwoTCPCwnLGt0_ICFQAAAAAdAAAAABAI