Lagu Daerah Indonesia yang Mendunia

Terdapat kurang lebih 439 lagu daerah di Indonesia, masing-masing mengandung makna yang beragam mengenai kehidupan, baik secara tersirat maupun tersurat. Namun, bagi mayoritas masyarakat Indonesia, lagu daerah Indonesia relatif tidak dianggap dan semakin lama kehilangan popularitasannya. Di sisi lain, lagu-lagu daerah Indonesia rupanya dianggap memiliki nilai seni yang tinggi dan menarik dalam dunia permusikan internasional. Meskipun dulunya hanya dinyanyikan oleh beberapa perwakilan orang-orang Indonesia di luar negeri, kini lagu-lagu daerah Indonesia memperoleh banyak perhatian bertaraf internasional dan disajikan oleh berbagai musisi-musisi ternama dalam dunia orkestra.

Berikut lagu-lagu daerah Indonesia yang telah mencapai taraf internasional dalam dunia permusikkan

1. Ampar ampar pisang
Sebuah lagu yang berasal dari masyarakat Kalimantan Selatan, menceritakan sebuah kue/makanan yang terbuat dari pisang, yaitu rimpi. Karena cara membuat makanan ini diampar (disusun) dan perlu untuk dijemur hingga matang, anak-anak cenderung untuk mencuri rimpi selagi dijemur. Hal ini diantisipasi oleh para orang tua dengan dinyanyikannya kalimat Yanki dikiti bidawang yang artinya digigit biawak dengan tujuan untuk menakut-nakutinya. Bermula dari lagu daerah yang digunakan untuk menakuti anak-anak, menjadi lagu yang dibawakan dalam pertunjukan di Wina, Austri, bertajuk From Four Indonesian Folk. Lagu ini juga dibawakan kelompok seni binaan KBRI dalam pertunjukan musik angklung di depan Istana Presiden Meksiko.

2. Soleram
Menceritakan tentang cinta dan persahabatan, lagu “Soleram” merupakan lagu pengantar tidur yang digunakan oleh orang tua di Provinsi Riau. Adapun isinya mengandung pesan untuk menjaga kehormatan, pesan untuk menjaga harga diri, dan pesan untuk mempertahankan malu sebagai budayanya. Lagu ini juga tidak kalah terkenal dalam ajang internasional, lagu ini pernah dinyanyikan oleh Miriam Makeba, penyanyi asal Afrika dan Rony Marton bersama Triobab di Ibu Kota Republik Ceko.

3. Anak kambing saya
Lagu “Anak Kambing Saya” berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Timur dan dikenal secara luas oleh masyarakat Indonesia, termasuk siswa sekolah musik Ryulgok, Pyongyang, Korea Utara yang menyanyikan lagu ini secara fasih. Lagu ini diartikan sebagai lagu yang menceritakan tentang kebersamaan dan persahabatan antara anak dengan orang tuanya.

4. Potong bebek angsa
Berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Timur, lagu “Potong Bebek Angsa” menceritakkan mengenai ajakan untuk berdansa bersama orang yang dicintai. Tidak hanya populer dikalangan masyarakat Indonesia, lagu ini pernah dinyanyikan di Festival Paduan Suara Internasional Singapura oleh orkestra paduan suara Zecharian Goh.

5. Yamko Rambe Yamko
Lagu “Yamko Rambe Yamko” merupakan salah satu lagu yang terkenal baik oleh masyarakat Indonesia maupun oleh orang asing. Irama dan melodi yang apik dalam lagu “Yamko Rambe Ramko” membuat lagu ini tidak mudah untuk dilupakan pendengarnya, baik oleh masyarakat Indonesia maupun orang asing. Lagu ini dibawakan oleh kelompok paduan suara The Resonanz Children’s Choir (TRCC) dan telah mengemparkan dunia dengan peroleh juara satu yang diperolehnya dalam Claudio Monteverdi Choral Competition 2016 di Venesia, Italia.

Author: Michael Adi Nugraha

Referensi:
[1] https://www.antaranews.com/berita/631926/ampar-ampar-pisang-bergema-di-depan-istana-meksiko
[2] https://jadiberita.com/95968/5-lagu-daerah-indonesia-mendunia-bikin-bangga
[3] https://merahputih.com/post/read/menelusuri-kisah-lagu-ampar-ampar-pisang
[4] https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fcommons.wikimedia.org%2Fwiki%2FFile%3AFlag-map-of-indonesia.png&psig=AOvVaw3l5OwkT4yLStMt-0EgnVxh&ust=1619099672735000&source=images&cd=vfe&ved=0CAMQjB1qFwoTCKjr_rq-j_ACFQAAAAAdAAAAABAY