Loading
Loading...
Menu BINUS

Asadha Puja 2570 B.E./2026

Asadha Puja merupakan salah satu hari suci terpenting dalam agama Buddha yang memperingati khotbah pertama Sang Buddha (Dhammacakkapavatana Sutta) kepada lima pertapa di Taman Rusa Isipatana, Benares. Peristiwa agung ini menandai terbentuknya Tiga Permata atau Tiratana—yang mencakup Buddha, Dhamma, dan Sangha—serta menjadi simbol lahirnya persaudaraan para Bhikkhu untuk pertama kalinya. Melalui pemutaran roda Dharma yang memuat Empat Kebenaran Mulia dan Jalan Tengah Berunsur Delapan, peringatan ini senantiasa menjadi momen berharga bagi umat Buddha untuk mengenang, mempelajari, dan menghayati kembali warisan ajaran agung tersebut.

Di tengah dinamika era modern, berbagai tantangan kerap dihadapi individu dalam menemukan arah hidup, membangun keseimbangan batin, serta memahami makna eksistensi yang sesungguhnya. Menjawab keresahan tersebut, Keluarga Mahasiswa Buddhis (KMB) Dhammavaddhana mengangkat tema “Finding the Path: Harmony and Meaning Through Dhamma” dalam perayaan Asadha Puja 2570 B.E./2026. Penyelenggaraan kegiatan ini bertujuan mengajak umat Buddha dan masyarakat luas untuk menjadikan Dhamma sebagai pedoman dalam menjalankan kehidupan yang lebih bijak, penuh kesadaran diri, dan harmonis.

 

Pelaksanaan rangkaian kegiatan sukses diselenggarakan pada Minggu, 16 Agustus 2026 bertempat di Vihara STI Ratana Graha. Kegiatan ini berhasil menarik antusiasme partisipan dengan total kehadiran sebanyak 46 orang peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa Binusian, undangan, alumni, hingga masyarakat umum. Pergeseran tren kehadiran menunjukkan dominasi partisipasi secara onsite, yang mencerminkan tingginya antusiasme jemaat untuk hadir secara langsung dalam suasana ibadah yang khidmat.

Rangkaian acara diawali dengan persiapan panitia, registrasi, dan pembukaan resmi oleh Master of Ceremony (MC), dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Dhammavaddhana. Sesi inti dimulai dengan Puja Bakti pembuka yang dipimpin oleh pemimpin kebaktian, meditasi di bawah bimbingan Bhikkhu, serta Dhammatalk bertajuk “Finding Balance and Meaning in Life Amid Modern Pressures” yang dipimpin oleh Bhikkhu Upasamo Thera dan dimoderatori Romo Hanjaya Dharma Baharudin, S.H. Sesi interaktif ini memberikan ruang tanya jawab yang mendalam bagi para peserta untuk menggali pemahaman spiritual secara lebih aplikatif.

Selain kegiatan ritual dan ceramah keagamaan, perayaan ini juga dimeriahkan dengan berbagai agenda interaktif guna mempererat kebersamaan, di antaranya permainan kuis berbasis digital menggunakan Zep Quiz, penampilan hiburan dari Guest Star Princess Candiss, penyerahan apresiasi kepada para pendukung acara, pengundian doorprize, hingga sesi dokumentasi bersama.

Keberhasilan penyelenggaraan Asadha Puja 2570 B.E./2026 tidak hanya berdampak positif secara spiritual bagi para peserta, tetapi juga menjadi sarana pengembangan diri yang signifikan bagi panitia yang terlibat. Melalui proses perencanaan hingga eksekusi acara, para panitia berhasil mengasah kompetensi kepemimpinan, komunikasi, dan kerja sama tim. Hal ini sejalan dengan komitmen institusional dalam mencapai Binus Graduate Attribute (BGA), khususnya dalam aspek Social Awareness, Collaboration, serta Digital & Technology Fluency. Perayaan ini diharapkan mampu terus memperkuat solidaritas, melestarikan nilai tradisi keagamaan, dan memberikan kontribusi positif bagi komunitas Buddhis serta masyarakat luas.

 

Tinggalkan Komentar

Komentar Anda akan ditampilkan setelah melalui proses moderasi.