Proyek Pendataan Perumahan: Pengabdian Masyarakat Mahasiswa Teknik Sipil BINUS
Jakarta, 22 Desember 2025 – Dalam upaya mendukung kebijakan perumahan yang berbasis data akurat, Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HIMTES) Universitas Bina Nusantara berhasil menyelesaikan proyek pengabdian masyarakat (P2M) berskala besar. Melalui kolaborasi strategis dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Provinsi DKI Jakarta, puluhan mahasiswa terjun langsung sebagai volunteer untuk melakukan pendataan rumah layak huni di empat kelurahan padat penduduk sepanjang tahun 2025.
Proyek ini dilatarbelakangi oleh tantangan kompleks penyediaan perumahan layak di DKI Jakarta, seperti keterbatasan lahan, tingginya angka backlog (ketertinggalan pembangunan rumah), dan banyaknya Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Sesuai amanat Undang-Undang No. 1 Tahun 2011 dan Pergub No. 90 Tahun 2018, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui DPRKP menggandeng Jurusan Teknik Sipil BINUS untuk menyusun basis data perumahan yang terintegrasi. Jurusan kemudian mempercayakan HIMTES untuk mengkoordinir mahasiswa sebagai tenaga pendata di lapangan.
“Kegiatan ini memiliki tujuan yang sangat konkret, yaitu mengumpulkan data rumah by name dan by address, memetakan RTLH, menghitung backlog, serta menganalisis pola permukiman untuk rencana pengembangan. Semua data ini akan diintegrasikan ke dalam sistem geospasial Jakarta Satu,” jelas Tasya Shaikha Andhana, Ketua Acara P2M 2025.
Tahapan dan Peran Aktif Mahasiswa di Lapangan
Kegiatan berlangsung dalam empat tahap utama: persiapan oleh DPRKP dan Dosen Teknik Sipil, pelatihan volunteer, pelaksanaan survei lapangan, serta penyusunan laporan. Sebanyak 70 lebih mahasiswa dari berbagai angkatan diberangkatkan ke empat lokasi: Kelurahan Kota Bambu Selatan, Duri Kosambi, Tanjung Duren Selatan, dan Palmerah.
Setelah mengikuti pelatihan teknis penggunaan aplikasi Field Maps pada 28 April 2025, para volunteer langsung turun ke lapangan. Mereka bekerja sama dengan para Ibu Dasawisma, mendatangi rumah satu per satu untuk mengumpulkan data Kartu Keluarga (KK), Kepala Rumah Tangga (KRT), kondisi hunian, serta melakukan geotagging koordinat bangunan. Proses verifikasi data dilakukan melalui dua kali workshop untuk memastikan akurasi.
“Pengalaman ini sangat berharga. Kami tidak hanya belajar teknis survei dan pemetaan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat, memahami kompleksitas masalah permukiman kota secara nyata,” ungkap Richka Lordeshia, Ketua Umum HIMTES periode 25/26.
Capaian Signifikan dan Tantangan yang Dihadapi
Berdasarkan laporan akhir, total lebih dari 65.000 titik data berhasil dikumpulkan dari keempat kelurahan. Di Kelurahan Palmerah, misalnya, tim berhasil mendata hingga 21.626 titik. Sementara di Duri Kosambi, capaian akhir pendataan KRT mencapai 96.07% dari data awal.
Namun, perjalanan survei tidak tanpa kendala. Tim menghadapi tantangan seperti rendahnya partisipasi volunteer dari kampus mitra di lokasi Duri Kosambi, kesibukan mahasiswa saat masa Ujian Tengah Semester (UTS), ketidaksesuaian data awal dengan kondisi lapangan, serta kendala teknis aplikasi. Berbagai strategi seperti sosialisasi intensif ke tingkat RW dan penjadwalan ulang berhasil dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut.
Dampak dan Harapan ke Depan
Data yang telah divalidasi ini diharapkan menjadi fondasi penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan dan program perumahan yang lebih tepat sasaran, efektif, dan inklusif. Kegiatan ini juga selaras dengan program “Satu Data Indonesia” untuk mendukung pembangunan berbasis data.
“Kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan mahasiswa seperti ini merupakan bentuk konkret tridharma perguruan tinggi. Kami berharap data yang dihasilkan dapat benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kualitas permukiman di DKI Jakarta,” tutup Dr. Ir. Oki Setyandito, S.T., M.Eng., IPM., Kepala Jurusan Teknik Sipil BINUS.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan kontribusi nyata bagi kota, tetapi juga menjadi wadah pengembangan kompetensi profesional dan kepedulian sosial bagi calon-calon insinyur teknik sipil masa depan.
INFO KERJASAMA
-
Lembaga Mitra: Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
-
Pelaksana Lapangan: Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HIMTES) BINUS UNIVERSITY
-
Dosen Penanggung Jawab: Jurusan Teknik Sipil BINUS UNIVERSITY
-
Lokasi: 4 Kelurahan di Jakarta Barat (Kota Bambu Selatan, Duri Kosambi, Tanjung Duren Selatan, Palmerah)
-
Waktu: April – Desember 2025
-
Jumlah Volunteer: 70+ Mahasiswa Aktif Teknik Sipil BINUS