CIVIL CUP 2017

Civil Cup  merupakan ajang perlombaan olahraga yang di selenggarakan oleh Himtes ( Himpunan Teknik Sipil) untuk yang ke tiga kalinya dan di mulai pada tanggal 11 Maret hingga 25 Maret 2017 dimana dalam perlombaan olahraga ini menghabiskan waktu tiga minggu. Civil cup merupakan ajang perlombaan olahraga yang di selenggarakan khusus untuk mahasiswa/i Teknik Sipil Bina Nusantara. Dengan bertemakan Miracle of Diversity yang artinya adalah indahnya dalam kebersamaann, di harapkan melalui lomba ini kedekatan dan kebersamaan mahasiswa/i Teknik Sipil Binus bisa lebih erat.

Lomba ini di ikuti oleh mahasiswa/i angkatan 2013 hingga 2016, hampir semua pertandingan terisi sehingga menambahkan keseruan pada  ajang perlombaan olahraga kali ini. Minggu pertama perlombaan diselenggarakan di Binus Syahdan pada hari Sabtu, 11 Maret 2017. Tapi sebelum acara di mulai, di lakukan briefing panitia terlebih dahulu  yang bertujuan agar mereka tahu posisi mereka sesuai berjalannya rundown pada acara. Pukul 09.00 tepat, acara resmi di mulai dengan Sambutan dari Ketua Himtes yaitu Hans Mahardika dan juga ketua acara Civil Cup yaitu Hanif syafa aji, acara Civil Cup resmi di selenggarakan.

Perlombaan yang di lombakan pada minggu pertama adalah Bola Basket, dalam perlombaan ini menggunakan sistem tiga lawan tiga (3 on 3) dimana hanya ada tiga pemain dalam setiap team. Perlombaan ini berlangsung meriah, dan mulai memanas pada final pertandingan antara team Kistut vs Ng*s*ng team bertanding. Mereka terlihat sangat kompak dan sportif pada pertandingan kali ini. Akhir dari pertandingan ini di menangkan oleh team Kistut sebagai juara pertama, posisi ke dua di duduki oleh team Ng*s*ng dan juara terakhir di duduki oleh team Bay Fresh.

Di minggu kedua perlombaan yang di selenggarakan adalah futsal yang tidak kalah seru dari perlombaan sebelumnya. Perlombaan ini di selenggarakan di kampus Binus Kijang pada hari sabtu dan minggu 18 hingga 19 Maret 2017. Pertandingan ini bisa di bilang lebih seru, di karenakan semua slot team yang di sediakan telah terisi penuh. Setiap angkatan di beri jatah 2 team saja untuk bertanding. Pada hari sabtu 18 maret, di berlakukan babak penysihan terlebih dahulu, dimana delapa team futsal dari masing masing angkatan teknik sipil diadukan bertanding untuk meraih gelar juara. Team yang bertanding dalam sesi pertama adalah sipil bray vs hore team dilanjutkan dengan sipil cuy vs butasso corp, sixty nine vs civil 2014 dan yang terakhir civilians vs anak jalanan. Setelah ishoma, baru mereka di adukan lagi untuk menuju ke babak final yang akan di selenggarakan esok hari. Meskipun terik matahari begitu panas membakar kulit, pemain maupun panitia tidak peduli dengan apa yang terjadi, mereka begitu menikmati pertandingan yang berlangsung. Mengsupport jagoan mereka secara sportif dan bermain secara adil. Hari berikutnya, pertandingan futsal masih terus berlanjut.

Sama seperti hari sebelumnya meskipun cuaca tidak mendukung mereka tidak peduli dan masih memilih agar pertandingan tetap berlanjut. Suasana memang semakin menegankan pada detik detik final, dimana ketiga team yang lolos ke babak selanjutnya akan di adu, tak lain anak jalanan, civil 2014 dan sipil bray. Pertandingan berlangsung memanas, meskipun mereka terlihat kelelahan tapi tetap saja mereka pantang menyerah dan terus bertanding hingga titik darah penghabisan. Pada akhirnya juara pertama di raih oleh team civil 2014, juara ke dua adalah anak jalanan dan yang terakhir sipil bray.

Puncak dari pertandingan ini adalah Bulutangkis dimana di selenggarakan pada hari sabtu 25 maret 2017 di hall syahdan tepatnya  dan ini merupakan hari terakhir perlombaan civil cup. Pertandingan ini di bagi menjadi tiga kategori yakni perlombaan bulutangkis single dan ganda campuran.

Permainan dimulai dengan perlombaan bulutangkis single pria terlebih dahulu yang di menangkan oleh Christian Antonius dan juara kedua di menangkan oleh furqon. Setelah itu untuk permainan bulutangkis ganda di menangkan oleh pasangan fauzan dali dan muntholifin, juara ke dua di menangkan oleh pasangan aryo dan ferdion dan yang terakhir di menangkan oleh pasangan fahmi dan Andrew John Pierre.

Sampailah acara Civil Cup pada puncaknya, yaitu sesi penutupan yang di bawakan oleh hansa mahardika ( ketua himtes) dan Hanif syafa Aji ( Ketua acara Civil Cup). Setelah itu di lanjutkan dengan acara pembagian hadiah dan sesi foto bersama

Canda, tawa dan kebersamaan dapat di rasakan selama pertandingan berlangsung. Meskipun para pemain dan khususnya panitia harus datang di pagi hari dan pulang ketika petang, usaha mereka pun tidak sia-sia. Tujuan dari Perlombaan Civil Cup pun terpenuhi, jika di perhatikan hubungan antara senior dan junior semakin dekat seolah sudah seperti saudara sendiri. Di harapkan agar hubungan mahasiswa/i teknik sipil binus bisa seperti ini seterusnya, dan Civil Cup nantinya bisa lebih baik nantinya dari yang sekarang.