Mewujudkan “Greater Nusantara” dengan Mendukung Human Resource di Indonesia

Mewujudkan “Greater Nusantara” dengan Mendukung Human Resource di Indonesia

Universitas Bina Nusantara baru saja berulang tahun ke-40 tahun. Selama 40 tahun berdiri, BINUS memiliki misi utama, yaitu membangun Nusantara yang lebih baik dan berkontribusi bagi Indonesia. Sebagai bagian dari Universitas Bina Nusantara, kita sebagai mahasiswa, terutama mahasiswa Psikologi, juga turut serta mendukung misi ini, karena misi tersebut sesuai dengan nilai-nilai yang ada dalam mahasiswa.

Sebagai mahasiswa Psikologi, kita mempelajari mengenai pikiran dan proses mental manusia. Yang di mana, manusia merupakan objek terutama untuk kemajuan bangsa. Karena inilah, Indonesia memerlukan lulusan Psikologi demi mengembangkan kualitas mental manusia yang lebih baik lagi dengan tujuan mengembangkan sumber daya yang ada dalam manusia (human resource).

Area Psikologi yang membahas human resource adalah Psikologi Industri & Organisasi. Melalui manajemen human resource, maka kita bisa memberdayakan manusia sebagaimana mestinya sesuai dengan kemampuan mereka.

Mengapa Human Resource sangat dibutuhkan?

Dari semua sumber daya yang tersedia untuk suatu negara, sumber daya manusia adalah yang paling banyak faktor penting yang berkontribusi pada perkembangan negara. Osman-Gani dan Tan (1998) telah melakukan penelitian yang hasilnya menunjukkan bahwa pemberian dukungan kepada human resource merupakan strategi kunci untuk kemajuan negara Singapura. Dukungan yang diberikan adalah berupa training, pembelajaran khusus, dan pemberlakuan kebijakan human resource development.

Sementara, untuk kondisi human resource di Indonesia sekarang ini, masih belum bisa dinilai efektif. Dalam penelitian Baharin et al. (2020), dinyatakan bahwa human resource masih merupakan masalah yang belum bisa teratasi, karena adanya keterbatasan pendidikan, kesehatan, dan status ekonomi di Indonesia.

Apakah masih ada kesempatan bagi kita untuk mengembangkan human resource?

Jika berkaca dari keberhasilan Singapura, maka human resource Indonesia memiliki potensi untuk berkembang dan berujung pada kemajuan Nusantara. Upaya juga telah dilakukan oleh pemerintah untuk mengembangkan sumber daya manusia, terutama dalam lingkup tenaga kerja dengan mengeluarkan Omnibus Law. Tak hanya itu, pemerintah juga meluncurkan Kartu Prakerja untuk mendukung para tenaga kerja agar bisa mendapat pelatihan khusus mengenai pekerjaan yang diminati mereka melalui online.

Terlebih di masa pandemi, di mana para pekerja bisa memanfaatkan teknologi untuk bekerja dari rumah, sehingga pekerjaan bisa dilakukan dengan lebih efisien. Studi juga menunjukkan bahwa apabila pekerja bekerja dari rumah dan berada di ruangan yang lebih sepi dan tenang maka akan meningkatkan produktivitas mereka (Bloom, 2014). Untuk kedepannya, kita berharap agar pemerintah dan para psikolog industri dan organisasi bisa semakin mendukung perkembangan human resource untuk kemajuan Indonesia.

Referensi:

Baharin, R., Syah Aji, R., Yussof, I., Mohd Saukani, N. (2020). Impact of Human Resource Investment on Labor Productivity in Indonesia. Iranian Journal of Management Studies, 13(1), 139-164. doi: 10.22059/ijms.2019.280284.673616

Osman-Gani, A. M., & -Tan, W.-L. (1998). Human resource development: the key to sustainable growth and competitiveness of Singapore. Human Resource Development International, 1(4), 417–432. doi:10.1080/13678869800000053

Penulis: Shavellin Herliman Senewe

Shavellin Herliman Senewe