Kenapa ya aku sulit menolak permintaan orang lain? (personal boundaries)

Hai teman-teman semua! kembali lagi nih di artikel Psikopedia bulan September, sesuai dengan judulnya apakah teman-teman merasa terpanggil untuk membaca artikel ini karena relate dan sedang teman-teman rasakan? Atau mungkin ada orang di sekitar teman-teman yang seperti itu?  Apapun alasannya semoga teman-teman mendapatkan ilmu dari artikel ini ya, selamat membaca! 

“Aku minta tolong kamu kerjain ini boleh ngga? Ohh boleh kok”

“Ikut main ke rumah A, yuk? Ayo dehh”

“Kamu bisa bantu design ini ngga? Bisa bisa”

“Temenin aku ke tempat ini mau ngga? Mau kokk”

Nah, siapa nih yang sama dan sering berada di posisi seperti dialog di atas? dialog di atas adalah salah satu contoh dari seseorang yang selalu menerima apapun yang orang lain minta dan ia kesulitan untuk menolak permintaan orang lain, sehingga menyusahkan dirinya sendiri. Hal ini berkaitan dengan personal boundaries yang seseorang miliki. 

Menurut Cambridge Dictionary, boundaries merupakan suatu batasan perilaku yang dapat diterima atau yang tidak dapat diterima. Sehingga personal boundaries dapat dikatakan sebagai batasan, privasi, ruang, dan jarak yang dimiliki seseorang dengan orang lain untuk melindungi diri dari hal-hal yang tidak diinginkan. 

Mengapa personal boundaries itu penting?

Kalian tau ngga sih kenapa setiap rumah memiliki pagar? Apakah hanya sebagai pelengkap dan mempercantik rumah saja? Tentu saja tidak ya, seperti yang kita ketahui setiap rumah memiliki pagar atau pembatas gunanya sebagai pelindung, memberikan keamanan, dan privasi bagi orang rumah tersebut. Sama halnya dengan diri kita, jika kita tidak memiliki pagar tersebut kita tidak akan tahu ketika orang lain masuk ke kehidupan kita dan dapat melanggar privasi yang kita miliki. Selain itu, seseorang yang tidak memiliki boundaries akan merasa bingung terhadap perilaku orang lain terhadap dirinya, di satu sisi mereka merasa tersakiti tapi di satu sisi mereka juga bingung, apakah perbuatan orang lain ini salah? Sehingga personal boundaries dibutuhkan agar kita dapat menghargai diri sendiri, tidak mudah terpengaruh, maupun dimanipulasi orang lain. 

Kenali tipe-tipe dari personal boundaries, yuk!

Perlu diingat bahwa personal boundaries ini sangat bergantung dengan keadaan, sebagai contohnya boundaries yang kamu miliki dengan keluarga akan berbeda dengan boundaries yang kamu miliki dengan teman kuliah, sehingga setiap orang dapat menyesuaikan dengan konteksnya. Berikut adalah tipe-tipe dari personal boundaries:  

  • Personal boundaries rapuh (porous)

  • Berbagi informasi pribadi secara berlebihan (oversharing)
  • Mengalami kesulitan mengatakan tidak pada permintaan orang lain
  • Terlalu terlibat dan ikut campur ke dalam masalah orang lain
  • Terbiasa mentolerir abuse dan disrespect 

  • Personal boundaries kaku (rigid):

  • Menghindari keintiman dan hubungan yang dekat
  • Tidak mau atau sulit meminta bantuan
  • Memiliki sedikit hubungan yang dekat dengan orang lain
  • Biasanya terlihat terpisah (detached)
  • Menjauhkan diri dari orang lain karena takut akan penolakan

  • Personal boundaries sehat (healthy):

  • Mampu menghargai pendapatmu sendiri
  • Tidak merendahkan nilai (value) dirimu kepada orang lain
  • Berbagi informasi pribadi dengan tepat dan tidak oversharing
  • Menerima orang lain ketika mereka mengatakan tidak kepadamu

Nah setelah kamu mengetahui tipe-tipe dari personal boundaries di atas, kira-kira personal boundaries yang kamu miliki sudah sampai personal boundaries yang sehat belum nih? Semoga perlahan-lahan kita semua dapat memperbaiki diri dan mulai mencintai serta menghargai diri sendiri dimulai dengan memiliki personal boundaries yang sehat yaa teman-teman. Sampai bertemu di pembahasan artikel Psikopedia selanjutnya! 

  • Kamu memiliki keinginan yang sama pentingnya dengan orang lain, jadi yuk, belajar untuk mulai mementingkan keinginan diri sendiri – 

Referensi: 

Boundary. (n.d.). Cambridge dictionary. https://dictionary.cambridge.org/dictionary/english/boundary?q=boundaries 

Campbell, L. (2021). Personal boundaries: Types and how to set them. PsychCentral. https://psychcentral.com/lib/what-are-personal-boundaries-how-do-i-get-some

Knittel, M. G. (2017) Why is it important to have personal boundaries?. Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/intl/blog/how-help-friend/201711/why-is-it-important-have-personal-boundaries 

Selva, J. (2018). How to set healthy boundaries: 10 examples + PDF worksheets. PositivePsychology.com. https://positivepsychology.com/great-self-care-setting-healthy-boundaries/ 

Penulis: Najwa Fakhriyahputri Feriyanto