HTST 5 (HIMFOODTECH Togetherness and Study Tour): WAFER – We Dare to Grow, Search for Knowledge, and Explore Together

HTST 5 (HIMFOODTECH Togetherness and Study Tour): WAFER – We Dare to Grow, Search for Knowledge, and Explore Together

Study Tour adalah sebuah jenis acara kunjungan industri pangan yang menjadi salah satu program kerja HIMFOODTECH. Tujuan dari pelaksanaan Study Tour atau karyawisata adalah untuk memperluas wawasan para mahasiswa/i seputar dunia industri pangan. Selain itu, mahasiswa/i juga dapat mempelajari praktik kerja lapangan sesuai dengan teori yang telah dipelajari karena Study Tour. Pelaksanaan Study Tour secara tatap muka atau offline tidak memungkinkan tahun ini karena kondisi pandemi yang masih cukup membahayakan. Oleh karena itu, acara Study Tour tahun ini HIMFOODTECH diadakan secara virtual yang bekerjasama dengan dua perusahaan pangan besar di Indonesia di antaranya PT Konimex mengenai produk-produk mereka yang terkenal seperti wafer dan juga PT Sasa inti mengenai bumbu-bumbu dan monosodium glutamat (MSG). Study Tour juga dilaksanakan dengan tema “WAFER: We Dare to Grow, Search for Knowledge, and Explore Together”.

Kegiatan virtual tour pada hari pertama dibuka dengan kata sambutan ceria nan hangat dari kedua MC acara, yaitu Darren dan Xavier yang akan memandu selama keberlangsungan acara virtual Study Tour. Sebelum melanjutkan sesi selanjutnya, kegiatan dibuka dengan doa pembuka oleh Jasmine Bun agar acara dapat berjalan dengan lancar sampai akhir tanpa adanya gangguan. Para peserta kemudian membaca aturan-aturan kegiatan Study Tour serta mengisi entry ticket. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sesi sambutan oleh Ibu Diana Lo sebagai perwakilan dari Jurusan Food Technology Binus, Erica Fidelia sebagai ketua umum HIMFOODTECH 2022/2023, dan Evelyne Elvania Abadi sebagai ketua event study tour HIMFOODTECH tahun ini, yang tentunya setiap kata sambutannya mengharapkan setiap peserta dapat menikmati sekaligus menambah ilmu bersama agar bermanfaat bagi masa depan mahasiswa Food Technology terkait gambaran industri pangan secara langsung.

Setelah mendengar kata-kata sambutan, acara study tour diselingi ice breaking terlebih dahulu dengan bermain games tebak lirik lagu. Para peserta mengikuti ice breaking dengan antusias mengingat akan disediakannya hadiah bagi peserta yang aktif. Setelah bersenang-senang bersama pada sesi ice breaking, acara dilanjutkan dengan penyampaian kata sambutan oleh PT Konimex. Kata sambutan dibawakan oleh Bapak Daud Abadi, yang sekilas juga mengenalkan PT Konimex kepada para peserta, berawal dari visi, misi, dan motto. Kemudian diikuti oleh sejarah singkat, dimana PT Konimex didirikan pada tahun 1967 berfokus pada usaha perdagangan bahan kimia, alat laboratorium, dan alat kedokteran. Namun, seiring berjalannya waktu, pada tahun 1994 PT Konimex mulai memasuki pasar makanan ringan dengan mendirikan pabrik biskuit Sobisco. Terdapat berbagai produk pangan yang diproduksi oleh PT Konimex, contohnya adalah produk kembang gula, seperti Nano Nano dan Frozz, makanan kecil, seperti tini wini biti, makanan diet, serta produk minuman. Lalu, dijelaskan mengenai distributor dari PT Konimex, yakni PT MNJ (Marga Nusantara Jaya) dengan jumlah pelanggan Nasional lebih dari 100.000 outlet tersebar di seluruh Indonesia. Selanjutnya, Bapak Daud memperlihatkan video seputar PT Konimex mengenai lingkungan kerja, pemrosesan di pabrik, hingga proses distribusi produk akhir yang sampai pada konsumen. 

Gambar 1. Kata sambutan PT Konimex

Setelah kata sambutan dari Bapak Daud, acara dilanjut dengan pemaparan materi oleh perwakilan dari bagian RPD Food, Ibu Indrawati S. dan Ibu Theodora yang membawakan topik “Pengembangan Pangan Olahan”. Pada pemaparan materi ini, Ibu Indrawati menjelaskan mengenai bentuk-bentuk pengembangan produk, tahapan proses pengembangan produk, dan produk pangan olahan Sobisco. Selain itu, Ibu Indrawati juga menjelaskan mengenai bahan baku utama dari produk-produk yang diproduksi, yakni berupa tepung terigu, gula, lemak nabati, emulsifier, bahan pengembang, dan air. Terdapat beberapa jenis pengelompokkan untuk biskuit yang dihasilkan berdasarkan karakteristik, yaitu cracker, semi-sweet biscuit, short dough: rotary moulded biscuit, dan cookies. Selanjutnya, dijelaskan mengenai proses produksi biskuit beserta dengan masalah yang dapat terjadi selama proses produksi dan solusinya. Begitu pula dengan cookies dan wafer dimana proses produksi, masalah dan solusinya dijelaskan secara rinci.

 

Gambar 2. Pengelompokan Biskuit

Gambar 3. Permasalahan dan Solusi Biskuit

Setelah itu, dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai “Produksi Pangan Olahan Produksi Food II Sobisco” oleh Ibu Theodora. Ibu Theodora menjelaskan mengenai lay out dan struktur organisasi, proses produksi food II Sobisco, dimana produk makanan food II terdapat tiga jenis, yaitu pertama produk kukis, contohnya Tini Wini Biti, Chocomania, Chocolito. Kedua, produk biskuit, contohnya BRINGZ. Ketiga, produk wafer, contohnya Get Git dan Diasweet Fiberwafer. Kemudian dijelaskan mengenai bahan baku dan alur proses line setiap produknya secara lebih detail dan disertai dengan foto-foto dan video proses produksi di pabrik, sampai tahap pengemasan produk akhir.

Gambar 4. Alur Proses Line Kukis

Setelah pemaparan materi oleh PT Konimex, acara dilanjutkan dengan sesi QnA dimana peserta dapat memberikan pertanyaan mengenai proses pembuatan kukis lebih mendalam lagi. Peserta dengan antusias memberikan pertanyaan seperti proses quality control dan mengenai produk yang tidak lolos quality control. Setelah sesi QnA dilakukan foto bersama, kemudian dilanjut dengan kata penutupan oleh perwakilan PT Konimex, yaitu Bapak Daud Abadi. Sesi selanjutnya adalah pembacaan kesan dan pesan yang dikirim oleh peserta melalui mentimeter. Pada sesi ini, kedua MC membacakan kesan dan pesan tersebut dengan meriah dan ramai sehingga suasana acara menjadi lebih ceria. Sesi selanjutnya adalah pengumuman pemenang ice breaking yang telah dimainkan sebelumnya. Ice Breaking tersebut dimenangkan oleh Christian dan mendapatkan hadiah spesial dari tim panitia Study Tour 2022. 

Gambar 5. Dokumentasi Peserta

Setelah pengumuman pemenang dilanjutkan dengan sesi dokumentasi terhadap seluruh peserta dan panitia Study Tour 2022. Selanjutnya, para peserta mengisi link exit ticket yang bertujuan agar peserta mendapatkan SAT point karena telah mengikuti acara ini hingga akhir. Acara ini ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Jasmine Bun, lalu ditutup oleh kedua MC dengan ceria.

Gambar 6. Kata Sambutan oleh PT. Sasa Inti Gending

 

Kegiatan Study Tour pada hari kedua dibuka dengan sambutan yang ceria dari Darren dan Xavier selalu sebagai MC acara yang memandu keberlangsungan acara ini. Kegiatan ini dibuka dengan doa oleh Shanie Aurelia, kemudian dilanjutkan dengan dibacakan aturan-aturan yang harus diikuti oleh peserta Study Tour agar acara berlangsung dengan lancar. Sesi berikutnya adalah peserta mengisi link entry ticket, lalu dilanjutkan dengan kata sambutan oleh perwakilan jurusan Food Technology oleh Ibu Diana, Ketua Umum HIMFOODTECH 2022/2023 oleh Erica Fidelia, Ketua Event Study Tour 2022, dan oleh perwakilan dari PT Sasa Inti. Sesi berikutnya dilanjutkan dengan perkenalan oleh PT Sasa Inti yang dikenalkan melalui video company profile mereka. Pada video tersebut dijelaskan mengenai latar belakang, sejarah, dan diperlihatkan proses pembuatan produk Sasa pada pabrik mereka.

Gambar 7. Proses Pembuatan Monosodium Glutamat (MSG)

Salah satu produk pertama yang diproduksi oleh PT Sasa Inti adalah Monosodium Glutamat atau yang sering disebut sebagai MSG, sehingga perwakilan dari PT Sasa Inti memulai pemaparan materinya dengan menjelaskan sejarah MSG dan keamanan MSG yang umumnya telah mendapatkan gelar GRAS (Generally Recognized as Safe) pada tahun 1958. Pemaparan materi dilanjutkan dengan proses pembuatan MSG secara general, yang mencakup proses fermentasi, isolasi atau kristalisasi, purifikasi, dan packaging.

Gambar 8. Fasilitas PT Sasa Inti yang Mendukung Proses Produksi MSG

 

Proses pembuatan MSG rata-rata memakan waktu 17-20 hari. Bahan baku yang diperlukan untuk membuat MSG, yaitu tetes tebu yang berkualitas dan sesuai standar PT Sasa Inti, ammonia, berbagai jenis vitamin dan mineral yang berfungsi sebagai media tumbuh bakteri yang terlibat dalam proses fermentasi. PT Sasa Inti juga dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas yang memadai dan maju, seperti mesin fermentor, evaporator, dan mesin lainnya termasuk mesin yang sudah dapat beroperasi secara otomatis. PT Sasa Inti juga memproduksi kemasannya sendiri, sehingga terdapat fasilitas yang mendukung proses produksi kemasan juga. 

Gambar 9. Peran dan Tanggung Jawab Quality Control Dalam PT Sasa Inti

PT Sasa Inti juga melibatkan Quality Control (QC) dalam setiap produk yang telah dihasilkan. Quality Control dapat memastikan produk yang dihasilkan sesuai dengan standar kualitas. Dalam PT Sasa Inti, sistem QC yang diterapkan terutama menganalisis mutu bahan baku, inline process, produk akhir, kemasan, hingga pengiriman produk tersebut atau product delivery. Apabila terdapat produk yang bersifat reject di tengah-tengah proses quality control, maka MSG dapat dilarutkan pada proses pemurnian dan digunakan kembali untuk membuat batch MSG yang baru.

Setelah pemaparan materi oleh PT Sasa Inti, terdapat sesi tanya jawab di mana peserta study tour diperbolehkan untuk bertanya seputar PT Sasa Inti. Beberapa peserta akhirnya menanyakan hal seputar quality control, fungsi dari MSG, dan lain-lain. Perwakilan dari PT Sasa Inti mengakhiri sesi pemaparan dengan kalimat penutup yang mengharapkan seluruh peserta dan panitia dapat menambah wawasan dan mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai cara kerja industri pangan, terutama PT Sasa Inti.

Gambar 10. Pengumuman Pemenang Ice Breaking

Gambar 11. Dokumentasi Acara

MC melanjutkan acara dengan sesi ice breaking untuk memeriahkan suasana. Konsep ice breaking adalah tebak gambar, di mana gambar-gambar tersebut berhubungan dengan makanan Indonesia. Pada akhirnya, permainan ice breaking ini dimenangkan oleh Aristo. Acara ditutup dengan peserta yang memberikan pesan dan kesan melalui mentimeter dan sesi dokumentasi seluruh peserta, panitia, maupun perwakilan dari PT Sasa Inti.