Himpunan Mahasiswa Desain Interior (HIMDI) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Lentera HIMDI 2026 sebagai wujud kontribusi nyata mahasiswa Desain Interior bagi masyarakat. Melalui program ini, HIMDI berupaya membagikan ilmu desain yang selama ini dipelajari di bangku kuliah agar dapat dirasakan manfaatnya secara langsung, khususnya dalam menata dan memanfaatkan ruang di lingkungan sekitar warga.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 30 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB, bertempat di Balai Desa Klampok Kasri. Acara dihadiri oleh warga setempat yang mengikuti rangkaian kegiatan dari awal sampai akhir. Kegiatan diisi dengan pemaparan materi oleh tim HIMDI yang dilanjutkan dengan diskusi bersama warga, sehingga suasana berlangsung dua arah dan warga bebas bertanya maupun berbagi pandangan.
Pada sesi pertama, HIMDI menjelaskan bagaimana membentuk desain yang baik melalui lima prinsip desain, yaitu kesatuan, keseimbangan, irama, penekanan, serta proporsi dan skala. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, sehingga mudah dipahami oleh peserta dari berbagai latar belakang. Peserta diajak melihat bahwa desain yang baik tidak selalu membutuhkan biaya besar. Dengan menerapkan kelima prinsip tersebut, penataan ruang sederhana pun dapat terlihat rapi, nyaman, dan fungsional.
Sesi berikutnya membahas color wheel sebagai panduan dalam memadukan warna. Peserta diperkenalkan pada warna primer, sekunder, dan tersier, serta bagaimana warna-warna tersebut dapat dicampur untuk menghasilkan warna baru. HIMDI juga menjelaskan beberapa pola kombinasi warna, seperti monokromatik, analogus, dan komplementer, beserta kesan yang ditimbulkan masing-masing pada sebuah ruang. Pemahaman ini menjadi bekal bagi warga untuk memilih dan memadukan warna secara lebih percaya diri.
Sebagai bentuk nyata dari kegiatan ini, HIMDI membagikan selebaran ecosheet kepada warga untuk dimanfaatkan sebagai sekat ruangan. Sekat tersebut dapat digunakan untuk membagi area di dalam rumah secara fleksibel, misalnya memisahkan ruang tamu dan ruang keluarga, atau menciptakan area yang lebih privat tanpa perlu membangun dinding permanen. Dengan begitu, pengetahuan yang diperoleh warga tidak berhenti pada materi, tetapi langsung dapat diterapkan di rumah masing-masing.
Melalui PKM Lentera HIMDI 2026, diharapkan warga Klampok Kasri semakin memahami bahwa desain yang baik dapat diwujudkan oleh siapa saja dengan prinsip yang tepat, pemilihan warna yang selaras, dan pemanfaatan bahan secara kreatif. HIMDI juga berharap kegiatan ini menjadi langkah awal hubungan yang berkelanjutan antara mahasiswa Desain Interior dan masyarakat, sehingga ilmu desain dapat terus menjadi lentera yang membawa manfaat dan dampak positif bagi lingkungan sekitar.



