Designer Series #4

- Ludwig Mies van der Rohe
Ludwig Mies van der Rohe adalaah arsitek kenamaan keturunan Jerman-Amerika. Beliau sering disapa dengan panggilan Mies. Dikenal dunia sebagai salah satu pakar dan pelopor arsiktektur. Mies lahir di kota Aachen, Jerman (saat itu disebut Kerajaan Prusia) pada 1886.
Mies sebelumnya bekerja di toko ayahnya yang merupakan seorang pengusaha pahatan batu. Kemudian beliau memutuskan untuk menjadi seorang arsitek dan bergabung di studio Peter Behrens pada 1908. Behrens dikenal sebagai seorang perintis aliran modern dan Mies mengembangkan arsitektural yang mempertemukan berbagai teknik struktur bangunan. Arsitektural Mies lebih dikenal melalui konsepnya, ‘less is more (kurang berarti lebih)’ dan ‘God is in design (Ada Tuhan dalam tiap rancangan)’.
Salah satu karya Mieas yang terkenal adalah Barcelona Chair. Barcelona Chair adalah kursi rancangan Mies dan Lilly Reich yang dibuat untuk mengikuti pameran Barcelona Universal Exposition pada tahun1929 dibarcelona, Spanyol. Pameran ini merupakan pameran internasional yang berisi seputar perkembangan arsitektur dan teknologi. Desain Barcelona Chair dibuat khusus untuk raja dan ratu Spanyol.
Konsep kursi ini adalah fungsional dan mudah diproduksi massal. Tetapi faktanya Barcelona Chair tidak dapat memenuhi konsepnya karena pembuatannya yang mahal dan sulit untuk dikerjakaan secara massal. Meskipun begitu desain kursi ini dapat memikat banyak orang dan menjadi salah satu furnitur yang paling berpengaruh pada masanya. Salah satu penghargaan yang didapat kursi ini adalah penghargaan dari Museum of Modern Art pada tahun 1977.


2. Le Corbusier
Nama aslinya adalah Charles Eduard Jeanneret lahir pada tangga 6 oktober 1887 di Swiss dan tutup usia pada umur 77 tahun. Le Corbusier adalah seorang arsitek yang terkenal didalam aliran/desain Modernist Architecture Bersama dengan Ludwig Mies van der Rohe, Walter Gropius dan Theo Can Doesburg. Tidak hanya menjadi seorang arsitek beliau juga seorang perencang kota, pelukis, pemahat, penulis dan desainer furnitur.
Salah satu desain furniturnya yng terkenal adalah Grand Confort. Armchair ini berbentuk bantalan kubus yang dilapisi kulit kemudian disangga/diikat dengan beja berlapis korm. Konsep desain adalah Industrial Minimalis yang mengikuti aliran Modernisme. Kursi ini pertama kali dipamerkan di Salon d’Automne art exhibition di Paris pada tahun 1920.




Referensi: https://id.pinterest.com/pin/304978206024743010// https://id.pinterest.com/pin/20266267060828556// https://id.pinterest.com/pin/299559812711116604// https://www.elledecor.com/it/architettura/a25977713/libro-le-corbusier-le-grand-tascabile-phaidon/ https://www.phaidon.com/agenda/architecture/articles/2019/january/22/le-corbusiers-grand-designs-the-lc2-chair/ https://id.pinterest.com/pin/406942516339091602// https://id.pinterest.com/pin/40250990409953116//