Rapat Kerja BNCC 2025

Batu, 6–7 Desember 2025 – BNCC (Bina Nusantara Computer Club) Malang telah menyelenggarakan rangkaian kegiatan Rapat Kerja dan Serah Terima Jabatan (Sertijab) sebagai bagian dari pergantian kepengurusan menuju periode BNCC 37. Acara ini berlangsung selama dua hari di Villa Culture, Batu, dan dihadiri oleh seluruh jajaran DPI, manager, staff, serta panitia terkait.

Hari pertama diawali dengan persiapan ruangan oleh panitia, diikuti mobilisasi peserta ke tempat yang telah disiapkan. MC membuka acara dengan doa dan pengisian entry ticket sebelum memasuki agenda utama rapat kerja.

Sesi pertama diisi oleh DPI, yaitu COO dan CFO, yang memaparkan visi misi, kultur BNCC, serta gambaran umum program kerja pada periode 37. Para peserta juga diberi kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan melalui sesi tanya jawab.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari tiap subdivisi. HRD membuka sesi dengan memperkenalkan kembali visi dan misi pengembangan anggota yang menjadi dasar arah kerja mereka. Setelah itu, HRD memaparkan analisis SWOT untuk melihat posisi internal subdivisi, kemudian merinci rangkaian program kerja yang telah disusun yakni, mulai dari perumusan masalah yang berpotensi muncul, solusi yang ditawarkan, hingga penyusunan timeline dan kebutuhan anggaran.

Sebagai subdivisi berikutnya, RnD menghadirkan presentasi dengan fokus pada pengembangan teknologi lintas regional BNCC. Mereka menjabarkan kapasitas dan tantangan teknis melalui SWOT, lalu menyampaikan rencana inovasi yang akan dikembangkan. Pemaparan RnD dibuat lebih teknis, menyoroti pembagian prioritas fitur, alur pengerjaan, hingga estimasi sumber daya dan pendanaannya.

Presentasi dilanjutkan oleh EEO, dimana EEO menghadirkan presentasi yang berorientasi pada event dan kolaborasi. Mereka memaparkan SWOT dari sudut pandang manajemen acara, kemudian menguraikan rencana kerja yang mencakup penyelenggaraan event internal maupun eksternal. Setiap program diuraikan melalui alur pelaksanaan, target output, perkiraan tantangan, serta kebutuhan anggaran yang mendukung realisasinya.

Setelah ISHOMA, PR memberikan presentasi dengan fokus pada citra dan komunikasi eksternal organisasi. Berbeda dari subdivisi sebelumnya, PR mengawali sesi dengan menampilkan gambaran umum kondisi eksternal BNCC, kemudian menghubungkannya dengan SWOT yang telah mereka susun. Program kerja PR lebih menitikberatkan pada strategi publikasi, branding, dan penguatan relasi, lengkap dengan rencana konten, penjadwalan kunjungan perusahaan, serta perhitungan biaya yang diperlukan.

Sebagai penutup dari rangkaian subdivisi, LnT yang menyoroti kebutuhan pelatihan, hambatan pembelajaran, dan strategi penyelesaian yang diselaraskan dengan hasil analisis SWOT. Program kerja LnT dijelaskan melalui roadmap pembelajaran yang runtut, disertai pembagian waktu dan kebutuhan logistiknya.menghadirkan presentasi yang berorientasi pada event dan kolaborasi. Mereka memaparkan SWOT dari sudut pandang manajemen acara, kemudian menguraikan rencana kerja yang mencakup penyelenggaraan event internal maupun eksternal. Setiap program diuraikan melalui alur pelaksanaan, target output, perkiraan tantangan, serta kebutuhan anggaran yang mendukung realisasinya.

Setelah semua subdivisi selesai memaparkan agenda dan menjawab pertanyaan, MC menutup acara dengan exit ticket dan dokumentasi. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi “101 Divisi”, yakni sesi penyampaian harapan, komitmen, sekaligus keresahan dari masing-masing subdivisi yakni HRD, RnD, LnT, PR, dan EEO secara personal kepada DPI untuk kepengurusan BNCC 37. Suasana malam itu ditutup dengan penuh optimisme sebelum panitia melakukan beres-beres.

Hari berikutnya dimulai dengan persiapan ruangan, kemudian peserta diarahkan memasuki area acara yang telah disediakan. MC membuka acara dengan sambutan dan doa bersama.

Acara dilanjutkan dengan menyanyikan Indonesia Raya serta Hymne Bina Nusantara, diikuti seluruh peserta yang berdiri untuk menghormati prosesi. Setelah itu, dilakukan sesi tanda tangan pengurus, yang menjadi simbol resmi perpindahan struktur dari periode sebelumnya ke periode baru. Penandatanganan dilakukan oleh DPI 36, DPI 37, para manager, serta staff BNCC 37.

Acara ditutup oleh MC dengan doa penutup, kemudian seluruh peserta melakukan dokumentasi bersama. Dengan demikian, rangkaian Sertijab resmi menyelesaikan agenda dua hari BNCC di Villa Culture.


Rangkaian acara Rapat Kerja dan Serah Terima Jabatan BNCC 37 menjadi momentum penting bagi seluruh anggota untuk menyamakan visi, mematangkan rencana kerja, serta memperkuat koordinasi internal dalam memulai periode kepengurusan baru. Dengan harapan yang telah disampaikan dan strategi yang dipaparkan, BNCC Malang optimis dapat melangkah ke tahun organisasi berikutnya dengan lebih terarah, inovatif, dan berdampak.