Apakah Apple TV akan Menggantikan TV Biasa?

Seperti yang kita ketahui Apple merupakan perusahaan gadget raksasa terkemuka, yang telah menjual lebih dari 1 miliar unit smartphone. Apple memiliki beragam produk yang menjadi andalannya seperti iPhone, iPad, MacBook, iMac, iOS dan mac OS. Namun, kita tidak pernah menemukan TV yang diproduksi oleh Apple. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Apple TV merupakan perangkat yang digunakan sebagai media player digital yang disambungkan ke TV. Ditambah lagi Apple TV memiliki bentuk yang kecil dan minimalis yang dapat memutarkan video, musik maupun foto ke TV. Apple TV pertama kali dijual pada tanggal 21 Maret 2007 oleh Apple. Apple TV telah mengalami perkembangan selama beberapa kali. Di tahun 2021, Apple merilis Apple TV terbaru mereka dengan sebutan “Apple TV 4K (2nd generation)”. Apple TV generasi terbaru ini dibekali dengan software tvOS, yang dikembangkan Apple dan digunakan di dalam Apple TV.

Apple TV menawarkan beberapa kelebihan yaitu perangkat dapat dikontrol lewat iPhone kamu, lho. Software yang dikembangkan Apple memiliki ekosistem yang baik, dimana pengguna produk Apple dapat dengan mudah menghubungkan satu perangkat dengan perangkat lainnya. Ditambah lagi, Apple TV menawarkan beberapa kelebihan yaitu pembeli dibebaskan dari biaya langganan channel TV. Inilah yang menjadi nilai tambah untuk Apple TV, karena produsen TV lain tidak memberikan kelebihan ini.

Apple sudah dikenal baik dari produk yang mereka tawarkan, dan pastinya kualitas dari produknya tidak diragukan lagi. Umumnya, TV akan diganti pengguna apabila mengalami kerusakan atau terdapat perkembangan layar yang cukup pesat, contohnya dari TV tabung ke TV LED. Namun, perkembangan seperti ini biasanya membutuhkan waktu bertahun–tahun bahkan berdekade. Pengguna juga tidak merasa keberatan untuk menggunakan TV lama mereka sampai rusak. Berikut adalah beberapa alasan Apple tidak memproduksi TV yang biasa sering kita jumpai.

1. Pasar TV kurang menarik
Penjualan TV bisa dikategorikan hampir sama dengan penjualan peralatan rumah tangga lainnya, seperti microwave dan mesin cuci. Pembeli cenderung akan langsung membeli produk tersebut tanpa menunggu versi terbaru. Mereka juga tetap menggunakan produk tersebut sampai rusak dan harus membeli yang baru. Kondisi pasar seperti inilah yang membuat Apple kurang tertarik , karena siklus upgrade produk yang lambat.

Hal ini berbeda dengan penjualan smartphone, tablet maupun laptop. Pengguna smartphone selalu menginginkan model atau versi yang terbaru, sehingga penjualan smartphone tetap laris manis setiap tahunnya. Pengguna smartphone akan mengganti smartphone mereka meskipun masih dalam kondisi baik. Jika umur smartphone-mu terlalu tua, pastinya kamu sudah tidak mau menggunakan smartphone kamu lagi bukan?

Smartphone maupun laptop yang digunakan selama bertahun–tahun akan mempunyai performa yang menurun. Hal ini disebabkan oleh perkembangan teknologi yang begitu pesat.

2. Apple lebih berfokus pada perkembangan software
Seperti yang kita ketahui, software Apple dikenal memiliki performa yang baik, sistem keamanan yang baik, dan jarang ditemukan bug. Ditambah lagi, software Apple sangat responsif, jadi pengguna produk Apple dapat dengan mudah mengatur perangkat Apple lainnya dengan mudah. Maka, software yang dikembangkan oleh Apple sudah tidak diragukan lagi, nih! Bahkan Apple berani memberikan tawaran kepada siapapun yang dapat meretas sistem keamanan dari iPhone akan diberikan hadiah uang tunai sebesar 1 juta dollar Amerika. Software yang mereka kembangkan juga mudah digunakan, terlebih lagi interaksi antar produk Apple sangat cepat.

3. Fokus utama dari sebuah TV adalah kualitas layarnya
Salah satu aspek yang paling diperhatikan dari sebuah TV adalah kualitas gambarnya, mulai dari kecerahan, kontras, sampai jenis panel yang digunakan. Apple bukanlah ahli di bagian ini, sebab kebanyakan layar dari smartphone sampai laptop mereka diproduksi oleh pihak ketiga, contohnya Samsung dan LG. Jika Apple memproduksi TV yang panelnya dari Samsung maupun LG, dan menambahkan beberapa fitur seperti software yang khusus, hal tersebut tidak akan cukup untuk menarik perhatian pembeli, apalagi produk TV Samsung dan LG sudah dikenal baik karena kualitas yang ditawarkannya. Inilah yang membuat Apple semakin sulit untuk bersaing di pasar TV. Dikarenakan layar yang diproduksi oleh pihak ketiga, maka keuntungan yang didapatkan juga semakin sedikit. Hal ini tidak sebanding dengan usaha yang dilakukan Apple.

4. Desain sebuah TV yang tidak begitu beragam
Desain atau model dari TV sekarang hampir tidak ada bedanya jika mereknya tidak menonjol. Padahal, Apple biasanya lebih mencondongkan desain dari produknya, contohnya iPhone yang mempunyai bentuk layar yang khas. Kebanyakan pengguna pun tidak memperhitungkan apakah TV tersebut dari brand ternama atau bukan. Yang diperhatikan adalah kualitas dari TV tersebut dan harga yang ditawarkan.

Jika Apple tetap ingin memproduksi TV dengan kualitas yang lebih menonjol, maka salah satu caranya adalah dengan meningkatkan kemampuan software-nya. Maka dari itu, Apple tidak perlu memproduksi TV, ditambah lagi, Apple ahli di bidang software. Oleh karena itu, Apple berfokus untuk memproduksi software dari sebuah TV, yaitu Apple TV. Dikarenakan Apple TV lebih mengandalkan software, maka Apple dapat mengembangkan Apple TV generasi baru dengan fitur yang dikembangkan untuk menarik perhatian pembeli.

Gimana nih? Apakah kamu tertarik dengan artikel teknologi lainnya? Oh ya, buat kamu yang suka baca artikel informatif dan juga menghibur, Filemagz.com cocok banget nih buat kamu. Tunggu apa lagi? Jangan mau ketinggalan dan kunjungi website nya sekarang juga!