
Malang, 10 Januari 2026 — USPR resmi memasuki periode kepengurusan 2026/2027 di bawah kepemimpinan Abiner Bartholomeuws Hartono sebagai Presiden USPR. Melanjutkan estafet kepemimpinan dari periode sebelumnya, kepengurusan baru ini hadir dengan semangat untuk mempertahankan nilai-nilai organisasi yang telah dibangun sekaligus menghadirkan inovasi dalam perjalanan USPR ke depan.
Pergantian kepengurusan menjadi bagian penting dalam keberlanjutan organisasi. Melalui serah terima jabatan yang telah dilaksanakan pada 10 Januari 2026 di Lab Incubator BINUS Malang, tongkat estafet kepemimpinan resmi berpindah dari Mutia Lourensia selaku Presiden USPR periode 2025/2026 kepada Abiner Bartholomeuws Hartono sebagai Presiden USPR periode 2026/2027. Momen tersebut turut dihadiri oleh anggota USPR periode 2025/2026 serta calon anggota USPR periode 2026/2027 sebagai simbol keberlanjutan perjalanan organisasi dari satu generasi ke generasi berikutnya
.
Pada periode sebelumnya, USPR berkembang melalui berbagai program kerja dan kegiatan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian target organisasi, tetapi juga pada pengembangan kompetensi, kepemimpinan, dan kolaborasi antaranggota. Fondasi inilah yang menjadi bekal bagi kepengurusan baru untuk melanjutkan perjalanan organisasi.
Dalam menjalankan kepengurusan periode 2026/2027, USPR mengusung alur perjalanan organisasi (storyline) yang terbagi ke dalam empat fase utama, yaitu Laying the First Thread, Marking the Pattern, Weaving the Pieces Together, dan Finishing the Edges. Keempat fase tersebut menggambarkan proses membangun fondasi, mengembangkan potensi, memperkuat kolaborasi, hingga melakukan evaluasi sebagai bagian dari perjalanan organisasi selama satu periode kepengurusan.

Sebagai bentuk apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya, Abiner Bartholomeuws Hartono menyampaikan harapannya bagi keberlanjutan organisasi.
“Terima kasih kepada seluruh pengurus USPR periode 2025/2026 atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi yang telah diberikan selama satu periode ini. Semoga kepengurusan USPR 2026/2027 dapat melanjutkan fondasi yang telah dibangun, menghadirkan inovasi baru, serta membawa organisasi semakin berkembang dan berdampak bagi seluruh anggotanya.”
Senada dengan hal tersebut, Mutia Lourensia juga menyampaikan rasa bangga atas perjalanan yang telah dilalui bersama seluruh pengurus selama satu periode kepengurusan.
“Aku pribadi merasa bangga dengan pencapaian kepengurusan 2025/2026, terutama untuk seluruh DPI, HOD, staf, dan aktivis yang telah berkontribusi luar biasa. Waktu dan tenaga yang telah kita curahkan merupakan bentuk usaha terbaik yang kini dapat dilanjutkan oleh kepengurusan 2026/2027. Pastinya doa dan harapan baik kami akan selalu menyertai. Semoga USPR terus berkarya, baik di dalam maupun di luar kampus, untuk internal USPR, pihak eksternal, maupun masyarakat. Semoga setiap bagian dari USPR dapat menjalankan perannya dengan hati yang tulus dan niat yang baik sehingga dampak positif yang diberikan dapat terus dirasakan.”

Melalui semangat keberlanjutan, kolaborasi, dan pengembangan diri, kepengurusan USPR 2026/2027 diharapkan mampu melanjutkan nilai-nilai yang telah diwariskan sekaligus menciptakan berbagai kontribusi baru bagi organisasi. Dengan perjalanan yang terus berlanjut dari satu periode ke periode berikutnya, USPR diharapkan dapat menjadi ruang bertumbuh bagi anggotanya serta memberikan dampak positif bagi lingkungan kampus maupun masyarakat luas.
