Laying The First Thread: Langkah Awal Aktivis USPR B29 dalam Fase ‘Making the Pattern’ — LDK-A B29

Malang, 21 Februari 2026 – Himpunan Mahasiswa United Student Public Relations (USPR) BINUS @Malang sukses menyelenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan Aktivis (LDK-A) bagi angkatan B29. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ibu Galuh Savitri selaku Kepala Program Studi (Kaprodi) sekaligus Student Organization Advisor (SOA) dari USPR BINUS @Malang.
Mengusung tagline “Laying the First Thread“, kegiatan ini merupakan titik awal bagi para aktivis dalam menenun perjalanan organisasi. LDK-A kali ini menjadi tahap bagi peserta untuk memasuki fase Making the Pattern, di mana setiap divisi mulai menata langkah, menentukan fokus, dan memahami peran masing-masing guna memastikan pergerakan organisasi berada dalam satu arah yang sama.


Dalam sesi utama, Presiden USPR, Abiner Bartholomeus, hadir sebagai pemateri yang membawakan topik mengenai strategi menjadi pemimpin dan implementasi sikap kepemimpinan yang baik. Materi tersebut menekankan pentingnya integritas, adaptabilitas, serta tanggung jawab yang harus dimiliki oleh setiap aktivis dalam menjalankan roda organisasi.
“Harapannya melalui LDK-A ini, teman-teman aktivis dari tiap divisi dapat menerapkan apa yang telah diajarkan. LDK-A ini merupakan permulaan bagi teman-teman aktivis sebelum melalui perjalanan selama satu periode di USPR,” ujar Abiner Bartholomeus.
Dalam acara berikutnya, para peserta tidak hanya menerima materi secara pasif, tetapi juga ditantang melalui sesi simulasi atau game yang mengasah fokus. Tujuan utama dari permainan ini adalah untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai pola kerja setiap divisi di USPR. Melalui simulasi tersebut, aktivis menyadari pentingnya peran setiap bagian yang saling terhubung, sehingga diharapkan tidak ada lagi hambatan komunikasi mengenai tugas masing-masing divisi.
Proses Making the Pattern diterapkan secara nyata agar peserta mampu menempatkan diri pada posisi yang tepat demi menghasilkan kerja tim yang utuh, rapi, dan solid. Keberhasilan kolaborasi ini juga terlihat dalam kompetisi tim, di mana divisi Event Organizer (EO), Sponsorship & Funding (SNF), dan Social Education (Sosedu) berhasil memenangkan sesi permainan tersebut.

Sepanjang kegiatan, para aktivis dibekali dengan pengetahuan sistem kerja USPR periode 2026/2027 serta pengasahan kemampuan komunikasi. Peserta dilatih untuk menjadi pemimpin yang adaptif, kompeten, dan berani mengambil keputusan secara bijak serta bertanggung jawab.
Selain penguatan teknis, LDK-A B29 menanamkan nilai bahwa kepemimpinan tidak berhenti pada jabatan, melainkan tercermin dari sikap dan kontribusi berkelanjutan. Setiap aktivis didorong untuk menjadi pribadi yang mampu memberi contoh dan meninggalkan dampak positif bagi organisasi. Prinsip kolaboratif ditekankan agar setiap anggota tidak hanya menyelesaikan tugas pribadi, tetapi juga siap mendukung pekerjaan divisi lain demi menghasilkan kerja tim yang lebih kuat dan terarah.
Dengan penguatan solidaritas ini, USPR percaya bahwa pola organisasi yang indah hanya dapat terbentuk jika setiap individu, sebagai “benang” penyusunnya, dapat saling mendukung dan menguatkan satu sama lain.