    {"id":8112,"date":"2024-05-15T19:31:00","date_gmt":"2024-05-15T12:31:00","guid":{"rendered":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/?p=8112"},"modified":"2024-05-15T19:38:48","modified_gmt":"2024-05-15T12:38:48","slug":"sacty-2024","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/2024\/05\/sacty-2024\/","title":{"rendered":"SACTY (Seminar &amp; Art Activity) 2024"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\"><i><span style=\"font-weight: 400\">\u201c<\/span><\/i><em><span style=\"font-weight: 400\">Explore Yourself To Heal Pain<\/span><span style=\"font-weight: 400\">: <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">Strategi<\/span> <em><span style=\"font-weight: 400\">Self Exploration<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> untuk Melindungi Diri dari <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Self Harm<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Setiap individu pasti memiliki tantangan dalam hidupnya masing-masing. Terkadang tantangan tersebut dapat menyebabkan kerentanan emosional yang akhirnya mampu berdampak pada kesehatan psikis individu tersebut. Beberapa orang mungkin memiliki kemampuan untuk dapat menyalurkan kerentanan emosional yang sedang dialaminya dengan baik. Akan tetapi, banyak juga orang-orang yang melakukan perilaku <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">self-harm<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> sebagai langkah untuk melampiaskan rasa sakit emosionalnya. Berdasarkan definisinya, <\/span><span style=\"font-weight: 400\">self- harm <\/span><span style=\"font-weight: 400\">merupakan perilaku yang dilakukan secara sengaja dengan tujuan untuk melukai diri tanpa ada niatan bunuh diri. Biasanya <em>self-harm<\/em><\/span><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0dilakukan untuk mengatasi rasa sakit secara emosional terhadap permasalahan yang dialami dengan cara melukai diri sendiri, dilakukan sebagai pelampiasan emosi yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata sebagai bentuk hukuman karena merasa tidak dapat menyelesaikan masalahnya sendiri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Melakukan <em>self-harm<\/em><\/span><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0sebagai langkah pelampiasan emosi tentu sangat berbahaya bagi individu yang melakukannya. Tidak hanya dapat menyebabkan luka-luka ringan seperti sayatan benda tajam, tetapi juga dapat menyebabkan kehilangan bagian-bagian tubuh dan dapat mengancam nyawa seseorang. Tentu dampak yang dirasakan tidak hanya terbatas pada luka fisik,<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> <em>self-harm<\/em><\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0juga dapat meninggalkan bekas luka yang mendalam pada pikiran dan emosi seseorang. Munculnya rasa bersalah, malu, dan putus asa adalah hal-hal yang seringkali dirasakan oleh individu yang melakukan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> self-harm<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> sehingga menghasilkan siklus negatif yang terus-menerus terjadi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dalam membantu penanganan perilaku <em>self-harm<\/em><\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><\/i><em><span style=\"font-weight: 400\">self exploration<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> atau eksplorasi diri merupakan salah satu langkah yang dapat dilakukan. <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Self exploration <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">merupakan sebuah proses perjalanan ke dalam diri untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang diri yang sejati. <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Self-exploration<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai nilai-nilai, minat, tujuan, kekuatan, kelemahan, preferensi, dan identitas pribadi sehingga dapat menerima dan mencintai dirinya sendiri tanpa syarat. Dengan menerapkan<\/span><em><span style=\"font-weight: 400\"> self-exploration<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, individu yang mengalami kesulitan dan tantangan secara emosional dapat menggali lebih dalam makna dari dirinya dan kehidupannya yang pada akhirnya akan menghasilkan rasa penerimaan akan diri sendiri. Adapun beberapa bentuk kegiatan<\/span><em><span style=\"font-weight: 400\"> self-exploration<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> yang dapat diterapkan adalah <\/span><span style=\"font-weight: 400\">art activity<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">art therapy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, yaitu salah satu jenis psikoterapi dimana media utamanya adalah dengan mengimplementasikan seni untuk menanamkan pembelajaran akan pengalaman dan proses. Pembuatan karya seni dapat memberikan tempat bagi para peserta untuk mengekspresikan dirinya dalam menggali aspek-aspek kompleks dari keadaan psikologisnya. Proses kreatif dalam pembuatan karya seni dapat membuka ruang untuk refleksi mendalam, membantu individu mengenali dan memahami emosi, pengalaman, kecemasan, serta aspek-aspek diri yang mungkin belum terungkap.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Sejalan dengan penjelasan tersebut, Teach For Indonesia Student Community melaksanakan program kerja yang bernama SACTY (<em>Seminar &amp; <\/em><\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Art Activity<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">) 2024 dengan judul \u201c<\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Explore Yourself To Heal Pain<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"><em>:<\/em> Strategi <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Self Exploration<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> untuk Melindungi Diri dari <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Self Harm<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">\u201d pada hari selasa tanggal 14 Mei 2024. Kegiatan ini memiliki tujuan untuk memberikan peserta wawasan baru terkait <em>self-harm<\/em><\/span><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0dan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">self-exploration<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> Dalam kegiatannya, SACTY 2024 menanamkan penggunaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">art activity<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> melalui mandala serta kegiatan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">message in a bottle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> sebagai medianya. Melalui kedua kegiatan tersebut, peserta diharapkan untuk dapat mengenali perasaannya, mengekspresikannya, membuat karya seni, dan merefleksikannya sehingga dapat membantu dalam proses pengenalan diri secara mendalam dan menyeluruh, sehingga hal tersebut dapat mengatasi pencegahan perilaku <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">self-harm<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Kegiatan seminar berlangsung dengan dihadiri sebanyak 65 peserta. Kegiatan seminar dimulai dengan pemberian kata sambutan masing-masing dari ketua <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">region <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">TFISC Bekasi, Wahyu Zatmiko, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Project Manager<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, Meisya Nurhaliza,<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">dari kegiatan SACTY 2024 dengan dipandu oleh MC. Setelah itu, moderator menyambut pembicara untuk naik ke atas panggung. Pembicara yang dihadirkan oleh panitia adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Miss <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">Dwi Ayu Kartika. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Miss <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">Dwi memberikan materi terkait <em>self-harm<\/em><\/span><span style=\"font-weight: 400\">, jenis <em>self-harm<\/em><\/span><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">self-exploration<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, tujuan, <\/span><span style=\"font-weight: 400\">manfaat, dan <\/span><span style=\"font-weight: 400\">bentuk dari kegiatan <em>self-exploration<\/em><\/span><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Art Therapy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, tujuan, manfaat, dan <\/span><span style=\"font-weight: 400\">bentuk kegiatan dari <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Art Therapy<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, mandala, manfaat dan contoh dari mandala.<\/span><\/p>\n<table style=\"border-collapse: collapse;width: 100%\" border=\"1\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"width: 50%\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2024\/05\/307FA153-00ED-4A41-8897-63E6AA5B8082.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-8117\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2024\/05\/307FA153-00ED-4A41-8897-63E6AA5B8082.jpg\" alt=\"\" width=\"4032\" height=\"3024\" \/><\/a><\/td>\n<td style=\"width: 50%\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2024\/05\/000B3AF0-E23C-4C1A-B56E-20828FEB8392.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-8115\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2024\/05\/000B3AF0-E23C-4C1A-B56E-20828FEB8392.jpg\" alt=\"\" width=\"4032\" height=\"3024\" \/><\/a><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 50%\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2024\/05\/0F309E85-4AED-45F8-B991-A63C515E31D6.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-8116\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2024\/05\/0F309E85-4AED-45F8-B991-A63C515E31D6.jpg\" alt=\"\" width=\"4032\" height=\"3024\" \/><\/a><\/td>\n<td style=\"width: 50%\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2024\/05\/F5A0F4AF-4124-4041-B45A-3D7344F4433C.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-8125\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2024\/05\/F5A0F4AF-4124-4041-B45A-3D7344F4433C.jpg\" alt=\"\" width=\"4032\" height=\"3024\" \/><\/a><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p style=\"text-align: justify\"><i><span style=\"font-weight: 400\">Miss <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">Dwi juga mengajak para peserta untuk meditasi dan membuat gambar mandala bersama-sama dengan para peserta lainnya yang dibimbing oleh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Miss <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">Dwi. Dalam kegiatan membuat gambar mandala, para peserta mendapatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">sketchbook <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan pensil warna yang telah diberikan oleh panitia. Setelah melakukan kegiatan membuat gambar mandala, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Miss <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">Dwi melakukan sesi tanya jawab yang disambut dengan antusias para peserta untuk bertanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<table style=\"border-collapse: collapse;width: 100%\" border=\"1\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"width: 50%\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2024\/05\/EC630CAF-F761-4926-AC30-1CD5A3C4654F.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-8124\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2024\/05\/EC630CAF-F761-4926-AC30-1CD5A3C4654F.jpg\" alt=\"\" width=\"4032\" height=\"3024\" \/><\/a><\/td>\n<td style=\"width: 50%\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2024\/05\/C96F4FB1-198F-4B12-8CE8-891AC3CC245B.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-8121\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2024\/05\/C96F4FB1-198F-4B12-8CE8-891AC3CC245B.jpg\" alt=\"\" width=\"4032\" height=\"3024\" \/><\/a><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Setelah sesi tanya jawab selesai, terdapat kegiatan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">message in a bottle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Para panitia memberikan seluruh peserta botol kaca, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">sticky notes<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, dan pena untuk menulis perasaan yang peserta rasakan di <em>sticky notes<\/em><\/span><span style=\"font-weight: 400\"> dan memasukkannya ke dalam botol kaca. Para peserta mendapatkan tiga warna <em>sticky notes<\/em>, yaitu merah muda, kuning, dan biru. Warna merah mudah diisi untuk perasaan marah, warna kuning untuk perasaan senang, dan warna biru untuk perasaan sedih. Setelah semua kegiatan selesai dilakukan, moderator mengajak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">project manager <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">untuk melakukan pemberian sertifikat kepada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Miss <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">Dwi sebagai pembicara dan berfoto bersama. Selanjutnya, ada sesi foto bersama dengan para peserta, panitia, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Miss <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">Dwi. Para panitia juga tidak lupa untuk mengajak Miss Dwi dan para peserta untuk membuat video. Kemudian, acara ditutup oleh MC dengan melakukan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">scan<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">exit ticke<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400\">t <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan kata-kata penutup.<\/span><\/p>\n<table style=\"border-collapse: collapse;width: 100%\" border=\"1\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"width: 50%\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2024\/05\/6616A43C-6C66-4C79-A280-6EFC2E70515A.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-8119\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2024\/05\/6616A43C-6C66-4C79-A280-6EFC2E70515A.jpg\" alt=\"\" width=\"4032\" height=\"3024\" \/><\/a><\/td>\n<td style=\"width: 50%\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2024\/05\/A157FC79-DF4D-4862-98AC-21B02C856783.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-8120\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2024\/05\/A157FC79-DF4D-4862-98AC-21B02C856783.jpg\" alt=\"\" width=\"4032\" height=\"3024\" \/><\/a><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Setelah kegiatan seminar dilaksanakan, para panitia juga mengadakan kegiatan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Art Activity <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang dihadiri sebanyak 26 peserta pada hari yang sama, yaitu hari selasa tanggal 14 Mei 2024. Pada kegiatan tersebut, peserta mewarnai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">pattern <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">mandala yang telah dipilih dan dapat konsultasi langsung dengan konselor yang ada di ruangan. Dalam kegiatan ini, terdapat dua (2) ruangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">art Activity<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan setiap ruangan akan diisi oleh satu konselor. Konselor yang dihadirkan oleh panitia adalah kak Cindy Stefanie Tanjung dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Miss <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">Dwi Ayu Kartika. Kegiatan ini dimulai oleh pembukaan dari MC dan dilanjut dengan kata-kata sambutan dari kedua konselor dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">project manager<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<table style=\"border-collapse: collapse;width: 100%\" border=\"1\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"width: 50%\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2024\/05\/E7779365-83B8-4C53-B8B5-90AECDD6F2A9.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-8123\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2024\/05\/E7779365-83B8-4C53-B8B5-90AECDD6F2A9.jpg\" alt=\"\" width=\"287\" height=\"215\" \/><\/a><\/td>\n<td style=\"width: 50%\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2024\/05\/IMG_0390.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-8127\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2024\/05\/IMG_0390.jpg\" alt=\"\" width=\"6000\" height=\"4000\" \/><\/a><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Kegiatan mewarnai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">pattern <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">mandala berlangsung selama kurang lebih tiga puluh (30) menit dan diiringi oleh lagu yang dapat menstimulasi emosi para peserta. Setelah\u00a0 peserta mewarnai, peserta dapat melakukan konsultasi dengan konselor yang berada di ruangan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<table style=\"border-collapse: collapse;width: 100%\" border=\"1\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"width: 50%\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2024\/05\/unnamed.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-8131\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2024\/05\/unnamed.jpg\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"384\" \/><\/a><\/td>\n<td style=\"width: 50%\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2024\/05\/unnamed-1.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-8130\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2024\/05\/unnamed-1.jpg\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"384\" \/><\/a><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Setelah itu, para peserta diarahkan oleh MC untuk melakukan sesi dokumentasi dengan konselor. Kemudian, kegiatan ini ditutup dengan pemberian sertifikat kepada para konselor oleh PIC acara SACTY 2024 dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">project manager<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">scan<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400\">exit ticket<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, dan pemberian kata-kata penutup oleh MC.<\/span><\/p>\n<table style=\"border-collapse: collapse;width: 100%\" border=\"1\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"width: 51.707%\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2024\/05\/unnamed-2.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-8133\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2024\/05\/unnamed-2.jpg\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"341\" \/><\/a><\/td>\n<td style=\"width: 48.293%\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2024\/05\/unnamed-3.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-8132\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2024\/05\/unnamed-3.jpg\" alt=\"\" width=\"309\" height=\"232\" \/><\/a><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cExplore Yourself To Heal Pain: Strategi Self Exploration untuk Melindungi Diri dari Self Harm\u201d Setiap individu pasti memiliki tantangan dalam hidupnya masing-masing. Terkadang tantangan tersebut dapat menyebabkan kerentanan emosional yang akhirnya mampu berdampak pada kesehatan psikis individu tersebut. Beberapa orang mungkin memiliki kemampuan untuk dapat menyalurkan kerentanan emosional yang sedang dialaminya dengan baik. Akan tetapi, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":46,"featured_media":8114,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-8112","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8112","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/46"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8112"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8112\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8151,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8112\/revisions\/8151"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8114"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8112"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8112"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8112"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}