{"id":7466,"date":"2023-09-15T21:13:50","date_gmt":"2023-09-15T14:13:50","guid":{"rendered":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/?p=7466"},"modified":"2023-09-15T21:15:28","modified_gmt":"2023-09-15T14:15:28","slug":"mengenal-fomo-dan-dampak-negatif-nya-terhadap-kesehatan-mental-dalam-hubungan-sosial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/2023\/09\/mengenal-fomo-dan-dampak-negatif-nya-terhadap-kesehatan-mental-dalam-hubungan-sosial\/","title":{"rendered":"Mengenal FOMO dan Dampak Negatif-nya Terhadap Kesehatan Mental Dalam Hubungan Sosial"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2023\/09\/Gambar-artikel-kel-3.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-7467 aligncenter\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2023\/09\/Gambar-artikel-kel-3.jpg\" alt=\"\" width=\"414\" height=\"320\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\">sumber: <\/span><a href=\"https:\/\/thelearningworker.com\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/tips-fomo.jpg\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/thelearningworker.com\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/tips-fomo.jpg<\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Belakangan ini banyak istilah-istilah \u201cgaul\u201d baru yang mungkin masih banyak yang belum paham tentang penggunaan dan arti yang sebenarnya. Nah, salah satunya adalah \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">FOMO<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><i><span style=\"font-weight: 400\">Fear Of Missing Out <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">atau yang lebih dikenal dengan istilah \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">FOMO<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d adalah sebuah perasaan atau persepsi seseorang dimana ia merasa takut \u201ctertinggal\u201d baik mengenai suatu informasi atau hal-hal lain yang dianggap menarik. Fenomena ini muncul karena eksposur yang terus-menerus terhadap berbagai aktivitas, acara, atau pencapaian orang lain di media sosial, yang dapat menyebabkan perasaan tidak puas dengan kehidupan sendiri dan merasa tertinggal. Contoh dari tindakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">FOMO <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">adalah ketika seseorang tidak hadir pada saat grup-nya sedang melakukan suatu aktivitas atau sedang berkumpul bersama, sehingga ia merasa tertinggal akan apa yang dilakukan oleh grup tersebut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Ciri-ciri dari orang yang <\/b><b><i>FOMO <\/i><\/b><b>:<\/b><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li><span style=\"font-weight: 400\"> Orang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">FOMO <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">cenderung memiliki rasa tidak puas akan dirinya sendiri. Mereka sering membandingkan dirinya dengan orang lain yang tampaknya \u201clebih menarik\u201d dari mereka.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\"> Selalu ingin mengetahui atas apa yang sedang terjadi di sekitar mereka.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\"> Merasa dirinya lebih tertinggal dibandingkan dengan orang lain.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\"> Selalu mengecek ponsel karena takut \u201ctertinggal\u201d informasi-informasi yang menarik.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Jika dilihat dari\u00a0 ciri-ciri di atas, kamu termasuk orang yang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">FOMO <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">atau tidak nih?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Dampak Negatif <\/b><b><i>FOMO <\/i><\/b><b>Terhadap Kesehatan Mental dalam hubungan sosial:\u00a0<\/b><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Stres dan kecemasan yang berlebihan. Orang yang mengalami <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">FOMO <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">sering kali merasa tertekan dan cemas karena selalu beranggapan bahwa mereka harus selalu terlibat dalam segala hal yang terjadi di sekitar mereka.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Perasaan rendah diri dan kurangnya kepuasan diri. Orang yang mengalami <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">FOMO <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">cenderung membandingkan diri mereka dengan orang lain yang tampaknya lebih sukses dan lebih menarik sehingga mereka merasa bahwa mereka tidak mencapai tingkat keberhasilan yang sama seperti orang lain.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Gangguan tidur dan kelelahan. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">FOMO <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">sering kali membuat seseorang sulit tidur karena mereka terus berpikir tentang apa yang mereka lewatkan jika tidak ikut terlibat dalam suatu acara atau kegiatan sosial.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Impulsif dalam pengeluaran. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">FOMO <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dapat mendorong seseorang untuk mengambil keputusan belanja secara impulsif. Mereka mungkin merasa harus memiliki barang atau pengalaman tertentu agar tidak merasa ketinggalan, tanpa mempertimbangkan apakah pembelian tersebut benar-benar diperlukan atau sesuai dengan anggaran mereka.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Gangguan hubungan sosial. Hal ini terjadi karena orang yang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">FOMO <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">terlalu fokus pada apa yang mereka lewatkan dan tidak benar-benar hadir dalam momen yang ada saat mereka berinteraksi dengan orang lain. Hal ini berdampak pada kurangnya kualitas dan kepuasan\u00a0 dalam hubungan.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Wah, ternyata tidak sedikit dampak negatif yang ditimbulkan dari perilaku <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">FOMO<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Penting untuk mengenali gejala-gejala <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">FOMO <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan mencari cara untuk mengatasinya agar tidak berdampak buruk bagi diri sendiri dan orang lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Tips untuk mengatasi <\/b><b><i>FOMO<\/i><\/b><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menyadari bahwa media sosial tidak selalu mencerminkan kenyataan. Banyak orang yang hanya menampilkan sisi positif dari kehidupan mereka di media sosial, tetapi tidak menunjukkan kesulitan yang mereka hadapi. Jadi, jangan mudah terpesona oleh gambar-gambar indah di media sosial dan ingatlah bahwa setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menghargai dan mensyukuri apa yang sudah dimiliki dalam hidup. Daripada membandingkan diri dengan orang lain, lebih baik fokus pada hal-hal yang membuat kita bahagia dan puas dengan diri sendiri. Cobalah untuk menulis daftar hal-hal yang kita syukuri setiap hari atau mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang telah membantu atau mendukung kita.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menetapkan batasan waktu untuk menggunakan media sosial dan gadget. Terlalu banyak menghabiskan waktu di dunia maya dapat membuat kita lupa akan dunia nyata dan orang-orang yang penting bagi kita. Lebih baik gunakan waktu tersebut untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Membangun hubungan sosial yang sehat dan berkualitas. Carilah orang-orang yang memiliki kesamaan dengan kita dan berikan perhatian, penghargaan, dan dukungan kepada mereka. Hal ini dapat meningkatkan rasa percaya diri, kebahagiaan, dan kesejahteraan kita.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menetapkan prioritas diri. Dengan menyaring informasi yang masuk, kita dapat fokus pada hal-hal yang benar-benar relevan dan mendukung tujuan kita. Dengan memilih dengan bijak di antara berbagai peluang, kita dapat menjauhkan diri dari perasaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">FOMO <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan mengalami kepuasan yang lebih besar dalam pencapaian yang telah dipilih.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><i><span style=\"font-weight: 400\">FOMO <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dapat berdampak negatif pada kesejahteraan mental, memicu perasaan cemas, rendah diri, dan bahkan kelelahan karena tekanan untuk terus berpartisipasi dalam segala hal. Penting bagi individu untuk mengenali dan mengelola <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">FOMO<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, menerapkan batasan dalam penggunaan media sosial, fokus pada hal-hal yang benar-benar penting bagi mereka, serta belajar merayakan pencapaian dan pengalaman pribadi tanpa perlu membandingkannya dengan orang lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">References:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">kumparan. (2023, June 23). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Arti Fomo, Ciri-Ciri, Dan Dampaknya<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. kumparan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/kumparan.com\/pengertian-dan-istilah\/arti-fomo-ciri-ciri-dan-dampaknya-20eQP65E4lO\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/kumparan.com\/pengertian-dan-istilah\/arti-fomo-ciri-ciri-dan-dampaknya-20eQP65E4lO\u00a0<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Adrian, K. (2021, Maret 29). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Mengenal FOMO dan Dampak Negatifnya<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Dipetik Agustus 10, 2023, from Alodokter: <\/span><a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/mengenal-fomo-dan-dampak-negatifnya\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.alodokter.com\/mengenal-fomo-dan-dampak-negatifnya<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Fadli, R. (2023, Maret 16). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">5 Dampak Negatif FOMO bagi Kesehatan Mental<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Dipetik Agustus 10, 2023, dari HaloDoc: <\/span><a href=\"https:\/\/www.halodoc.com\/artikel\/5-dampak-negatif-fomo-bagi-kesehatan-mental\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.halodoc.com\/artikel\/5-dampak-negatif-fomo-bagi-kesehatan-mental<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Lestari, R. D. (2023, Juli 7). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">FOMO dan Akibatnya Bagi Kesehatan Mental<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Dipetik Agustus 10, 2023, dari Kompasiana: <\/span><a href=\"https:\/\/www.kompasiana.com\/rizkadwilestari4459\/64a82d72e1a16766653ab952\/fomo-dan-akibatnya-bagi-kesehatan-mental\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.kompasiana.com\/rizkadwilestari4459\/64a82d72e1a16766653ab952\/fomo-dan-akibatnya-bagi-kesehatan-mental<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Nugroho, A. (2020, Juli 6). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Mengenal Apa Itu FOMO &amp; Dampak Buruk yang Ditimbulkan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Dipetik Agustus 10, 2023, dari Qwords: <\/span><a href=\"https:\/\/qwords.com\/blog\/fomo-adalah\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/qwords.com\/blog\/fomo-adalah\/<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Scott, E. (2022, November 16). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">How to Cope with FOMO<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Dipetik Agustus 10, 2023, dari Verywell Mind: <\/span><a href=\"https:\/\/www.verywellmind.com\/how-to-cope-with-fomo-4174664\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.verywellmind.com\/how-to-cope-with-fomo-4174664<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Myrilla, S., &amp; Iriani, F. (2022). HEDONIS SEBAGAI MODERATOR PADA FOMO DAN CONFORMITY CONSUMPTION BEHAVIOR REMAJA PENGGUNA SMARTPHONE X. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, 6(2), 507-516. DOI: <\/span><a href=\"https:\/\/doi.org\/10.24912\/jmishumsen.v6i2.18599\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/doi.org\/10.24912\/jmishumsen.v6i2.18599<\/span><\/a><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>sumber: https:\/\/thelearningworker.com\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/tips-fomo.jpg Belakangan ini banyak istilah-istilah \u201cgaul\u201d baru yang mungkin masih banyak yang belum paham tentang penggunaan dan arti yang sebenarnya. Nah, salah satunya adalah \u201cFOMO\u201d.\u00a0 Fear Of Missing Out atau yang lebih dikenal dengan istilah \u201cFOMO\u201d adalah sebuah perasaan atau persepsi seseorang dimana ia merasa takut \u201ctertinggal\u201d baik mengenai suatu informasi atau hal-hal lain [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":46,"featured_media":7467,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[44],"tags":[],"class_list":["post-7466","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7466","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/46"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7466"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7466\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7469,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7466\/revisions\/7469"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7467"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7466"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7466"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7466"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}