    {"id":5158,"date":"2021-07-02T21:28:25","date_gmt":"2021-07-02T14:28:25","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/?p=5158"},"modified":"2021-07-07T11:43:36","modified_gmt":"2021-07-07T04:43:36","slug":"webinar-lingkungan-tfisc-2021-mengubah-limbah-menjadi-rupiah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/2021\/07\/webinar-lingkungan-tfisc-2021-mengubah-limbah-menjadi-rupiah\/","title":{"rendered":"Webinar Lingkungan TFISC 2021: Mengubah Limbah Menjadi Rupiah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\"><strong>\u201cMengubah Limbah Menjadi Rupiah\u201d<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Apakah kalian tahu bahwa di tahun 2018, Indonesia berada di urutan teratas kedua setelah China dalam hal penggunaan sampah plastik terbanyak di dunia? Berdasarkan data penelitian yang diambil dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">theaseanpost.com<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> menyatakan bahwa Indonesia memiliki sampah plastik sebesar 3.32 <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">million metric tons<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (MMT). Jika dibandingkan dengan China, perbandingan ini terbilang cukup signifikan, yaitu sebesar 5.60 MMT dikarenakan walaupun China memiliki sampah plastik terbanyak sebesar 8.82 MMT tetapi, Indonesia tetap menjadi urutan kedua dalam hal pemilik sampah terbanyak di dunia. Ini terjadi karena di Indonesia itu sendiri masih banyak masyarakat yang menggunakan plastik untuk keperluan sehari-hari. Serta, dalam rangka mengurangi sampah plastik di lingkungan sekitar, masyarakat cenderung melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">open burning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> terhadap sampah-sampah plastik yang ada. Hal tersebut dapat membuat lingkungan di sekitar semakin rusak dan tercemar karena dari dalam diri masyarakat itu sendiri belum bisa memanfaatkan sampah-sampah yang ada dengan baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0 \u00a0 \u00a0Melihat hal tersebut, pada tanggal 2 Juli 2021, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Teach For Indonesia Student Community<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> menyelenggarakan sebuah acara webinar dengan tema pengolahan dan pemanfaatan limbah yang memiliki judul \u201cMengubah Limbah Menjadi Rupiah\u201d. Tema dan judul ini diangkat berdasarkan masalah lingkungan yang terjadi di masyarakat dan untuk mewujudkan kesadaran diri serta meningkatkan pengetahuan pada masyarakat mengenai pengolahan limbah sampah yang dapat menghasilkan nilai jual. Webinar ini dibawakan oleh Osadhani Rahma Pemila selaku <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Vice Director<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400\">of<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> BACK-IND dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Owner of life and Co Zero Waste Bulk Store<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Osadhani Rahma Pemila membagikan pengalaman dan pengetahuannya mengenai cara mengolah limbah yang baik dan benar. Pengalaman dan pengetahuannya dapat membantu mengatasi permasalahan limbah. Salah satu pengalaman yang dibagikan oleh pembicara diantaranya adalah aktivitas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">composting, maggot BSF, eco enzyme, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> ecoprinting. Composting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> merupakan sebuah kegiatan mengolah sampah dengan menggabungkan sampah-sampah dapur dan hasil dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">composting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> berupa pupuk. Pupuk ini nantinya dapat dijual kembali atau dijadikan sebagai pupuk organik untuk membantu menumbuhkan tanaman. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Maggot BSF<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> merupakan belatung dengan ukuran yang panjang dan besar, biasanya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Maggot BSF<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ini digunakan sebagai makanan hewan, seperti burung, ikan, dan sebagainya. Pembicara juga menjelaskan mengenai cara pengolahan limbah menjadi rupiah, seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">eco enzyme<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">ecoprinting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Berdasarkan aktivitas yang dijelaskan oleh pembicara, diharapkan dapat menjadi solusi dalam penanganan, pengolahan, dan pemanfaatan limbah. Diharapkan juga dengan diadakannya webinar ini dapat membangun jiwa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">entrepreneurship<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> bagi para peserta karena semua kegiatan yang dibagikan oleh pembicara dapat memiliki nilai jual. Bila kita menerapkan hal tersebut mulai dari sekarang, kita dapat membantu pencegahan penumpukan sampah yang ada di sekitar kita. Kita juga dapat membantu Indonesia agar terbebas dari sampah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>DOKUMENTASI KEGIATAN:<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2021\/07\/Screenshot-738.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-5160\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2021\/07\/Screenshot-738.png\" alt=\"\" width=\"1366\" height=\"768\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2021\/07\/Screenshot-773.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-5159\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2021\/07\/Screenshot-773.png\" alt=\"\" width=\"1366\" height=\"768\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2021\/07\/Screenshot-772.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-5161\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2021\/07\/Screenshot-772.png\" alt=\"\" width=\"1366\" height=\"768\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2021\/07\/WhatsApp-Image-2021-07-07-at-13.38.27.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-5163\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2021\/07\/WhatsApp-Image-2021-07-07-at-13.38.27.jpeg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"800\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2021\/07\/WhatsApp-Image-2021-07-07-at-13.38.27-1.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-5162\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2021\/07\/WhatsApp-Image-2021-07-07-at-13.38.27-1.jpeg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"800\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cMengubah Limbah Menjadi Rupiah\u201d \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Apakah kalian tahu bahwa di tahun 2018, Indonesia berada di urutan teratas kedua setelah China dalam hal penggunaan sampah plastik terbanyak di dunia? Berdasarkan data penelitian yang diambil dari theaseanpost.com menyatakan bahwa Indonesia memiliki sampah plastik sebesar 3.32 million metric tons (MMT). Jika dibandingkan dengan China, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":46,"featured_media":5164,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-5158","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5158","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/46"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5158"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5158\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5165,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5158\/revisions\/5165"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5164"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5158"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5158"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5158"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}