{"id":10814,"date":"2026-05-25T14:53:05","date_gmt":"2026-05-25T07:53:05","guid":{"rendered":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/?p=10814"},"modified":"2026-06-01T15:01:22","modified_gmt":"2026-06-01T08:01:22","slug":"under-academic-pressure-ketika-nilai-mempengaruhi-self-esteem-dan-mental-health-mahasiswa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/2026\/05\/under-academic-pressure-ketika-nilai-mempengaruhi-self-esteem-dan-mental-health-mahasiswa\/","title":{"rendered":"Under Academic Pressure: Ketika Nilai Mempengaruhi Self-Esteem dan Mental Health Mahasiswa"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2026\/06\/Gambar-Artikel-Health-Kelompok-14-CP-HE-kmg.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-10815\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-content\/uploads\/sites\/41\/2026\/06\/Gambar-Artikel-Health-Kelompok-14-CP-HE-kmg.jpg\" alt=\"\" width=\"1600\" height=\"900\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\">Sumber: <\/span><a href=\"https:\/\/www.shutterstock.com\/id\/search\/academic-pressure\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.shutterstock.com\/id\/search\/academic-pressure<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Kehidupan perkuliahan merupakan fase transisi menuju kedewasaan yang disertai peningkatan tuntutan akademik dan tanggung jawab personal. Mahasiswa dituntut mandiri dalam mengatur waktu, memahami materi, serta menyelesaikan berbagai tugas. Selain itu, keterlibatan dalam organisasi, pekerjaan paruh waktu, dan kehidupan sosial turut menambah beban, sehingga menciptakan dinamika yang dapat memengaruhi kondisi psikologis mahasiswa.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dalam kondisi ini, mahasiswa sering mengalami <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">academic pressure<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, yaitu tuntutan untuk mencapai performa akademik yang tinggi. Tekanan ini berasal dari beban tugas, persaingan, dan ekspektasi terhadap hasil. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">World Health Organization<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (2022) dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">American Psychological Association<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (2019) menyebutkan bahwa tekanan akademik menjadi salah satu sumber stres utama pada masa dewasa awal. Jika tidak dikelola, hal ini dapat menurunkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">self-esteem<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, ditandai dengan berkurangnya kepercayaan diri dan munculnya keraguan terhadap kemampuan diri. Dalam jangka panjang, kondisi ini berpotensi berkembang menjadi gangguan mental, sejalan dengan data dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">National Institute of Mental Health<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> menunjukkan bahwa kelompok usia 18\u201325 tahun memiliki prevalensi kecemasan dan depresi yang cukup tinggi, serta berbagai penelitian juga mengaitkan tekanan akademik dengan stres, kelelahan, dan penurunan kesejahteraan psikologis (PSEB, 2023; Medula, 2020).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Tekanan akademik sering terjadi akibat beban tugas yang tinggi dan waktu pengerjaan yang terbatas, sehingga mahasiswa dituntut bekerja lebih cepat dan efisien. Kondisi ini diperparah oleh kecenderungan perfeksionisme, dimana mahasiswa merasa harus selalu mencapai hasil yang sempurna, sehingga sulit menerima kesalahan dan takut akan kegagalan. Selain itu, persaingan akademik yang tidak sehat serta munculnya ekspektasi tinggi baik dari diri sendiri maupun lingkungan, mendorong mahasiswa untuk membandingkan pencapaian dirinya dengan orang lain. Dengan tuntutan yang terus bertambah dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">workload<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang berlebihan, mahasiswa semakin merasa kemampuan yang dimiliki tidak sebanding dengan beban yang dihadapi. Apabila tekanan berlangsung secara terus-menerus, kondisi ini akan berdampak pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">self-esteem<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan kesehatan mental mahasiswa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Tuntutan akademik seharusnya berperan sebagai motivasi mahasiswa agar lebih disiplin, bertanggung jawab, dan berusaha untuk meraih pencapain. Namun, ketika tuntutan tersebut berubah menjadi beban dan menimbulkan tekanan, dampak yang dirasakan justru menjadi negatif. Mahasiswa dapat mengalami kecemasan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">(anxiety),<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> kesulitan mengontrol pikiran, hingga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">overthinking<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> terus-menerus, membuat mahasiswa merasa lelah secara mental dan emosional. Tidak hanya itu, rasa takut gagal dan khawatir tidak mampu memenuhi ekspektasi, mendorong mahasiswa untuk membandingkan diri dengan orang lain, yang pada akhirnya menurunkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">self-esteem <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">mereka. Mahasiswa mulai memandang dirinya tidak cukup baik dan kehilangan kepercayaan diri, bahkan memunculkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">learned helplessness<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, yaitu perasaan bahwa usaha yang dilakukan tidak akan membuahkan hasil.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dampak lain yang sering muncul adalah kelelahan fisik dan mental. Tugas yang menumpuk dan tuntutan untuk terus produktif membuat mahasiswa sulit untuk beristirahat dengan cukup. Hal ini menyebabkan pola tidur dan makan terganggu, konsentrasi menurun, dan produktivitas berkurang. Jika kondisi ini terus berlangsung, maka akan memicu kelelahan yang ekstrem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">(burnout),<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang ditandai dengan hilangnya motivasi dan ketidakmampuan untuk menjalankan aktivitas sehari-harii.<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">Bahkan tekanan yang berkepanjangan berisiko memicu depresi, yang dapat menganggu kejernihan berpikir hingga munculnya perilaku negatif, seperti melukai diri sendiri.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Oleh karena itu, pengelolaan tekanan akademik menjadi penting agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih serius. Mahasiswa perlu menerapkan strategi preventif dan adaptif, seperti manajemen waktu yang efektif untuk menyeimbangkan tuntutan akademik dan kebutuhan istirahat. Selain itu, kemampuan dalam menetapkan prioritas dan menghindari penundaan juga menjadi kunci dalam mengurangi beban yang berlebihan. Upaya tersebut perlu didukung dengan penerapan pola hidup sehat, seperti olahraga rutin dan tidur yang cukup, guna menjaga stabilitas fisik dan mental.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Di samping itu, dukungan emosional dari teman, keluarga, maupun tenaga profesional dapat membantu mengurangi perasaan terisolasi serta meningkatkan kemampuan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">coping <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">individu. Di sisi lain, institusi pendidikan memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan yang suportif melalui penyediaan layanan konseling, program manajemen stres, serta sistem pembelajaran yang lebih adaptif. Dengan dukungan yang memadai, mahasiswa dapat menjaga keseimbangan antara prestasi akademik dan kesehatan mental secara berkelanjutan.<\/span><\/p>\n<p><b>Daftar Pustaka<\/b><\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify\"><i><span style=\"font-weight: 400\">American Psychological Association.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (2019). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Stress in America: Generation Z.<\/span><\/i><a href=\"https:\/\/www.apa.org\/news\/press\/releases\/stress\/2018\/stress-gen-z.pdf\"><span style=\"font-weight: 400\"> https:\/\/www.apa.org\/news\/press\/releases\/stress\/2018\/stress-gen-z.pdf<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Bagaspoetro. (2023). Tekanan akademis: Gejala, dampak, &amp; cara mengatasinya. Labcito. <a style=\"font-size: 14px\" href=\"https:\/\/labcito.co.id\/tekanan-akademis\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/labcito.co.id\/tekanan-akademis\/<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Derizky Virginia, A., Lisiswanti, R., Sutarto, &amp; Wahyuni, A. (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi self-esteem pada mahasiswa: Tinjauan pustaka. Medula. <a style=\"font-size: 14px\" href=\"https:\/\/journalofmedula.com\/index.php\/medula\/article\/download\/1412\/1073\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/journalofmedula.com\/index.php\/medula\/article\/download\/1412\/1073<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Gisela, E. S., Kinkie, E. A., Sabbilla, A., &amp; Subroto, U. (2025). Pengaruh stres akademik terhadap kesejahteraan psikologis mahasiswa semester akhir yang terlambat lulus. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 5(1), 331\u2013341. <a style=\"font-size: 14px\" href=\"https:\/\/ojs.pseb.or.id\/index.php\/jmh\/article\/download\/1179\/895\/2791\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/ojs.pseb.or.id\/index.php\/jmh\/article\/download\/1179\/895\/2791<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Indies. (n.d.). Mengenal academic pressure: Tekanan akademik dan cara menghadapinya. <a style=\"font-size: 14px\" href=\"https:\/\/indies.co.id\/mengenal-academic-pressure-tekanan-akademik-dan-cara-menghadapinya\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/indies.co.id\/mengenal-academic-pressure-tekanan-akademik-dan-cara-menghadapinya\/<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"text-align: justify\"><i style=\"font-size: 14px\"><span style=\"font-weight: 400\">National Institute of Mental Health.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (n.d.). <\/span><i style=\"font-size: 14px\"><span style=\"font-weight: 400\">Mental illness statistics among young adults. <\/span><\/i><a style=\"font-size: 14px\" href=\"https:\/\/www.nimh.nih.gov\/health\/statistics\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.nimh.nih.gov\/health\/statistics<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Nastiti, D., &amp; Author, A. (2025). Pengaruh <i style=\"font-size: 14px\"><span style=\"font-weight: 400\">self-esteem<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan <\/span><i style=\"font-size: 14px\"><span style=\"font-weight: 400\">self-efficacy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> terhadap academic burnout pada siswa SMK Ma\u2019arif NU Ngaban. Prosiding Simposium. <\/span><a style=\"font-size: 14px\" href=\"https:\/\/simposiumpsi49.unmuhjember.ac.id\/index.php\/prosidingSimposium\/article\/view\/26\/26\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/simposiumpsi49.unmuhjember.ac.id\/index.php\/prosidingSimposium\/article\/view\/26\/26<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"text-align: justify\"><i style=\"font-size: 14px\"><span style=\"font-weight: 400\">World Health Organization.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (2022). <\/span><i style=\"font-size: 14px\"><span style=\"font-weight: 400\">Mental health of students and young people. <\/span><\/i><a style=\"font-size: 14px\" href=\"https:\/\/www.who.int\/news-room\/fact-sheets\/detail\/mental-health-strengthening-our-response\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.who.int\/news-room\/fact-sheets\/detail\/mental-health-strengthening-our-response<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Shutterstock. (n.d.). <i style=\"font-size: 14px\"><span style=\"font-weight: 400\">Academic pressure [Stock images].<\/span><\/i> <a style=\"font-size: 14px\" href=\"https:\/\/www.shutterstock.com\/id\/search\/academic-pressure\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.shutterstock.com\/id\/search\/academic-pressure<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sumber: https:\/\/www.shutterstock.com\/id\/search\/academic-pressure\u00a0 Kehidupan perkuliahan merupakan fase transisi menuju kedewasaan yang disertai peningkatan tuntutan akademik dan tanggung jawab personal. Mahasiswa dituntut mandiri dalam mengatur waktu, memahami materi, serta menyelesaikan berbagai tugas. Selain itu, keterlibatan dalam organisasi, pekerjaan paruh waktu, dan kehidupan sosial turut menambah beban, sehingga menciptakan dinamika yang dapat memengaruhi kondisi psikologis mahasiswa. Dalam kondisi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":46,"featured_media":10815,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[44],"tags":[],"class_list":["post-10814","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10814","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/46"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10814"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10814\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10816,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10814\/revisions\/10816"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10815"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10814"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10814"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/tfi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10814"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}