    {"id":1414,"date":"2023-06-04T23:34:01","date_gmt":"2023-06-04T16:34:01","guid":{"rendered":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/swanarapala\/?p=1414"},"modified":"2023-06-04T23:34:38","modified_gmt":"2023-06-04T16:34:38","slug":"liquid-tree-solusi-udara-perkotaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/swanarapala\/2023\/06\/liquid-tree-solusi-udara-perkotaan\/","title":{"rendered":"Liquid Tree, Solusi Udara Perkotaan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Jika anda tinggal di Jakarta, pastinya sudah pernah merasakan polusi udara. Saat kita berangkat kuliah, pulang, ingin pergi ke rumah teman, jika kita melewati jalan-jalan besar dimanapun akan mencium kebulan asap dari kendaraan bermotor. Polusi merupakan masalah serius, karena punya banyak efek negatif pada kesehatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Banyak sekali upaya yang telah dicoba oleh pemerintah dan masyarakat untuk menanggulangi polusi. Salah satunya pembuatan hutan kota, seperti Plataran dan GBK. Karena, hutan kota bisa memfiltrasi karbon dioksida menjadi oksigen dalam jumlah besar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk menanggulangi masalah polusi udara, beberapa ilmuwan asal Belgrade, Serbia menciptakan \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">The Liquid Tree<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d. Seperti namanya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">liquid tree<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> adalah sebuah bioreaktor berisi cairan yang bisa berfungsi selayaknya sebuah pohon. Cairan ini dapat memproses karbon dioksida menjadi oksigen dengan menggunakan teknologi solar panel. Bonusnya, cairan ini juga bisa menjadi<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> fertilizer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Alasan para ilmuwan tersebut menciptakan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> The Liquid Tree<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> adalah karena buruknya polusi udara di Serbia. Menurut survei, Serbia adalah kota dengan polusi udara terburuk ke-33 di dunia, namun di benua Eropa saja, Serbia menduduki peringkat pertama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Cairan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">The Liquid Tree<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> terlihat sangat futuristik. Sebenarnya, kontennya terdiri dari air dan mikroalga. Mikroalga memiliki kemampuan menghilangkan karbon dioksida 10 sampai 50 kali lebih cepat dari pohon biasa.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/swanarapala\/wp-content\/uploads\/sites\/50\/2023\/06\/foto-Artikel-Sally.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-1415\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/swanarapala\/wp-content\/uploads\/sites\/50\/2023\/06\/foto-Artikel-Sally.jpg\" alt=\"\" width=\"739\" height=\"415\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Mungkin proyek-proyek penanaman pohon terlihat lebih menggiurkan, tapi proyek pembangunan bioreaktor yang efisien tempat tentu lebih menguntungkan dari sisi praktikal, finansial, dan tata kota. Jika kita lihat kemampuannya mengolah karbon dioksida, bayangkan jika terobosan ini dibangun di kota lainnya. Bisa saja,<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> The Liquid Tree<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> merupakan solusi melawan perubahan iklim.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jika anda tinggal di Jakarta, pastinya sudah pernah merasakan polusi udara. Saat kita berangkat kuliah, pulang, ingin pergi ke rumah teman, jika kita melewati jalan-jalan besar dimanapun akan mencium kebulan asap dari kendaraan bermotor. Polusi merupakan masalah serius, karena punya banyak efek negatif pada kesehatan. Banyak sekali upaya yang telah dicoba oleh pemerintah dan masyarakat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":55,"featured_media":1415,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1414","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/swanarapala\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1414","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/swanarapala\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/swanarapala\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/swanarapala\/wp-json\/wp\/v2\/users\/55"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/swanarapala\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1414"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/swanarapala\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1414\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1416,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/swanarapala\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1414\/revisions\/1416"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/swanarapala\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1415"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/swanarapala\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1414"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/swanarapala\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1414"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/swanarapala\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1414"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}