    {"id":2466,"date":"2020-07-31T15:39:10","date_gmt":"2020-07-31T08:39:10","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/stmanis\/?p=2466"},"modified":"2020-07-31T15:39:10","modified_gmt":"2020-07-31T08:39:10","slug":"movie-review-aladdin-merasakan-petualangan-fantastis-di-timur-tengah-2019","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/stmanis\/2020\/07\/movie-review-aladdin-merasakan-petualangan-fantastis-di-timur-tengah-2019\/","title":{"rendered":"Movie Review Aladdin: Merasakan Petualangan Fantastis di Timur Tengah (2019)"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/stmanis\/wp-content\/uploads\/sites\/60\/2020\/07\/unnamed-3.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-2468\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/stmanis\/wp-content\/uploads\/sites\/60\/2020\/07\/unnamed-3.jpg\" alt=\"\" width=\"245\" height=\"363\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0Source: imdb.com<\/span><\/p>\n<p><b>Sutradara: <\/b><span style=\"font-weight: 400\">Guy Ritchie<\/span><\/p>\n<p><b>Penulis: <\/b><span style=\"font-weight: 400\">John August<\/span><\/p>\n<p><b>Pemeran: <\/b><span style=\"font-weight: 400\">Will Smith, Mena Massoud, Naomi Scott, Marwan Kenzari, Navid Negahban, Nasim Pedrad, dan Billy Magnussen<\/span><\/p>\n<p><b>Rating: <\/b><span style=\"font-weight: 400\">R13 (Remaja diatas 13 Tahun)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hai Manis! Pada tahun 2019, Walt Disney Studios mempersembahkan film <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">live-action<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> &#8220;Aladdin&#8221;, yang merupakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">remake<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dari film animasi dengan judul yang sama dan dirilis pada tahun 1992 silam. Disutradarai oleh Guy Ritchie yang juga pernah menyutradarai film \u201cSherlock Holmes\u201d dan naskahnya sendiri dibuat oleh John August. Menceritakan tentang sebuah kisah yang terinspirasi dari dongeng asal Timur Tengah, legenda \u201cSeribu Satu Malam\u201d dengan jalan cerita memukau dan soundtrack yang indah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cAladdin\u201d, film Disney yang satu ini patut untuk diacungi jempol. Memiliki plot yang kurang lebih sama dengan kisah Aladdin versi kartun, tetapi ada sedikit perubahan yang menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Salah satu faktor yang membuat film ini patut diacungi jempol adalah dari sisi artistik dan visualnya yang dimana dalam versi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">live-action<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ini terlihat lebih hidup dan sangat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">relatable<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dalam kehidupan sehari-hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Aladdin <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">live-action<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ini lebih memiliki unsur komedi yang juga totalitas dalam sisi musikalnya. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Soundtrack<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dalam film ini juga disuguhkan dengan sangat baik dan cocok dengan suasana yang ada. Salah satu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">soundtrack-<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">nya, yaitu &#8220;A Whole New World&#8221; membuat para pendengarnya terngiang-ngiang dengan lagu tersebut sehingga banyak orang menyukainya dan bahkan meng<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">cover-<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">nya. Versi terbaru \u201cA Whole New World\u201d disajikan dengan musik instrumental khas Timur Tengah sehingga pendengarnya seakan dibawa untuk merasakan langsung suasana di Timur Tengah. Tidak hanya melodinya yang disuguhkan secara menarik, namun juga lirik lagunya memiliki makna yang cukup dalam.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/stmanis\/wp-content\/uploads\/sites\/60\/2020\/07\/2.1.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2471\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/stmanis\/wp-content\/uploads\/sites\/60\/2020\/07\/2.1.png\" alt=\"\" width=\"602\" height=\"252\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Source: radiouty.com<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kualitas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">editing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan CGI yang ditampilkan juga tidak main-main serta memiliki visualisasi yang spektakuler dimana penonton dibuat kesulitan untuk membedakan asli atau tidaknya. Penampakan kota Agrabah, emas-emas berkilauan, Abu sang monyet, dan visualisasi Jin dari Will Smith yang terlihat nyata patut untuk diapresiasi.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/stmanis\/wp-content\/uploads\/sites\/60\/2020\/07\/3.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2469\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/stmanis\/wp-content\/uploads\/sites\/60\/2020\/07\/3.png\" alt=\"\" width=\"526\" height=\"242\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Source: imdb.com\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Desain kostum yang digunakan pun cukup menarik, dengan detail khas kerajaan Timur Tengah yang mewah dan beragam warna sehingga dapat membedakan antara satu karakter dengan karakter lainnya. Namun sayang, kostum yang seharusnya bisa menjadi salah satu daya tarik dari film ini didesain terlalu modern sehingga terlihat kurang senada dengan latar waktu cerita yang terjadi di zaman dulu.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/stmanis\/wp-content\/uploads\/sites\/60\/2020\/07\/4-1.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-2470\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/stmanis\/wp-content\/uploads\/sites\/60\/2020\/07\/4-1.jpg\" alt=\"\" width=\"197\" height=\"351\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Secara keseluruhan, \u201cAladdin\u201d sangat menarik perhatian khususnya untuk para penggemar film Disney. Terlihat dari segi pemain, aransemen lagu dan musik, koreo, latar tempat, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">editing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan semuanya dikemas dengan luar biasa. Nilai humor yang disampaikan juga pas dan diterima baik oleh penonton. \u201cAladdin\u201d bisa menjadi tontonan yang menghibur serta membawa nostalgia dengan cara yang menyenangkan. Di Indonesia sendiri, &#8220;Aladdin&#8221; diberi rating R13 atau untuk remaja 13 tahun ke atas karena ada beberapa adegan yang tidak cocok untuk anak-anak. Selain itu, film ini juga memiliki pesan moral yang bagus dan nilai-nilai kehidupan yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya kita tidak boleh serakah dan harus bersyukur dengan apa yang kita miliki serta jangan lupa untuk berbagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kalau penasaran, jangan lupa tonton filmnya untuk ikut petualangan seru yang fantastis bersama Aladdin ya Manis!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Source:\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">kincir.com<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">kumparan.com<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u00a0Source: imdb.com Sutradara: Guy Ritchie Penulis: John August Pemeran: Will Smith, Mena Massoud, Naomi Scott, Marwan Kenzari, Navid Negahban, Nasim Pedrad, dan Billy Magnussen Rating: R13 (Remaja diatas 13 Tahun) Hai Manis! Pada tahun 2019, Walt Disney Studios mempersembahkan film live-action &#8220;Aladdin&#8221;, yang merupakan remake dari film animasi dengan judul yang sama dan dirilis pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":65,"featured_media":2467,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-2466","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/stmanis\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2466","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/stmanis\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/stmanis\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/stmanis\/wp-json\/wp\/v2\/users\/65"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/stmanis\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2466"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/stmanis\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2466\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2472,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/stmanis\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2466\/revisions\/2472"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/stmanis\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2467"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/stmanis\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2466"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/stmanis\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2466"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/stmanis\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2466"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}