COVID-19: WAIT (Watch Ask Invite Trust)

Artikel Nusantara

Pada 11 Juni 2021 – 17 Juni 2021 kasus positif COVID-19 meningkat yaitu, dari 8.083 hingga 12.624 kasus. Ini membuat pemerintah harus bergerak untuk menyediakan ruangan bagi penderita COVID-19 terkhusus yang memiliki gejala cukup berat yang mengharuskan perawatan intensif. Melalui lama Kompas.com yang diungkapkan oleh Riris Andono (epidemiolog UGM) pada Sabtu, 12 Juni 2021 penyebab kenaikan kasus COVID-19 terjadi dikarenakan meningkatnya mobilitas masyarakat dan kurangnya penerapan protocol kesehatan di masyarakat.

Melalui kasus peningkatan tersebut bukti pemerintah membantu masyarakat yang terkena positif COVID-19 yaitu pemerintah mengupayakan WGS (Whole Genum Sequencing) di percepat agar dapat digunakan untuk mengendalikan distribusi varian COVID-19 yang menyebar ke berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, pemerintah bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memberikan fasilitas hotel guna isolasi mandiri dan berkomitmen akan menyeselesaikan pembayaran terhadap penggunaan fasilitas isolasi mandiri yang bekerjasama dengan industri perhotelan serta masih banyak lagi upaya pemerintah untuk menanggulangi COVID-19 dan membantu warga Indonesia yang terkena dampaknya.

Jika dilihat dari berita-berita dan kondisi saat ini ada saja sebagian besar dari kita umat manusia di Indonesia masih sulit untuk menerapkan anjuran dari pemerintah untuk menerapkan protocol kesehatan. Tidak mengikuti anjuran tersebut sama saja tidak menaati hukum yang sedang dibuat untuk saat ini. Padahal, aturan tersebut dilakukan atau diterapkan demi kebaikan bersama. Di dalam Roma 13:1-2 dituliskan “Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah. Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya.”

Marilah kita semua ikut berpartisipasi dalam penerapan anjuran protocol kesehatan yang diterapkan pemerintah. Setidaknya, dengan kita menerapkan dan berpartisipasi di dalamnya dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19 atau mengurangi kenaikan angka positif COVID-19.

Lalu jika ada pertanyaan..

Kalau sudah menerapkan protocol kesehatan namun masih terkena bagaimana?

Jawabannya:

Watch: Melihat kembali kegiatan apa yang anda lakukan akhir-akhir ini, apakah membuat diri anda lemah (ex: stress, kelelahan) dikarenakan bisa saja imun anda menurun.

Ask: Beri waktu untuk berdoa dan tanyakan kepada Tuhan serta tanyakan juga kepada pihak medis untuk penanganan lebih lanjut.

Invite: Undang Tuhan untuk berkarya melalui yang kamu rasakan (semasa isolasi mandiri coba memuliakan atau mengundang Tuhan, agar kamu tahu apa yang Tuhan sedang rencanakan buat hidupmu).

Trust: Percaya Tuhan mampu memulihkan dan rencana-Nya selalu yang terbaik.

Referensi:

https://www.gotquestions.org/Indonesia/Kristen-taat-hukum-negara.html

https://covid19.go.id/p/berita/pemerintah-upayakan-proses-wgs-dipersingkat-sehingga-penanganan-akan-lebih-cepat

https://covid19.go.id/p/berita/bnpb-akan-menyelesaikan-pembayaran-terkait-fasilitas-isolasi-mandiri-di-hotel

Kezia Ayu Teena