    {"id":2468,"date":"2021-12-22T15:34:01","date_gmt":"2021-12-22T08:34:01","guid":{"rendered":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/nc\/?p=2468"},"modified":"2021-12-22T15:32:12","modified_gmt":"2021-12-22T08:32:12","slug":"review-auto-memory-doll-violet-evergarden","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/nc\/2021\/12\/22\/review-auto-memory-doll-violet-evergarden\/","title":{"rendered":"[Review] Auto Memory Doll: Violet Evergarden"},"content":{"rendered":"<p><strong>Artikel ini akan mengandung <em>spoiler<\/em>. Maka dari itu, disarankan untuk beranjak dari artikel tersebut jika anda tidak ingin terkena <em>spoiler<\/em>. <em>You\u2019ve been warned<\/em>.<\/strong><\/p>\n<p>Halo <em>minna-san<\/em>, bagaimana nih kabarnya? Semoga baik-baik terus ya. Nah, pada artikel kali ini, kita akan membahas satu anime yang tentunya sudah tidak asing lagi ditelinga kita nih. Tanpa berbasa-basi lagi, kita akan membahas anime yang berjudul <em>Violet Evergarden<\/em>. Apa itu <em>auto memory doll<\/em>? Bagaimana kisahnya? Untuk menghilangkan rasa penasaran kalian semua, simak terus artikel ini sampai habis ya!<\/p>\n<figure class=\"kg-card kg-image-card\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/nipponclub.net\/content\/images\/2021\/12\/gambar-1.jpg\" class=\"kg-image\" alt width=\"1200\" height=\"800\"><\/figure>\n<p><em>Violet Evergarden<\/em>, anime yang diadaptasikan dari novel ringan karya Kana Akatsuki dengan judul yang sama ini tayang pada musim dingin tahun 2018. Anime ini dikerjakan oleh studio <em>Kyoto Animation<\/em> dengan <em>Lantis<\/em>, <em>Pony Canyon<\/em>, <em>Rakuonsha<\/em>, dan <em>ABC Animation<\/em> sebagai produsernya. <em>Violet Evergarden<\/em>berjumlah 13 episode dengan 1 OVA dan 2 <em>movie<\/em> (1 <em>spin-off<\/em> dan 1 sekuel).<\/p>\n<p><em>Violet Evergarden<\/em>mengusung tema pascaperang dengan menceritakan keseharian tokoh utamanya yang bernama Violet Evergarden. Violet pada anime ini digambarkan sebagai seorang yang datar dan tidak menunjukkan emosinya. Selain itu, dirinya memiliki beberapa kelebihan seperti: mahir dalam menggunakan senjata api, tajam dan busur, dan seni bela diri. Semua itu tidak mengherankan sebab dirinya merupakan seorang mantan pasukan perang.<\/p>\n<p>Violet pada anime ini lebih mirip robot dibandingkan manusia biasa. Yang ia ketahui hanyalah melaksanakan perintah tuannya yang bernama Gilbert Bougainvillea. Maka dari itu, anime ini menghadirkan transisi Violet dari orang yang datar menjadi orang yang lebih menunjukkan emosinya. Tujuan utama pada anime ini adalah mengetahui dan mendalami makna kata \u201cAku mencintaimu\u201d, kata yang diucapkan Mayor Gilbert kepada Violet.<\/p>\n<figure class=\"kg-card kg-image-card\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/nipponclub.net\/content\/images\/2021\/12\/gambar-2.jpg\" class=\"kg-image\" alt width=\"1200\" height=\"800\"><\/figure>\n<p>Cerita bermula pada Violet yang terbaring di salah satu rumah sakit dengan tangan prostetik yang terpasang di lengannya. Tak lama kemudian, Violet dibawa dan dirawat oleh seorang kenalan Mayor Gilbert yakni, Claudia Hodgins. Ia merupakan rekan Mayor Gilbert yang sebelumnya menjabat sebagai letnan kolonel pada masa perang yang kini menjadi pemilik dan pendiri dari CH Postal Company, perusahaan yang melayani dalam hal surat-menyurat. Perusahaan ini juga menjadi tempat kerja Violet kedepannya.<\/p>\n<p>Sebelum bekerja di CH Postal Company, violet mengemban pendidikan untuk menjadi <em>auto memory doll<\/em> di sekolah setempat. <em>Auto memory doll<\/em> merupakan sebuah profesi sebagai penulis surat yang umumnya dikerjakan oleh wanita. Prestasi Violet sangat luar biasa sebab dirinya mampu lulus dengan nilai sempurna. Setiap aspek dalam penulisan mampu ia kuasai dalam waktu yang relatif singkat. Tak lama kemudian, ia bekerja di CH Postal Company.<\/p>\n<figure class=\"kg-card kg-image-card\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/nipponclub.net\/content\/images\/2021\/12\/gambar-3.jpg\" class=\"kg-image\" alt width=\"1200\" height=\"800\"><\/figure>\n<p>Pekerjaan Violet awalnya tidak berjalan mulus. Ia seringkali mendapat protes dari pelanggannya sebab surat yang dituliskannya lebih mirip laporan dibandingkan sebuah surat yang memiliki makna. Sampai suatu ketika, ia dipertemukan pada sebuah peristiwa yang berkesan baginya. Surat yang ditulis oleh Violet atas permintaan teman sekolahnya dulu mampu menyelesaikan konflik keluarga temannya. Di saat itu juga, Violet menunjukkan perkembangan yang luar biasa di setiap kelanjutannya.<\/p>\n<p>Setelah itu, Violet banyak menerima pesanan sehingga ia sering keluar kota. Beberapa pengalaman yang ia peroleh yakni, menulis surat cinta antar bangsawan, menulis ulang sebuah buku yang usang, melihat komet atau bintang jatuh langka bersama pelanggannya, hingga mendampingi dan menghibur penulis yang depresi setelah kehilangan anaknya. Violet perlahan mengetahui makna kehidupan dan menunjukkan perasaan secara natural. Hal itu ditunjukkan ketika ia tersenyum ketika melihat putri bangsawan menikah berkat serangkaian surat cinta yang ia tulis sebelumnya.<\/p>\n<p>Tidak hanya itu, kita juga disajikan kisah masa lalu Violet semasa perang. Kilas balik tersebut menyajikan hubungan antara Violet dan Mayor Gilbert. Serta beberapa adegan perang yang tentunya sangat sayang untuk dilewatkan. Selain itu, kilas balik ini juga menunjukkan perpisahan antara Violet dan Mayor Gilbert. Kata-kata terakhir yang diucapkan Mayor Gilbert kepada Violet adalah \u201cDari lubuk hatiku yang paling dalam, aku mencintaimu\u201d.<\/p>\n<figure class=\"kg-card kg-image-card\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/nipponclub.net\/content\/images\/2021\/12\/gambar-4.jpg\" class=\"kg-image\" alt width=\"1199\" height=\"799\"><\/figure>\n<p>Puncak pada anime tersebut terletak pada episode 10. Di mana Violet pada saat itu dihadapkan pada situasi yang dilematis sebab ia harus menghadapi dua orang dalam satu waktu. Ia harus menulis banyak surat dalam waktu satu minggu bersama seorang ibu yang sedang sekarat. Pada saat yang sama bermain dengan perempuan cilik yang merupakan buah hati dari ibu tersebut.<\/p>\n<p>Hal yang mengejutkan ketika Violet ternyata menulis sebanyak 50 surat yang nantinya akan dikirimkan kepada anaknya pada setiap ulang tahunnya di masa depan. Setelah kembali ke perusahaan tempat ia bekerja, ia tidak mampu menahan tangisnya yang telah ia tahan ketika berada di kediaman pelanggannya. Tangisan Violet menunjukkan bahwa dirinya telah menjadi manusia seutuhnya.<\/p>\n<figure class=\"kg-card kg-image-card\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/nipponclub.net\/content\/images\/2021\/12\/gambar-5.jpg\" class=\"kg-image\" alt width=\"1200\" height=\"800\"><\/figure>\n<p>Setelah serangkaian peristiwa yang dialaminya, cerita pada anime ini berakhir dengan monolog Violet mengenai surat yang ia tunjukkan secara personal kepada Mayor Gilbert yang saat ini tidak jelas keberadaannya. Violet mengungkapkan bahwa ia sangat senang dengan kehidupan barunya dan akan terus menjalani kehidupan barunya.<\/p>\n<p>Selain itu, ia sangat yakin Mayor Gilbert masih hidup dan ia akan berusaha untuk mencarinya. Semua itu untuk meyakinkan beliau bahwa Violet telah mengetahui makna dari \u201cAku mencintaimu\u201d. Kemudian, Violet mendapat pesanan dan ceritanya berlanjut pada <em>Violet Evergarden Movie<\/em>.<\/p>\n<p>Setelah menyaksikan <em>Violet Evergarden<\/em>, kita akan mendalami makna dari kata \u201ccinta\u201d. Kata \u201ccinta\u201d tidak sebatas suka yang luar biasa dalam hal romansa. Kata \u201ccinta\u201d memiliki arti yang lebih dalam daripada itu. yakni, hubungan yang bersifat abadi dan tak terlupakan.<\/p>\n<p>Nah, sekian artikel kita pada kali ini. Violet Evergarden mengajarkan kita bahwa tulisan merupakan hal yang luar biasa. Dengan tulisan, kita mampu mengekspresikan dan memberi dampak kepada diri sendiri maupun orang lain. Selalu berikan pengaruh yang baik kepada sesama, di saat yang bersamaan kita akan belajar makna dari kehidupan. Maka dari itu, jangan berhenti untuk selalu berbuat baik ya minna-san. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya.<\/p>\n<p>Sumber<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/myanimelist.net\/anime\/33352\/Violet_Evergarden?q=violet%20ever&amp;cat=anime\">https:\/\/myanimelist.net\/anime\/33352\/Violet_Evergarden?q=violet%20ever&amp;cat=anime<\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/violet-evergarden.fandom.com\/wiki\/Violet_Evergarden_Wikia\">https:\/\/violet-evergarden.fandom.com\/wiki\/Violet_Evergarden_Wikia<\/a><\/p>\n<p>sumber gambar<\/p>\n<p>wallpaperflare.com<\/p>\n<p>youtube.com<\/p>\n<p>wall.alphacoders.com<\/p>\n<p>moesucks.com<\/p>\n<p>myanimelist.net<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel ini akan mengandung spoiler. Maka dari itu, disarankan untuk beranjak<br \/>\ndari artikel tersebut jika anda tidak ingin terkena spoiler. You\u2019ve been warned.<\/p>\n<p>Halo minna-san, bagaimana nih kabarnya? Semoga baik-baik terus ya. Nah, pada<br \/>\nartikel kali ini, kita akan membahas satu anime yang tentunya sudah tidak asing<br \/>\nlagi ditelinga kita nih. Tanpa berbasa-basi lagi, kita akan membahas anime yang<br \/>\nberjudul Violet Evergarden. Apa itu auto memory doll? Bagaimana kisahnya? Untuk<br \/>\nmenghilangkan rasa pena<\/p>\n","protected":false},"author":34,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-2468","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/nc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2468","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/nc\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/nc\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/nc\/wp-json\/wp\/v2\/users\/34"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/nc\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2468"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/nc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2468\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2469,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/nc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2468\/revisions\/2469"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/nc\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2468"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/nc\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2468"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/nc\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2468"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}